
Sifa pun melangkah kan kaki nya untuk mengucapkan selamat kepada Nadia "Haduh sahabat ku, adik ipar ku, selamat ya sudah resmi menjadi nyonya Mahendra, semoga kamu bisa menjadi istri yang lebih baik, dan jangan lupa untuk cepat memberikan ku keponakan yang lucu-lucu dan menggemas kan" Ucap nya dan membuat Nadia pun tersipu malu mendengar apa yang di ucapkan oleh Sifa.
"Ah iya terimakasih ya kakak ipar, kau juga jangan lama-lama menunda nya ya, cepat kasih adik lagi untuk shakila" Ucap Nadia.
"Apa sih kamu" Kata nya sambil di iringi sengan kekehan kecil.
Setelah Keynan dan Sifa, di susul oleh Riko dan sang kekasih.
"Lang, kay selamat ya kalian sudah resmi menjadi sepasang suami istri, semoga kalian menjadi the best couple sampe seterusnya" Ucap riko dan kemudian mereka berfoto bersama.
Setelah riko dan sang kekasih mengucapkan selamat kepada mereka berdua, yang lain pun mengucapkan selamat kepada mereka berdua dan di akhiri dengan foto bersama sama, dari keluarga, para sahabat dan para pembisnis serta teman-teman Gilang dan nadia.
Akhirnya Gilang dan Nadia pun hidup bahagia.
***
Pukul 10 pesta Resepsi telah selesai, semua keluarga telah kembali ke kediaman nya masing masing. Tinggal pasangan suami istri yang masih menetap di hotel itu.
Saat membuka kamar pengantin mereka, terlihat kelopak bunga mawar berbentuk love dan ada satu pasang selimut angsa berbentuk love di atas kasur king size itu.
Nadia berdecak kagum melihat hiasan yang berada di kamar tersebut. Karena tadi pada saat dirinya berada di kamar itu, masih nampak biasa biasa saja. Tetapi dalam hitungan menit kamar ini sudah di sulap sedemikian rupa menjadi kamar pengantin yang sesungguhnya.
"Sayang, mau kamu atau aku dulu yang mandi hem?" Tanya Gilang kepada Nadia.
"Kamu dulu aja mas, aku akan menghapus make up ku dulu"
"Baiklah kalau begitu aku ke kamar mandi dulu ya"
"Iya mas"
Gilang pun meninggalkan Nadia untuk pergi k kamar mandi. Sedangkan Nadia memilih untuk menghapus make up nya dan membuka satu persatu yang diri nya gunakan.
"Aduh ko susah banget ya" Keluh nya ketika hendak membuka gaun nya yang tidak bisa ia buka sejak tadi.
Ceklek..
"Butuh bantuan?" Tanya Gilang ketika melihat istri nya yang sedang kesusahan melepaskan gaun tersebut.
Nadia yang mendengar suara suami nya po un menoleh ke arah nya glek.. Nadia menelan saliva nya ketika melihat Gilang yang hanya mengenakan celana boxer pendek tanpa menggunakan apapun untuk menutup perut dan dada nya yang terekspos sedemikian rupa.
"Sayang" Panggil Gilang sambil mendekat ke arah Nadia.
"M.. Mas" Kata Nadia gugup.
"Kenapa hem? Apa kamu perlu bantuan mas? Kenapa gugup begitu?"
"Eh.. Hehe aku gapapa ko mas"
"Mau mas bantu?"
"I.. Iya mas tolong ya, tolong buka kan gaun ku"
"Baik sini"
"Iya mas" Nadia pun mulai mendekat ke arah Gilang.
Sreettt... Sleting gaun tersebut sudah terbuka dan Gilangpun dapat melihat dengan jelas punggung mulus nan putih nya milik sang istri.
"Tahan Gilang tahan. Tunggu sampai kalian honeymoon nanti" Gumam Gilang mebguatkan diri nya.
Nadia pun merasakan seperti ada nya sengatan listrik pada tubuh nya saat tak sengaja tangan Gilang menyentuh punggung nya itu "Mas aku mandi, terimakasih" Kata Nadia sambil setengah berlari ke arah kamar mandi dengan wajah yang seperti nya kepanasan.
Gilang pun bisa bernafas lega karena Nadia sudah berada di kamar mandi.
"Gue harus kuat, kasian dia pasti cape, gue juga cape badan, berasa kaya remuk nih badan gue" Monolognya.
Sambil menunggu Nadia selesai mandi, Gilang pun memilih untuk memainkan ponsel nya sambil melihat tempat yang akan ia kunjungi bersama dengan sang istri.
Tak berapa lama, Nadia pun keluar dengan hanya menggunakan jubah mandi nya saja, karena diri nya lupa untuk membawa pakaian ke kamar mandi.
Nadia pun berjalan ke arah koper nya dan membuka nya.
"*Pakaian apa ini?" Tanya Nadia dalam hati sambil membolakb balikan pakaian yang sedang ia pegang.
"Ini bukan seperti baju, tapi seperti jaring ikan!" Keluh nya*.
"Mas" Panggil Nadia.
"Hem?" Jawab Gilang dengan sambil berpura-pura masih dengan memainkan ponsel nya.
"Boleh ku pinjam kaos mu mas? Seperti nya bibi salah memasukan baju ke dalam koper mu"
"Memang nya baju apa sayang yang ada di dalam koper mu itu?" Tanya Gilang dengan menyimpan ponsel nya.
"Anu itu mas. Masa di koper ku hanya ada ini, untuk menjaring ikan" Keluh nya.
Gilang tetap menahan tawa nya karena merasa lucu, istri nya memang sangat polos sekali. Lingerie dianggap sebagai jaring ikan!
"Pakai saja itu sayang"
"Tapi mas, bagaimana aku bisa memakai ini? Ini sangat tipis"
"Ga masalah sayang"
"Baik lah" Pasrah Nadia.
Nadia pun kembali masuk ke dalam kamar mandi "Oh tuhan baju apa ini? Akan sangat malu jika aku menggunakan ini! Apa baju seperti ini yang setiap orang gunakan ketika malam pertama?" Keluh nya.
"Haish mengingat malam pertama. Bukan kan aku akan melakukan itu malam ini?"
"Oh god Nadia, pasti ini kerjaan nya Sifa. Oh ayolah aku tidak mungkin keluar dengan menggunakan baju ini"
Tok.. Tok.. Tok..
"Sayang, sudah hampir tiga puluh menit kau di dalam, apakah terjadi sesuatu?" Teriak Gilang dari luar.
"Aku akan keluar mas"
"Baiklah"
"Oh god aku harus bagaimana ini?" Keluh Nadia lagi.
Nadia pun memberanikan diri nya untuk membuka pintu.
Ceklek.
Dan..
Bruk.. Nadia pun langsung berlari dan langsung menutup tubuh nya dengan selimut tebal yang berada di kasur king size itu.
Gilang hanya mengerenyitkan dahi nya saja ketika melihat tingkah istri nya itu malam inu. Memang sangat menggemaskan.
Gilang yang memang sudah ngantuk pun ikut berbaring di kasur king size itu.
Merasakan ada yang mendekat, nadia pun melihat ke arah Gilang "Emm mas... Apakah" Belum sempat Nadia melanjutkan perkataan nya Gilang sudah memotong ucapan Nadia dengan kecupan singkat di bibir mungil itu.
Cup..
"Ayo kita tidur, sudah malam. Aku tidak akan melakukan apapun kepada mu sayang. Aku tau kamu sangat lelah" Ucap nya dengan ikut masuk kedalam selimut Nadia.
"Tapi mas, ini kan.." Lagi lagi Gilang memotong ucapan nadia.
"Kita akan melakukan nya nanti, sambil kita honeymoon sayang"
Blush.. Pipi Nadia kembali merona ketika mendengar kata 'honeymoon'
"Ayo sayang" Ajak Gilang dengan memeluk tubuh Nadia.
Nadia yang merasa nyaman pun tidak menolak pelukan suami nya itu. Nadia pun ikut terlelap bersama Gilang.
.
.
.
Hayo hayo bagaimana episode hari ini?
Aku sudah up double ya untuk hari ini❤️ Insyaallah besok aku up lagi kalau ga besok, besoknya lagi ya.. Ditunggu up selanjutnya 🤗🤗