MY LITTLE WIFE (Merisha & Reyhan)

MY LITTLE WIFE (Merisha & Reyhan)
Kejutan 1



Segala hal telah disiapkan, dekorasi sudah selesai, bermacam-macam jenis makanan telah disusun di meja.


Sekarang sudah pukul 20:00, waktunya pesta. Ayah yang sudah siap dan segera menyambut tamu yang datang, tamu datang silih berganti.


Merisha sedang bersiap-siap, dia menyiapkan semua nya sendiri tanpa di bantu siapapun karena dia lebih suka bekerja sendiri.


Dibawah, rekan kerja ayah sudah datang semua, Fahra dan ayahnya juga sudah datang. Tinggal menunggu seseorang yang sangat dinantikan oleh ayah.


Merisha mengenakan gaun mini sedikit di bawah lutut dengan lengan yang ada hanya di sebelah kiri, make up tipis dan rambut yang digerai sampai punggung, Merisha mengambil sedikit rambut di bagian sisi untuk di kepang sampai mengelilingi kepala, dia memakai anting-anting dan kalung yang ringan.


wah lihatlah aku cantik sekali. haha


baiklah waktunya turun, orang-orang pasti sudah menunggu.


Sementara di bawah, tamu yang ditunggu-tunggu ayah dari tadi akhirnya datang juga.


Kedatangannya membuat riuh, para wanita berusaha untuk mendapat perhatian si tuan muda Reyhan.


Fahra hanya bengong melihat kedatangan Reyhan.


dia disini juga, kenapa apa paman yang mengundang tuan muda Reyhan, gila gimana nanti Merisha lihat ini orang, bisa-bisa ngamuk dia.


Reyhan yang melihat Fahra sedang melamun datang menghampiri.


"kita bertemu lagi". ucap Reyhan


Fahra yang tersadar kalau Reyhan berbicara dengannya.


"a apa...ohh... tuan muda". ucap Fahra sambil membungkuk singkat.


"ya kita bertemu lagi tuan muda. selamat datang". ucap Fahra sambil berusaha untuk tersenyum.


dimana Merisha, bisa gawat kalau di bertemu tuan muda ini bisa-bisa nanti pestanya kacau karena amukan Merisha. eh tapi tuan muda ini juga datang pasti di undang oleh paman, ya betul itu pasti beliau juga sudah memberitahu Merisha. haaah ya sudah tidak perlu biarkan saja mereka bertemu. kalau ada momen luar biasa lagi nanti akan aku ambil. haha


"anda kenapa". tanya Reyhan yang melihat Fahra dari tadi senyum-senyum sendiri.


"tidak apa-apa tuan muda". ucap Fahra


"dimana temanmu itu, dia yang berulang tahun masa tamu yang menunggu dia datang". ucap Reyhan yang sudah sangat menantikan kedatangan gadis kecil nya itu.


Belum lama Reyhan bertanya tentang kedatangan Merisha. Fahra memberitahu kalau Merisha disana.


"ohh itu dia". ucap Fahra sambil menunjuk ke arah tangga.


Reyhan mengikuti arah jari Fahra dan disana dia melihat sang gadis kecil nya.


cantik sekali. Reyhan


Reyhan memperhatikan sekeliling, dia marah saat melihat wajah para pria yang sudah merona-rona melihat kedatangan Merisha.


apa yang mereka lihat, aku sudah mengecek beberapa kali semuanya terlihat benar. Merisha.


apa yang kau pikirkan gadis kecil, mereka bukan memperhatikan kesalahan pada penampilanmu, tapi mereka terpesona padamu. Reyhan.


Ayah sudah menunggu Merisha di bawah dan Merisha menghampiri ayahnya.


"ayah, penampilan ku tidak ada yang salah kan". tanya Merisha sambil berbisik pada ayahnya.


kesalahan besar nak, kenapa kau berdandan secantik ini, ya tapi ayah juga tidak bisa melarangmu untuk berdandan.


bagaimana ini sekarang tuan muda akan semakin menyukaimu. lihatlah dia sekarang, dia marah kepada semua rekan kerja laki-laki ayah karena melihatmu dengan terpesona.


dia juga alasan ayah meminta kamu untuk mengadakan pesta besar, katanya dia ingin memberitahukan sesuatu tapi apa itu.


Bersambung!!