MY LITTLE WIFE (Merisha & Reyhan)

MY LITTLE WIFE (Merisha & Reyhan)
Belanja



{Keesokan pagi nya}


Merisha menunggu Fahra menjemput nya di rumah, karena mereka bertiga akan pergi semobil.


Tak lama Merisha menunggu, terdapat sebuah mobil yang masuk ke halaman rumah. Tampak mobil itu berhenti di gerbang mungkin penjaga meminta mereka menunjukan identitas nya.


Akhirnya mobil itu melaju sampai depan rumah.


Kaca mobil depan diturunkan dan terlihat Daniel dan Fahra.


"ayo masuk". ucap Daniel.


Merisha pun masuk ke mobil.


Dia sudah memberitahu ibu mertua nya kalau dia akan pergi keluar hari ini.


Selama perjalanan, Merisha tidak banyak mengeluarkan suara karena dia masih canggung dengan keberadaan orang baru yaitu Daniel.


Gelak tawa Daniel dan Fahra mencerahkan suasana di dalam mobil, mereka seperti sudah lama berteman dan sudah lama tidak bertemu.


Setelah menghabiskan waktu cukup lama di perjalanan, akhirnya mereka sampai di pusat perbelanjaan.


Fahra langsung menarik Merisha untuk ikut dengannya, sementara Daniel pergi ke toko souvenir.


Fahra membeli banyak barang, sedangkan Merisha hanya membeli beberapa barang.


"apa kau membeli sesuatu untuk tuan muda". tanya Fahra berbisik.


"memangnya aku mau beli apa, dia sudah punya semua nya".


Setelah membayar belanjaan, Merisha dan Fahra keluar dari toko itu dan masuk ke tokoh souvenir, disana mereka melihat Daniel seperti mencari sesuatu.


"apa yang kau beli, Daniel". Fahra menghampiri Daniel, sementara Merisha pergi ke rak lain dan meninggalkan dua orang disana.


"aku membeli sesuatu untuk kalian berdua. Dan aku sudah minta mereka untuk menyiapkan nya".


Fahra dan Daniel berbincang dengan lancar, sementara Merisha sibuk memikirkan barang apa yang harus dia kasih kepada Reyhan.


apa yang mau aku beli.


Merisha mengedarkan pandangan nya melihat beberapa benda lucu yang tersusun rapi di rak.


Tiba-tiba dia melihat boneka pasangan berukuran kecil.


Dan dia tidak ada pikiran lain untuk membeli sesuatu selain boneka itu.


Merisha mengambil boneka itu dan langsung menyerahkan nya pada kasir.


Fahra dan Daniel menyusul dari belakang, melihat belanjaan Merisha Daniel pun bertanya.


"seseorang".


Daniel merasa Merisha dan Fahra janjian jika Daniel bertanya "siapa" tentang Merisha.


Kemarin saja Daniel penasaran siapa yang menjemput Merisha dan Fahra malah menjawab 'seseorang', dan saat ini Merisha juga menjawab seperti itu.


ada apa ini sebenarnya.


Setelah mereka membayar belanjaan, mereka pun pulang.


Tapi sebelum itu, mereka berhenti di sebuah kafe untuk makan siang.


Mereka memesan makanan dan tak lama makanan yang dipesan pun sampai.


Merisha hendak memasukan makanan ke mulut nya sampai sebuah telepon masuk ke ponsel nya dan membuat nya melepaskan sendok nya.


"ya".


apa kau sedang makan siang bersama teman mu. Reyhan.


"iya".


apa kau bahagia makan bersama mereka.


"apa maksud mu". Merisha langsung melihat Daniel dan Fahra di depannya begitu juga dua orang itu.


bukan apa-apa. aku ingin mengajak mu makan malam nanti, bersiap-siap lah, sayang.


Tuut tutt..


Reyhan menutuo sambungan telepon sepihak dan meninggalkan Merisha yang masih kebingungan dengan pembicaraan mereka.


apa maksud nya.


Melihat raut wajah Merisha yang kebingungan, akhirnya Fahra bertanya.


"ada apa, siapa yang menelpon mu".


"seseorang".


Seakan tau apa maksud Merisha, Fahra mengangguk dan melanjutkan makan begitu juga Merisha.


Di lain sisi, Daniel yang sedang berencana mencari segala hal tentang Merisha, karena dia merasa Merisha menyembunyikan sesuatu.


Bersambung!!