MY LITTLE WIFE (Merisha & Reyhan)

MY LITTLE WIFE (Merisha & Reyhan)
Obat sialan



Saat pertemuan mendadak dengan tamu penting nya tadi, Reyhan terjebak dalam permainan obat rangsangan.


Seperti nya ada yang sengaja ingin mempermalukan Reyhan.


Untung saja efek nya terasa semakin kuat saat Merek tiba di rumah.


obat sialan. kenapa kuat sekali.


Reyhan langsung membuka pintu mobil sebelum Abi membukakan pintu untuk nya.


Karena sudah larut, hanya beberapa penjaga yang menyambut kepulangannya.


Reyhan buru-buru memasuki rumah di susul Abi yang seperti nya kewalahan mengejar Reyhan di depannya.


Saat sudah berada di depan pintu kamar Merisha, dia berhenti sebentar dan membuka pintu perlahan.


Dilihat nya tubuh kecil yanh meringkuk di balik selimut tebal.


apa dia tidak kepanasan.


tapi sekarang aku yang panas.


Reyhan memasuki kamar dan langsung menutup pintu tanpa memedulikan Abi di belakang nya.


Dia terdiam sejenak dan membuka sepatu serta jas nya, menyisakan kemeja putih dan dasi yang di kendorkan.


Reyhan duduk di tepi kasur, dia tarik selimut Merisha sampai ke kaki.


Sudah dia duga Merisha pura-pura tidur, lihat lah saat ini tangan nya sedang mencari tempat untuk berlindung, melihat itu Reyhan menyingkirkan segala bantal.


Saat melihat bagian tubuh Merisha yang terlihat di balik baju tidur nya yang tipis, Reyhan semakin tidak kuat untuk menahan pengaruh obat tapi jika tidak ada obat juga Reyhan seperti ini.


Tapi dia akan berusaha untuk menahan dan melihat bagaimana kucing kecil ini bertingkah lagi didepannya.


Gairah Reyhan semakin tak tertahan saat Merisha menempelkan dahi satu sama lain dan fokus nya hanya melihat dada Merisha yang terlihat jelas.


Saat Merisha ingin meninggalkan nya Reyhan langsung menarik tangan Merisha dan memulai aksi nya.


Reyhan melepaskan pakaian yang masih melekat pada diri nya dan juga Merisha.


Merisha hanya melihat Reyhan yang sedang melakukan itu seperti tidak terjadi apa-apa. Merisha hanya fokus melihat wajah Reyhan yang masih kemerahan.


Sementara Reyhan yang tidak ingin dilihat saat dalam kondisi seperti ini memilih menutup mata Merisha.


Terlihat alis Merisha mengkerut tanda dia kebingungan dengan sikap Reyhan.


"kau kenapa". Tanya Merisha masih dalam kondisi mata tertutup bahkan saat seperti ini tidak mengundurkan niat nya untuk bertanya.


Merasa pertanyaan Merisha ini masih bisa di jawab besok, dia jadi tidak mengibuhkan pertanyaan Merisha dan melanjutkan kegiatan nya.


"Reyhan ini sudah larut. berhentilah". Merisha mulai kelelahan karena Reyhan tidak memberi jarak untuk kegiatannya.


Daripada mendengar terus ocehan Merisha, Reyhan langsung membungkam mulut Merisha dengan mulut nya.


Reyhan m****** bibir Merisha dan memasukan lidah nya ke dalam.


Desahan serta erangan kecil Merisha membuat Reyhan seperti tanpa ampun melakukan nya.





Matahari sudah mulai meninggi, kemilau nya membuat dua orang yang semalaman berada di pertempuran panas pun terbangun.



Merisha merasa seluruh tubuh nya remuk, pinggang nya sakit. Dia terbangun dan melihat Reyhan yang sedang tersenyum pada nya.



"pagi, sayang ku". Reyhan memberikan kecupan singkat dibibir Merisha.


Tapi sebaliknya Merisha kesal karena Reyhan kah yang tidak mau berhenti dna menyebabkan seluruh tubuh nya kesakitan.


"huhh". Merisha merengut dan membalikan badan membelakangi Reyhan.



"kau marah pada ku". tanya Reyhan sedikit bernada manja sambil terus mencium belakang Merisha.


Merasa Merisha lama tidak menjawab, Reyhan langsung memutar badan Merisha dan berada di atas nya.



Mata Merisha terbelalak tapi Reyhan malah mencari\-cari kesempatan.


Dia menempalkan tubuh Merisha ke dada nya sehingga terasa sesuatu yang lembut sedang berada di atas nya.



Tapi tidak untuk bagian bawah, Merisha menekukan kaki nya agar tidak jatuh ke Reyhan.



Reyhan langsung meremas dada Merisha dengan lembut.


Merisha mencoba untuk bangkit tapi tiba\-tiba kaki Reyhan langsung menjatuhkan nya.



"Reyhan mm sayang, ini sudah pagi. aku mohon cukup ya".


Reyhan tidak mendengarkan dia malah semakin menjadi dan melakukan nya lagi dengan Merisha di atas nya.



*aku lelaahh*.



Bersambung!!!