
"Ya, memang saya sungguh ke kanak-kanakan jika menyangkut adik saya. Apa ada masalah dengan anda tuan muda Gilang?"
"Tentu. Bukan saya saja yang bermasalah tapi pihak rumah sakit juga akan bermasalah, karena kehilangan dokter bedah yang sangat baik di Rumah sakit itu"
"Rumah sakit masih bisa mencari dokter bedah lain yang memang lebih baik dari adik saya"
"Rumah sakit itu juga banyak peminat yang ingin bekerja disitu" Lanjut Keynan.
"Baik, jika itu keinginan anda saya pun akan menyetujui nya"
"Bagus" Jawab Keynan sambil tersenyum sinis.
"Ada satu syarat" Timpal Gilang.
"Apa?"
"Pindah kan adik anda ke rumah sakit cabang kita yang berada di Negara Amerika"
"Tidak" Tolak Keynan.
"Kenapa?"
"Saya tau, anda ingin menjauh kan saya dengan adik anda. Asal anda tau disini juga saya investor rumah sakit itu, jadi mau anda memindahkan adik anda kemana pun saya juga harus tau" Jawab telak Gilang sambil tersenyum sinis ke arah keynan.
"Anda tau siapa saya?"
"Tau, cukup tau. Anda adalah Muhammad Keynan kamil. Ceo dari perusahaan KML Group"
"Dan anda pasti sudah tau saya siapa?" Lanjut gilang.
"Ya pasti saya sudah cukup tau. Anda adalah Gilang putra mahendra CEO dari MHD Crop, perusahaan yang ayah anda rintisda di takuti di kota ini"
"Wah ternyata anda cukup paham ya tentang saya" Ucap nya sambil bertepuk tangan.
"Jika anda sudah tau, apakah anda akan membuat masalah dengan saya tuan muda Keynan?" Lanjut nya.
"Saya hanya ingin yang terbaik untuk adik saya. Jika anda tidak senang kita bisa membatalkan kerja sama kita"
"Saya tidak habis pikir dengan jalan pikiran anda Tuan muda Keynan" Ucap Keynan sambil tersenyum sinis kearah Gilang.
"Baiklah terserah anda" Kalah nya telak.
"Saya permisi dulu" Pamit Gilang.
"Ya" Ucap Keynan sambil mengaggukan kepala nya dan tersenyum penuh kemenangan.
***
"Hubungi kepala rumah sakit, bilang jika permintaan dari pak Keynan sudah di acc" Titah nya kepada asisten nya itu sambil berajalan ke arah parkir VVIP.
"Baik bos" Jawab nya dan langsung menghubungi kepala rumah sakit.
***
"Kalah juga" Gumam Keynan.
"fai cari rumah sakit yang terbaik dari perusahaan kita yang berada di luar negri"
"Baik tuan muda" Jawab asisten fai sambil menghubungi pihak rumah sakit yang bagus untuk Nadia.
***
"Kayla, kamu di panggil suruh keruangan pak kepala rumah sakit" Ucap sifa.
"Ada apa ya sifa kira kira?"
"Gatau deh kay"
"yaudah deh aku kesana dulu ya"
"Oke deh"
Kayla pun melangkah kan kaki nya menuju ruangan pak kepala rumah sakit.
***
Ruangan kepala rumah sakit
Tok.. Tok.. Tok..
"Masuk" teriak kepala rumah sakit.
Ceklek
"Permisi pak, apa bapa memanggil saya?"
"Ya saya memnaggil kamu dokter Kay. Silahkan masuk"
"Baik pak" Kayla pun masuk dan duduk di kursi yang sudah di sediakan.
"Maaf pak sebelum nya, ada apa bapa memanggil saya?"
"Ini surat pemindah tugas kamu dari rumah sakit ini"
"A... Apa pak? Di pindah tugas kan?"
"Ya"
"Emang saya salah apa?"
"Kamu tidak memiliki salah apa pun di sini tapi ini perintah dari pemilik rumah sakit ini"
Deg.. Jantung Nadia berdegub kencang.
"Pe... pemilik rumah sakit ini pak"
"Ya"
"Ini surat pemindahan kamu"
"BAik pak"
"Kalau begitu saya permisi dulu ya pak. Selamat siang"
"Siang"
Kayla pun keluar dari kepala rumah sakit itu.