
Sudah dua menit waktu berlalu saat permainan mereka dilaksanakan.
Saat ini hanya celana mereka yang masih melekat di tubuh, sementara baju mereka sudah di lepaskan sejak awal game di mulai.
"hei lepaskan bra mu". pinta Reyhan yang saat ini sedang memimpin permainan nya. Lumayan banyak kissmark yang diberikan untuk waktu yang masih berjalan tiga menit sekarang.
"heh tidak bisa hanya itu saja, kau bisa membuat tanda yang sama di tempat yang sama juga". tolak Merisha.
"tidak bisa nanti tidak kelihatan berapa banyak kissmark yang ku berikan jika berada di tempat yang sama. buka cepat waktuku tidak banyak lagi". Reyhan menunjuk ponsel Merisha yang sedang menghitung batas waktu Reyhan yang sudah tidak banyak lagi.
"heh kau tidak akan bisa membuat banyak dalam waktu beberapa detik". dengan nada meremehkan Reyhan sambik melihat waktu Reyhan yang tersisa 50 detik lagi.
"kau tidak boleh meremehkan lawan dan jangan kira aku tidak bisa membuat banyak karena waktuku tidak banyak lagi aku harap kau dapat menahannya". akhirnya Reyhan turun tangan dan membuka bra Merisha dengan tangannya sendiri.
"kau".
Setelah bra Merisha dia buka, Reyhan seperti orang yang sedang kehausan apa dia memang terburu-buru karena waktu nya sudah tidak banyak lagi atau kendali nya lepas.
Beberapa kali Merisha mendesah kesakitan karena hisapan Reyhan yang kuat.
Tit tit..
Waktu Reyhan habis tapi orang nya masih melakukan nya. Itu yang membuat Merisha kesal.
"waktumu habis". ucap Merisha pada Reyhan memperingati kalau waktu nya sudah habis.
Reyhan menatap Merisha sebentar dan dia meraih dagu Merisha lalu m****** bibir Merisha menyalurkan gairah nya yang sudah tak tertahankan dari tadi.
Merisha yang menyadari kalau ciuman Reyhan yang semakin menuntut ke dalam dan mulai memanas akhirnya dia mendorong lengan Reyhan agar menyudahi ciumannya.
"ini tidak disebutkan dalam permainan". dengan wajah kesal Merisha perlihatkan pada Reyhan.
"tentu saja tidak, tapi jika aku sudah tidak tahan boleh boleh saja kan". Reyhan mengusap ujung bibir Merisha dan mengecup nya.
"ckk dasar mesum".
Reyhan tersenyum mendengar Merisha mengatai nya mesum.
"ya sudah, sekarang kita lanjut ini giliran mu. memang kau bisa". Reyhan balas meremehkan Merisha. Kali ini dia memang bertanya-tanya apa memang Merisha bisa membuat kissmark di tubuh nya.
"jangan meremehkan lawan. kita lihat saja nanti". dengan penuh keyakinan Merisha akan membuktikan kalau dia juga bisa.
"baiklah kalau begitu, kesini". Reyhan menepuk-nepuk pahanya. Merisha hanya menatap kebingungan.
"duduk di sini". lanjut Reyhan saat melihat tatapan kebingungan dari Merisha.
Merisha menurut dan duduk di pangkuan Reyhan. Belum lagi posisi Merisha di ubah Reyhan agar kedua kaki Merisha melingkar di pinggang nya.
"ekheem sebelum itu, kau harus menutup mata mu. aku tidak mau kau melihat".
"tidak mau, aku harus melihat nya". rengek Reyhan saat mendengar permintaan Merisha.
"cepat mulai aku tidak mau pakai tutup tutup mata. aku mulai hitung ya, satu, dua, tiga". Reyhan pun mulai menghitung tanpa memedulikan tatapan tajam Merisha.
"kau diam dan jangan lakukan apa pun". perintah Merisha pada Reyhan sebelum dia memulai gilirannya.
Dan kini Merisha memulai tanda pertama nya di leher Reyhan.
Dan dia berhasil membuat tanda itu. Tidak ada salah nya bukan kepintaran nya digunakan saat ini. Dia cepat belajar dari suatu hal yang baru, apalagi Reyhan yang selalu memberikan tanda itu membuat Merisha berpikir bagaimana cara melakukannya.
"bagus sekali sayang". sebelum Reyhan mulai menciumi nya lagi, Merisha terlebih dahulu membungkam bibir Reyhan dengan telapak tangannya.
"aku sudah bilang diam dan jangan lakukan apa pun".
"ok ok baiklah, kau sungguh agresif sekali sayang ku". Reyhan memeluk pinggang kecil Merisha dengan kedua tangannya.
Merisha kembali membuat tanda. Sentuhan tangan dan bibir nya di dada Reyhan membuat Reyhan mengerang menahan gairah nya yang membuncah.
"kenapa kau berbunyi seperti itu, bikin merinding saja". ucap Merisha yang tanpa mengalihkan fokus nya pada apa yang dia perbuat.
anak ini kenapa tidak mengerti sama sekali.
Waktu habis saat nya membandingkan kissmark siapa yang paling banyak. Tapi sebelum itu, Reyhan meminta Merisha agar mencium bibir nya.
Merisha yang awal nya menolak terpaksa mengiyakan karena Reyhan yang bersikeras.
Setelah puas di cium oleh Merisha, dia pun melepaskan pelukannya dari Merisha tapi tidak melepaskan Merisha dari pangkuannya.
"baiklah sekarang lihat tanda di tubuh siapa yang paling banyak".
Mereka terlihat serius membandingkan kissmark siapa yang paling banyak karena hadiah untuk pemenang memang menggiurkan bagi mereka.
"haahh kena kau". dengan girang nya dia menjadi seorang pemenang.
luar biasa.
Bersambung!!!
Hai hai readers maaf author gak banyak up, tangan author sakit jadi mohon doa nya agar tangan author cepet sembuh dan bisa up seperti biasa.
Byee!!