
Hen pun keluar dari ruangan tersebut dengan masih mode garang nya.
Bruk...
Prang.. Bunyi gelas pecah yang sedang di pegang oleh wanita yang ditubruk oleh Asisten Hen.
Karena tidak begitu memperhatikan akhirnya Hen menubruk tubuh seseorang. Hen pun langsung menahan punggung nya agar tidak jatuh.
"Wangi ini?" Gumam Hen dalam hati.
"Nona Lasha?"
"Kamu?" Ucap Hen dan Lasha bersamaan.
"Eh eh maaf nona saya tidak melihat jalan" Uap nya.
"Eh gapapa asisten Hen. Oya kamu dari ruangan kaka?" Tanya nya sambil melihat ke arah ruangan kerja kakanya.
"Iya nona"
"Oh gitu"
"Apa ada yang terluka nona?"
"Engga ada"
"Baik kalau begitu saya permisi dulu nona"
"Eh iy.. Iya Asisten Hen" Katanya dan diangguki oleh Asisten Hen.
Asisten Hen pun langsung berjalan menuju mobil nya agar cepat sampai di suatu tempat.
"Aku harus siapkan semua nya" Monolognya.
Di sepanjang jalan, Hen banyak menghubungi anak buah nya agar berkumpul di tempat biasa berkumpul.
***
Di ruang kerja Renaldi
"Bunyi apaan tuh?" Kejut Riko Ketika mendengar suara pecahan gelas.
"Coba kita liat" Ajak Renaldi yang langsung berdiri dari sofa nya.
Renaldi, farhan dan Riko pun langsung berdiri dan melihat apa yang sebenarnya terjadi.
"Wow" Kejut Riko.
"What?" Kejut Renaldi
"Keuwuan apalagi ini yassalam" Ucap Farhan. Mereka bertiga berseru secara kompak ketika melihat adegan Lasha yang tengah di peluk oleh Asisten Hen.
Sebenarnya bukan di peluk, tapi Hen menahan agar Lasha tidak jatuh, ah tapi yasudahlah mungkin ini namanya di peluk wkwk😂.
Mereka bertiga saling pandang satu sama laindan saling senggol menyenggol antar keduanya. Mungkin mereka merasa aneh dengan sikap Hen kepada Lasha.
"Udah ah masuk lagi" Ajak Renaldi kepada dua sahabat nya itu.
***
"Ada yang bisa menjelaskan?" Tegas Hen kepada anak buahnya yang di perintahkan untuk membawa Putri Meylani.
"Jelaskan!!" Teriak Hen lagi.
Akhirnya salah satu anak buah nya pun maju dan menjelaskan apa yang terjadi.
Dan
Dor..
Dor..
Dor..
Asisten Hen pun menembak anak buahnya yang menurutnya sudah melakukan kesalahan.
"Ini contohnya jika kalian melakukan kesalahan yang sama!" Tegasnya kepada anak buahnya yang lain.
"Siap bos" Jawab anak buah hen serentak.
"Saya minta untuk melacak dan menggali informasi tentang Queen Zealee"
"Menjaga keamanan perusahaan MHD crop. Dan ikut saya ke Singapore"
"Siap bos"
"Malam ini kita berangkat. Siapkan jet pribadi milik kita" Titah nya. Ya, anak buah Hen memang sudah di sediakan jet pribadi oleh gilang. Karena takut terjadi sesuatu yang mendadak jadi anak buahnya tidak perlu repot repot lagi mencari kendaraan.
"Siap bos" Jawab nya serentak. Anak buah asisten Hen pun mempersiapkan semuanya, dari yang mulai melacak tentang Queen Zealee, menjaga perusahaan MHD CROP sampai yang ikut dengan asisten Hen pun kini sudah siap dengan cepat.
"Semua sudah siap bos" Kata salah satu anak buah Hen.
"Kalau begitu kita berangkat sekarang" Jawabnya dan diangguki oleh anak buah asisten Hen.
***
"Sayang, kita sudah sampai" Ucap lembut seorang Gilang.
"Hem iya mas" Jawab Nadia dengan suara ciri khas orang bangun tidur.
"Ayo kita turun, sudah ada mobil yang menjemput kita. Setelah sampai di hotel baru kamu lanjut lagi istirahat"
"Iya mas" Katanya, dan Gilang pun merangkul pinggang Nadia dengan posesif sampai masuk ke dalam mobil.
.
.
.
.
.
Maaf kalau feel nya kurang dapet, soalnya tiba tiba aja ide cerita nya hilang.
Semoga kalian sehat selalu ya. Dan doakan aku semoga ide cerita nya selalu ada, ga macet macet lagi nulisnya.
I love you untuk kalian❤️