
Pagi yang cerah sangat membuat Nadia dan juga Sifa bersemnagat untuk pergi ke tempat kerja nya yang baru. Nadia dan Sifa sudah bangun sejak tadi pagi dan kini mereka tengah bersiap untuk menempati rumah sakit baru nya itu.
"Gimana Pakaian ku? Sudah rapih belum?" Tanya Nadia kepada sifa kesekian kali nya.
"Udah Kay udah, kamu udah keliatan cantik banget, yang pasti sempurna aja" Lagi dan lagi jawaban yang sama untuk kesekian kali nya kepada Nadia.
"Yaudah yuk kita sarapan aja" Ajak Sifa.
"Oke" Jawab Nadia semnagat.
Nadia dan Sifa pun keluar dari kamar mereka berdua untuk sarapan bersama dengan Keynan juga.
"Hay ka, selamat pagiiii" Sapa Kayla kepada Keynan.
"Pagi. Wah kalian ko pada cantik cantik gini sih" Goda sang kaka.
"Pasti nya dong. Kita kan harus ekliatan sempurna, ini kan hari pertama kita kerja di rumah sakit ka, masa kita mau ngasih yang ga berharga sih" Jelas Kayla bersemnagat.
"Ah bisa aja kamu hehe" Jawab Keynan.
"Hmm... Tapi ko kaya nya lebih cantikan calon istri kaka ya" Ceplos Keynan.
"Apa ka? Calon istri? Cieeee..." Ledek Kayla.
"Eh apa sih, udah ah ayo kita sarapan nanti keburu terlambat lagi"
"Ih ko gitu, cerita dulu dong. Kamu udah di lamar sama kaka ku ya Han?"
"Udah udah ayo kita sarapan" Jawab keynan untuk mengalihkan pembicaraan.
"Ah poko nya kalian hutang penjelasan sama aku" Ucap kayla sambil meninggalkan mereka berdua.
"Ish, kamu sih malah sampe keceplosan gitu" Ucap Sifa ketika Nadia sudah meninggalkan mereka berdua.
"Maaf sayang aku keceplosan"
"Yaudah deh ayo kita sarapan aja"
"Oke"
Mereka berdua pun menyusul Nadia untuk sarapan bersama.
***
1 jam sudah di perjalanan, mereka bertiga pun akhir nya sampai di rumah sakit milik keluarga Kamil. Mereka bertiga pun turun dari mobil milik keynan itu.
Mungkin memnag benar Nadia itu memiliki pancaran kecantikan yang luar biasa sehingga membuat orang yang berada di rumah sakit itu berdecak kagum dengan pesona yang di miliki oleh Nadia.
Terlihat dokter dan perawat pria yang menganga melihat kecantikan nadia hari ini. Bagaimana tidak cantik, hari ini Nadia memakai celana bahan dengan setelan baju yang sangat pas dengan tubuh nya dan tak lupa jubah kebesaran nya itu, menambah kesan anggun dan cantik nya seorang Hykaila Nadia Kamil.
Begitu pun dengan Keynan, para suster dan para dokter wanita pun terpesina ketika melihat ketampanan yang di miliki oleh seorang Keynan kamil, yang memakai setelan jas berwarna navy dengan memasukan kedua tangan nya kedalam saku celana nya itu. Wah betapa berkharisma nya wajah Muhammad Keynan kamil.
"Ekhem, kaya nya kalian berdua jadi pandangan semua orang ya di sini" Ledek sifa kepada adik kaka tersebut.
"Kamu cemburu sayang?" Goda Keynan.
"Eh engga biasa aja ko" Ucap Sifa.
"Bilang aja cemburu hehe, langsung gandeng aja ka tangan hanin" Timpal Nadia.
Setelah mendengar penuturan dari Nadia, keynan pun langsung mengambil tangan Sifa dan langsung menggandeng nya dan berjalan beriringan. Sifa yang mendapat perlakuan seperti itu tersipu malu kepada Keynan dan juga Nadia. Semua wanita yang melihat Keynan sudah menggandeng tangan Sifa pun menatap iri ke arah sifa.
Mereka bertiga pun sampai di sebuah ruangan besar yang sudah berkumpul banyak para staff dan para dokter rumah sakit. Dimana lagi kalau bukan di aula rumah sakit.
Setelah kedatangan mereka bertiga, acara pun segera di mulai. Acara enyambut kedatangan dokter bedah baru sekaligus adik dari pemilik rumah sakit tersebut.
Setelah acara selesai para staff dan dokter pun mengucapkan selamat kepada Nadia dan juga sifa.
"Welcome to the hospital Doctor Kayla and nurse Sifa"
"Thankyou" Jawab nadia dan sifa.
"Welcome to join our hospital Doctor Kayla and Nurse Sifa"
"Thankyou"
Dan masih banyak lagi ucapan ucapan untuk Nadia dan juga Sifa.
"Semoga kalian berdua betah ya di Rumah sakit ini, kaka janji bakal sering sering jenguk kalian" Kata Keynan.
"Iya ka" Jawab Nadia.
"Iya Key" JAwab Sifa.
Nadai dan Sifa pun mulai menjalankan tugas nya sebagai dokter dan juga perawat di rumah sakit tersebut dengan bersemangat.