Nadia's Love Story

Nadia's Love Story
Bikin Penasaran



"Mau pulang bareng engga?" Tanya Riko langsung to the poin setelah ia di skakmat oleh seorang wanita.


"Oh engga mas terimakasih, saya sudah memesan taksi online, mungkin sebentar lagi juga sampai" Tolak wanita tersebut.


"Nah nah dia kalem lagi aja" Gumam Riko lagi setelah mendengar penuturan dari wanita itu yang berubah ubah, kadang judes kadang kalem.


"Yaudah kalau gitu aku duluan ya"


"Iya mas" Jawab wanita itu dengan anggukan dan senyuman.


Riko pun meninggalkan wanita tersebut, tak jauh ia hanya memakirkan mobil nya saja, untukb berputar arah kembali ke cafe.


"Nanti nanti" Ucapnya ketika ia hendak memutarkan mobilnya ia melihat wanita yang tadi diajak nya pulang malah berjalan kaki.


"Loh ko dia jalan kaki? Bukan nya kata nya tadi dia udah mesen taksi online ya?" Monolognya.


"Gue ikutin aja deh" Ucap Riko yang kemudian mematikan mesin mobil nya dan ia pun turun dari mobilnya untuk mengikuti wanita tersebut.


"Woy Han nanti lo ambil mobil gue ya di jalan deket sama cafe, nanti gue sharelock terus lo jemput gue" Ucapnya di sambungan telpon.


Ya.. Riko menghubungi farhan sebelum ia mengikuti gadis yang sudah mengikat hati nya itu.


Riko pun dengan perlahan mengikuti langkah wanita itu di belakang nya dengan hati hati.


***


Di Cafe


"Hahaha" Terdengar suara nyaring dari kedua sahabat tersebut yang sedang mentertawakan sang teman nya itu. Siapa lagi kalau bukan Farhan dan Renaldi yang sedang memperhatikan Riko dan gadis yang tadi nyanyi di cafe tersebut.


"Mampus" Ledek Renaldi setelah melihat gerak gerik bahwa wanita itu menolak ajakan dari Riko.


"Eh eh dia cabut" Timpal Farhan yang kemudian di sambung dengan tertawa nyaring dari kedua pria tersebut.


"Si Riko emang beneran miris. Muka doang yang ganteng tapi di tolak cewe mulu" Kata Renaldi.


"Hahah iya bener tuh" Jawab farhan.


"Eh dia telpon, gue angkat dulu" Ucap Farhan sambil menggeser tombol icon hijau.


"Woy Han nanti lo ambil mobil gue ya di jalan deket sama cafe, nanti gue sharelock terus lo jemput gue"


Tuuut.... Sambungan langsung di putus oleh Riko tanpa mendengar jawaban apapaun dari Farhan.


"Etgilak kali ya tuh orang belom juga gua jawab udah main mati matiin aja" Gerutu Farhan.


"Hahaha, sabar. Lo kaya gatau si Riko aja, dia kan hampir sama tuh kaya si Gilang" Kata Renaldi.


"Iya gue tau. Yaudah gue ambil mobil nya si Riko dulu"


"Oke"


***


Masih dengan Riko yang mengikuti arah langkah kaki sang wanita cantik itu.


Hufffft... Terdengar hembusan nafas lelah dari gadis tersebut.


"Untung aja laki laki tadi cepet pergi nya jadi aku gak begitu ketauan boong nya" Ucap Gadis itu mengingat kejadian tadi, bahwa dia sebenarnya tidak memesan taksi online hanya duduk sebentar sebelum melanjutkan peralanan nya menuju rumah nya.


Riko yang mendengar nya pun hanya menggeleng gelengkan kepala nya saja, karena ia tidak percaya bahwa zaman sekarang masih saja ada wanita yang tidak mau diajak pulang oleh seorang pria.


"Tapi kalau diliat liat cowo tadi ganteng juga sih, kaya nya juga dia udah mapan" Ucap nya.


"Eh eh eh astaga Sheina ko kamu jadi mikirin cowo itu, ga boleh ga boleh kamu harus fokus fokus fokus sama karier kamu, kamu harus kerja kuliah biar bisa buat ibu bangga sama kamu" Ucapnya sambil menggelengkan kepala nya dan mengepalkan tangan nya agar bisa semangat lagi.


Lagi lagi riko dibuat jatuh cinta makin dalam oleh gadis itu, mendengar penuturan dari sang gadis cantik nya itu.


"Benar benar wanita mandiri" Gumamnya dalam hati sambil tersenyum manis.


Tak lama, Sheina pun berhenti di salah satu rumah kontrakan yang sederhana namun terlihat bersih dan asri. Riko pun menghentikan langkah nya ketika melihat Sheina berhenti di sebuah rumah dan tak lama ia pun masuk kedalam rumah tersebut.


"Oh jadi ini rumah nya" Ucapnya.


"Sheina, kamu akan menjadi milikku" Ambisi nya.


Riko pun memilih untuk mencari tempat duduk dan mengirimkan sharelock nya kepada sahabat nya itu untuk meminta jemput kepada nya. Setelah mengirmkan sharelock nya Riko pun kembali tersenyum mengingat apa saja yang sudah ia dengar tadi dari gadis nya itu.


"Emang bener gue ga akan salah pilih kali ini" Ucapnya lagi sambil memutar mutarkan ponsel nya.


"Gimana?" Tanya Renaldi to the poin.


"Mantap pokonya"


"Tetep dia ga yang lain?" Tanya Farhan


"Iya, gue tetep dia. Dia masuk kriteria gue"


"Oke, semnagat bro" Ucap Renaldi.


"Beres" Ucap Riko.


Farhan pun menjalankan mobil nya untuk keluar dari daerah tersebut.


***


Kurang lebih 16 jam sudah berada di Jet pribadi milik keluarga Kamil. Kini Nadia, Keyann dan juga Sifa pun akhirnya sampai di Bandara. Kini mereka bertiga pun bersiap untuk turun dari Jet tersebut.


"Haaah akhir nya sampai juga disini" Ucap Kayla ketika sudah menghirup udara Jakarta.


"Kaya ga pernah kesini aja kamu" Ucap Keynan.


"Jarang loh ka aku kesini"


"Iya deh iya"


Mereka bertiga pun melangkah kan kaki nya untuk keluar dari Bandara tersebut.


"Nadiaaa" Panggil seseorang yang tidak asing bagi Kayla.


Kayla, Keynan dan sifa pun melihat ke arah suara tersebut. Dan nampak lah Naura dan sang suami yang berada di situ.


"Nauraaaa" Teriak Kayla dan kemudian berlari ke arah Naura langsung memeluk tubuh sahabat nya itu.


"Aku kangen kamu Ra" Adu nya.


"Aku juga kangen banget sama kamu. Kamu gimana lancar di London nya? Ko pulang?"


"Lancar Ra, iya nih aku mau jemput ayah sama bunda mau diajak kesana"


"Oh gitu. Oya kamu mau kemana nih sama Dokter Frans?"


"Oh ini, aku ikut suami ku ke Singapore kata nya dia ditugasin di rumah sakit sana"


"Oh gitu"


"Iya Nad"


""Oya Nad, aku mau kasih tau kalau kamu sebentar lagi mau punya keponakan loh" Lanjut Naura.


"Iya kah?"


"Iya"


"Wah hebat"


"Hehe iya. Mangkanya kamu cepet nikah dong biar kaya aku"


"Haha doain aja ya ra semoga aku cepet nyusul"


"Iya oke"


"Yaudah Nad aku duluan ya" Lanjut Naura.


"Eh iya Ra, hati hati ya"


"Iya"


"Dadah"


"Dadah"


"Ka Key, sifa kita duluan ya" Ucap nya kepada Keynan dan juga Sifa.


"Iya hati hati" Jawab Keynan dan sifa bersamaan.


Sifa dan Frans pun meninggalkan merkea bertiga, begitu pun dengan Kayla, sifa dan juga Keynan kembali melanjutkan langkah nya untuk keluar dari bandara.