MY LITTLE WIFE (Merisha & Reyhan)

MY LITTLE WIFE (Merisha & Reyhan)
Bioskop 1



Di pusat kota negara xx terlihat ramai. Disana sini ramai orang-orang berkeliaran dari satu toko maupun toko lain, mungkin karena hari ini adalah weekend jadi anak-anak sekolah memanfaatkan hari libur nya dengan merefleksikan diri.


"ramai sekali". pukau Merisha dari jendela mobil.


"tentu saja, kebanyakan yang meramaikan tempat ini adalah anak-anak sekolahan karena hari ini weekend".


"jadi kau mau kemana". tanya Reyhan sambil menarik ujung rambut Merisha.


Merisha terlihat memikirkan sesuatu dan tentu nya ide jahil.


"ayo kita ke bioskop". ajak Merisha dengan penuh semangat.


"memangnya film apa yang mau kau tonton". tanya Reyhan.


"ada satu film yang ingin aku tonton dan kebetulan tayang nya hari ini".


"baiklah".


"Abi, kau dengar apa yang dia katakan".


"iya, tuan".


Dengan patuh Abi melesatkan mobil kemana terdapat tempat bioskop.


Dan setelah beberapa saat, Abi memakirkan mobil di basemen.


"kita sudah sampai". tanya Merisha saat Abi mematikan mobil.


"iya, nona".


"baiklah, ayo turun".


Saat pintu mobil sudah terbuka sedikit, tiba-tiba dari belakang Reyhan menarik sehingga pintu mobil nya tertutup kembali.


Merisha begitu terkejut dan langsung menoleh pada Reyhan.


"turun". perintah Reyhan datar.


"iya aku turun, tapi kau menarik pintu nya lagi".


"turun. Abi". perintah Reyhan lagi.


Abi langsung turun karena perintah Reyhan tadi untuk nya.


Kini didalam mobil tinggal Merisha dan Reyhan. Dengan wajah yang kebingungan, Merisha terus bertanya pada Reyhan kenapa tidak keluar juga dari mobil.


"hei kau tidak apa-ap.. ". tangan Merish yang tadinya ingin menepuk pipi Reyhan, tapi malah di tarik nya.


Reyhan merengkuh Merisha erat dan menciumi bibir Merisha.


.


Setelah beberapa menit, Reyhan dan Merisha keluar dari mobil.


Rambut Merisha terlihat sedikit berantakan, tapi dengan lihai nya tangan Reyhan menguncir rambut Merisha.


Setelah sampai di lantai itu, bukannya langsung mencari loket tiket dan menonton, saat Merisha melihat jejeran food court dimana-mana dia menjadi lupa alasan utama mengajak Reyhan nonton.


banyak sekali.


Merisha menarik tangan Reyhan agar berhenti berjalan.


"ada apa". tanya Reyhan.


"itu". dengan santai nya Merisha menunjuk ke daerah foof court.


"belikan". tanya Reyhan lagi mengerti maksud Merisha apa.


Merisha mengangguk dengan cepat dan berjalan menuju tempat itu, tapi Reyhan menarik tangannya sehingga mundur kembali.


"disini saja, kau tidak lihat banyak laki-laki disana". Reyhan menunjuk ke depan dengan wajah nya.


"jangan kemana-kemana, aku akan kesana. Jaga dia Abi". Reyhan berlalu pergi menuju jejeran food court.


Meninggalkan Abi dan Merisha yang hanya bisa melihat tingkah kaku dan dingin Reyhan terhadap orang-orang, tapi walaupun begitu penampilan nya tetap tidak bisa disembunyikan.


Terutama kaum wanita yang sedari tadi sedang berdesakan antri, sekarang malah fokus ke Reyhan. Membuat Merisha tidak nyaman.


apa sih.


Setelah beberapa saat, Reyhan kembali dan menghampiri Merisha.


"ini". Reyhan menyerahkan satu popcorn ukuran mini dan satu soda.


Terlihat dari wajah Merisha kalau dia tidak puas.


"sedikit sekali". ucap Merisha dengan raut wajah seperti ingin menangis.


Reyhan meletakan makanan nya ke atas meja yang tersedia disana dan tanpa diduga memeluk Merisha.


"Abi, belikan sana. Ukuran besar dengan soda ukuran sedang satu". perintah Reyhan pada Abi yang langsung saat itu pula pergi ke antrian food court.


"banyak orang disini". ucap Merisha dengan terus mencoba mendorong dada Reyhan.


"jangan membuat raut wajah seperti itu lagi".


"ehmm yang mana". tanya Merisha masih tidak mengerti.


"pokok nya jangan sampai kau membuat raut wajah seperti yang baru saja ku buat tadi".


"baiklah".


Merisha melihat ke belakang sedikit dan tampak beberapa orang yang seperti nya ada iri pada nya.


Entah apa yang terjadi pada Merisha, dia dengan nakal nya mengolok mereka disana.


dia milikku.


Bersambung!!!