Nadia's Love Story

Nadia's Love Story
South Bank Tower Penthouse, London



Flashback on


Gilang yang tengah sibuk dengan pekejaan kantornya di hentikan sejenak oleh sang asisten kepercayaan nya itu, karena Gilang yang sudah memenrintahkan kepada sang Asisten bahwa ia harus menemukan informasi tentang kepindahan Nadia dan tempat tinggal Nadia yang baru.


Gilang pun menyimpang dokumen yang sedang ia pegang ke meja kantor miliknya, dan ia pun menurun kan kaca mata yang sudah bertengger di mata nya itu. Gilang melihat sang asisten nya yang sudah siap dengan segala informasi yang akan ia sampaikan kepada sang tuan nya.


Seperti sudah mengerti dengan apa yang sudah di pikirkan oleh sang majikan, asisten hen pun langsung membuka suara nya menyampaikna informasi yang sudah ia dapatkan.


"Saya sudah mengetahui kapan keberangkatan dan dimana tempat tinggal nona muda Kayla bos"


"Ya"


"Nona muda Kayla akan berangkat bersama dengan asisten nya yaitu sifa hanin setelah resepsi pernikahan dokter Naura dan juga dokter frans. Tuan muda Keynan juga sudah menyiapkan tempat untuk nona muda kayla di sebuah apartemen termahal di london. Tuan muda Keynan sudah membeli sebuah apartemen di London, tepat nya di 'South Bank Tower Penthouse, London' Bos" Jelas nya.


"Apa lagi yang kamu dapatkan?"


"Mereka berdua akan bekerja di rumah sakit milik keluarga Kamil bos"


"Sudah ku duga"


"Apakah kau sudah tau dimana rumah sakit itu?"


"Sudah bos"


"Oke"


"Siapkan penerbangan untuk saya ketika kayla akan berangkat ke london. kosongkan semua pekerjaan saya selama seminggu"


"Baik bos, akan saya laksukan"


"Oke"


Flashback off


Dan disini lah sekarang Gilang, di tempat yang membuat ia tersenyum penuh kemenagan dan ke senangan dalam hatinya ketika melihat wajah cantik dan teduh sang pemilik hati nya siapa lagi kalau bukan wanita pujaan hati nya.


"Aku akan berusaha merebut hati mu lagi sayang" Gumam nya dalam hati sambil tersenyum lembut.


Karena merasa lelah, Gilang pun ikut terellap di samping Nadia.


***


"Penthouse disini enak ya Kay, luas juga"


"Iya han"


Tok... Tok.. Tok..


Ceklek


"Ayo kita makan dulu, kalian pasti laapr kan?" Tanya keynan.


"Iya ka ayo" jawab Nadia.


Mereka pun makan bersama di luar apartemen nya sambil berjalan-jalan.


***


Di Restoran


Keynan pun memesankan makanan untuk mereka bertiga dan mengobrol ngobrol ringan sambil menunggu pesanan nya sampai.


"Gilang?" Gumam Nadia dalam hati ketika melihat ada sosok seseorang seperti Gilang.


"Ga mungkin kan dia kesini juga?" Tepis nadia lagi dalam hati.


Nadia pun kembali sadar dalam lamunan nya itu dan kembali fokus kepada kaka nya itu.


***


Di restoran yang sama pula, ada seorang pria yang perasaan nya sudah tak karuan karena hampir saja ketauan bahwa ia juga ada di tempat yang sama seperti wanita nya itu. Siapa lagi kalau bukan Gilang putra Mahendra.


Yaa.... Dia adalah Gilang, yang tadi sempat ketahuan oleh Nadia karena berada di tempat yang sama. Padahal sebenarnya gilang dan Nadia tidak janjian untuk makan bersama di restoran yang sama. Mungkin karena memang mereka jodoh jadi mereka bisa bertemu di satu restoran yang sama. Cie!!


Gilang pun mencari tempat yang strategis agar bisa makan sambil melihat wajah wanita nya itu tanpa ketahuan oleh sang wanita pujaan nya.