My Arrogant Wife

My Arrogant Wife
Siapa pria itu?



Mobil hitam yang dikendarai oleh Duan Che telah tiba di parkir bawah tanah diiringi oleh mobil van yang mengikuti mereka. Mobil van tersebut terparkir sempurna di tempat parkir VIP, sedang mobil Tony Huo hanya berhenti untuk sementara waktu sampai Zelene Liang keluar dari mobil.


Zelene Liang akan turun dari mobil tersebut, tetapi Tony Huo mencegahnya dengan meraih lengan Zelene Liang. Sorot mata pria itu mengarah pada mobil van di tempat parkir VIP. Tidak ada orang yang turun dari dalam mobil membuat Tony Huo merasa sedikit curiga. Bisa saja orang yang berada dalam mobil van tersebut merupakan Xie Yu Fan atau lebih parah lagi kemungkinan orang-orang yang sedang mengawasi Zelene Liang. Mengingat kemarin wanita itu menyelamatkan seorang gadis yang terluka akibat luka tusuk.


"Kamu tahu siapa pemilik mobil van itu?"


Zelene Liang juga mengarahkan pandangannya pada mobil van yang sudah tidak asing di matanya. "Itu mobil van milik Xie Yu Fan."


Setelah Zelene Liang mengatakan si pemilik mobil van, alis Tony Huo saling bertautan. "Dia tidak turun dan sengaja menunggumu. Aku yakin dia sudah tahu kalau kamu ada di dalam mobil ini."


"Bagaimana mungkin?" Zelene Liang tidak percaya pada Tony Huo. "Sudahlah! Aku akan turun sekarang. Kalau dia bertanya, aku cukup mengatakan kalau Ayah yang mengantarkanku."


"Jangan terlalu dekat dengan pria itu. Ingat statusmu sebagai Nyonya Muda Huo." Tatapan memperingatkan dilemparkan pada Zelene Liang.


"Tentu saja aku ingat, kamu tidak perlu khawatir."


Sebelum Tony Huo melepaskan cengkeramannya, ia menarik Zelene Liang lebih dekat, tanpa pemberitahuan pria itu memberikan kecupan singkat pada bibir Zelene Liang.


Zelene Liang berdecak kesal. "Kamu selalu mengambil keuntungan dariku."


Tony Huo terkekeh. Ia akhirnya melepaskan cengkraman tangannya dan membiarkan Zelene Liang keluar dari mobil. Ia juga ingin ikut keluar dan mengantar Zelene Liang sampai di kantornya. Akan tetapi hal tersebut hanya akan membuat para karyawan LC Entertainment menjadi heboh, hal itu juga akan merepotkan Zelene Liang nantinya. Sedangkan hubungan pernikahan mereka masih rahasia di mata publik dan hanya beberapa orang saja yang mengetahui hal tersebut.


Setelah Zelene Liang berjalan menuju lift, pria berambut cokelat gelap turun dari mobil van tadi, dia tidak lupa mengenakan kaca mata hitam. Berjalan perlahan menuju lift yang sama diikuti oleh seorang pria di belakangnya.


Benar saja, Xie Yu Fan menunggu agar Zelene Liang keluar dari mobil. Pria itu sangat licik di mata Tony Huo. Arah pandangan Tony Huo terarah pada Zelene Liang, kemudian mengelih pada Xie Yu Fan yang saat ini melewati mobilnya. Nampak sangat jelas bahwa pria berambut cokelat gelap itu memiliki seulas senyum miring di bibirnya. Tidak lupa pria itu sedikit menurunkan kacamata hitamnya dan melirik Tony Huo di dalam mobilnya walaupun pria itu tidak dapat melihat Tony Huo secara langsung lantaran ditutupi oleh kaca mobil yang sangat gelap.


Tony Huo yang berada dalam mobil sudah merasa geram dengan senyum Xie Yu Fan. Tiba-tiba sebuah mobil Lamborghini Huracan Spyder berwarna biru melaju ke tempat parkir. Mobil itu terparkir tepat di depan Xie Yu Fan dan menghalangi jalan pria itu.


Pintu mobil itu terbuka dan seorang pria dengan aura dingin mulai keluar dari sana, wajah memukaunya mampu melelehkan jutaan kaum wanita, hingga Xie Yu Fan sendiri membuka kacamatanya.


Sementara, mobil Tony Huo masih belum beranjak, setelah ia yakin Zelene Liang masuk ke dalam lift dan pria berambut cokelat gelap itu tidak berhasil masuk ke dalam lift yang sama karena pria berwajah dingin yang tak lain adalah Huang Fu Lie—menghalangi jalannya.


Huang Fu Lie menatap Xie Yu Fan yang sedari tadi tidak berhenti memberikan tatapan kagum padanya. Ia agak risi dengan hal tersebut. "Bisakah kau tidak menatapku seperti itu?! Aku pria normal." Ujarnya sembari menutup pintu mobil mewah tersebut.


Dagu Xie Yu Fan terasa akan jatuh ke lantai mendengar ucapan yang tak pernah dia bayangkan sebelumnya. Dia sendiri dijuluki sebagai seorang pangeran di industri hiburan dan saat ini pria yang berhadapan dengannya tidak lain merupakan Kaisar industri hiburan.


Tidak salah jika Xie Yu Fan sampai bengong ketika menatap Huang Fu Lie lantaran baru pertama kalinya dia bertemu langsung dengan pria beraura dingin itu. Dia menundukkan kepalanya seraya meminta maaf atas ketidak sopanannya telah membuat Huang Fu Lie merasa risi barusan.


"Maafkan aku senior Huang. Aku terkejut melihatmu ada di sini." Xie Yu Fan menjulurkan tangannya. "Perkenalkan, aku Xie Yu Fan. Aku baru beberapa hari yang lalu menandatangani kontrak dengan LC Entertainment." Senyum halus dan ramah dia perlihatkan tanda dia sangat senang bertemu dengan seniornya.


Huang Fu Lie hanya menatap kosong pada tangan Xie Yu Fan; tidak ada keinginan untuk menjabat tangannya membuat Xie Yu Fan lama menunggu. "Hm, aku sudah dengar kemarin." Tanpa berucap panjang, Huang Fu Lie melangkah meninggalkan Xie Yu Fan dan Qing Yuan.


Tangan Xie Yu Fan masih mengambang di udara. Beberapa hari lalu dia dibuat kesal oleh Tony Huo lantaran tidak menjabat tangannya, dan sekarang Kaisar dunia hiburan juga tidak menghiraukannya.


Nampak sangat kesal sorot mata Xie Yu Fan terus memperhatikan punggung Huang Fu Lie yang akan memasuki lift. Dia mengepalkan tangannya dan menggeram, "Para pria berwajah dingin itu, mereka benar-benar sangat sombong. Aku heran mengapa mereka bisa mempunyai banyak penggemar. Kalau saja dia bukan seniorku ...."


🍁🍁🍁


Sementara itu, dalam perjalanan menuju Huo Enterprise; Tony Huo membuka tablet PC dan membaca dokumen di dalamnya. Dia mengalihkan pandangannya sejenak ke arah kaca spion depan.


"Siapa pria itu?"


Duan Che sudah mengetahui bahwa Tony Huo akan menanyakan pria itu. Jadi dia langsung menjawab, "Huang Fu Lie, Tuan. Dia baru saja kembali dari Amerika setelah membintangi sebuah film bersama aktris terkenal Hollywood." Setelah berhenti di depan lampu lalu lintas, Duan Che kembali menambahkan, "Nyonya Muda dan Huang Fu Lie adalah rekan sesama artis yang telah menjalani masa training bersama-sama. Mereka sudah mengenal sejak lama, tetapi belakangan mereka menjadi tidak akrab. Tidak ada yang tahu sebabnya." Dengan takut-takut Duan Che melirik Tony Huo melalui kaca spion.


Ekspresi pria itu nampak biasa saja tidak seperti ketika membicarakan Xie Yu Fan. Tony Huo tidak menyukai Xie Yu Fan karena rumor yang disebabkan oleh kedekatan Zelene Liang dan Xie Yu Fan. Namun untuk Huang Fu Lie sepertinya bukan tipe pria penggoda layaknya Xie Yu Fan. Begitulah pandangan Tony Huo terhadap pria berambut cokelat gelap itu; pria penggoda.


Mobil kembali melaju ketika smartphone Tony Huo berdering. Ia segera mengangkatnya dan melihat nama yang tidak asing lagi pada layar pipih itu. Ia membiarkan smartphone itu berdering dan setelah beberapa detik, ia mengangkat panggilan tersebut.


"Halo—"


🍁 Bersambung🍁