My Arrogant Wife

My Arrogant Wife
Tidak apa-apa, kita berteman, jadi, tidak usah meminta maaf



Huo's Manor, Imperial city


"Aku senang sekali karena kau sudah kembali dan bisa makan malam bersama kami," ucap Nan Si Yue tersenyum manis sembari menambahkan lauk pada mangkuk Zelene, "kau pasti sangat lelah setelah syuting yang panjang."


"Tidak juga, Mom, aku senang bisa makan malam bersama kalian, setelah 2 tahun tidak bertemu ...." Kata Zelene dengan mata berkaca-kaca, ia menggenggam erat sumpit di tangannya.


Setelah 2 tahun tidak bertemu dan hanya melakukan komunikasi lewat telepon, Zelene merasa rindu dengan keluarganya, apalagi keluarga barunya yang senantiasa memberikan dukungan pada saat Zelene syuting di luar negeri.


Maka dari itu, ketika Zelene sudah mendarat di Negara C, keesokan harinya Nan Si Yue datang ke Xue Garden dan meminta Zelene untuk makan malam bersama di kediaman Huo's Manor.


"Oh, iya, bagaimana dengan rumor itu?" tanya Huo Tian menatap Zelene dengan serius, ia menaruh sumpitnya dan menunggu jawaban Zelene, akan tetapi ia mendapat sorotan tajam dari Nan Si Yue yang tidak suka dengan pertanyaan suaminya itu.


"Bagaimana dengan putramu, hah? Jangan hanya mempertanyakan menantuku!" Nan Si Yue mendelik tajam membuat Huo Tian menjadi salah tingkah.


Huo Tian memasang wajah tidak enak hati karena pertanyaannya barusan, iya, bagaimana dengan putranya sendiri? Sumpit yang tadi ia taruh di atas meja—diambilnya kembali, ia menyuapi dirinya agak canggung.


"Tidak usah memikirkan pertanyaanku barusan." Ucap Huo Tian malu-malu, ia baru sadar kalau pertanyaannya mungkin saja bisa melukai hati menantunya, selain itu, rumor mengenai putranya beberapa tahun lalu bahkan lebih menggemparkan dari ini.


"Tidak apa-apa, Ayah, aku mengerti! Kami yang bekerja di dunia hiburan memang tidak akan lepas dari rumor." Ucap Zelene dengan santai, kemudian melanjutkan ucapannya, "aku dan Xie Yu Fan hanya berteman. Kami tidak memiliki hubungan spesial seperti dalam rumor." Terang Zelene dalam meyakinkan mertuanya.


Zelene tidak terlalu memikirkan rumor tentang hubungannya dengan Xie Yu Fan karena mereka hanya berteman dan tidak lebih dari itu, meskipun demikian, Zelene tidak bisa lagi acuh tak acuh menanggapi rumornya yang telah tersebar luas di Negara C, jadi, untuk kedepannya ia akan meminta agensinya menanggapi berita ini dengan serius.


"Ayah mengerti," Huo Tian mengangguk sembari menambahkan beberapa sayuran dan daging ke mangkuk Zelene, "kau terlihat semakin kurus, oleh karena itu, makanlah yang banyak."


Zelene tersenyum memperhatikan kedua pasangan suami-istri di depannya itu—mereka begitu peduli padanya. "Terima kasih, Ayah, kalian ... sangat baik padaku." Ucapnya dengan nada senang seraya memasukan makanan ke dalam mulut mungilnya.


Zelene benar-benar merasa bahagia, bukan saja ayah-ibunya sangat menyayanginya, namun mertuanya juga tidak kalah perhatian terhadapnya. Hanya saja, seseorang di luar sana masih bergulat dengan pikirannya dan tidak bisa memperhatikan Zelene seperti kedua orang yang saat ini, sedang menimbun makanan di atas mangkuknya.


Mereka bertiga nampak sangat bahagia, walaupun tanpa kehadiran Tony Huo di meja makan.


"Sayang, karena kau sudah kembali, maka sering-seringlah mengunjungi kami. Mom, sangat kesepian." Kata Nan Si Yue dengan nada imut dibuat-buat, ia berharap agar Zelene berkunjung sesering mungkin.


Huo Tian menyenggol siku istrinya. "Kau ini ...," ia menatap Nan Si Yue dengan mata tidak percaya karena istrinya bisa bersikap imut di depan menatunya, "Zelene harus melakukan promosi, mana bisa kau menyuruhnya terus berkunjung? Mengapa tidak kau saja yang sering-sering mengunjunginya ke Xue Garden?"


"Ah, iya, kau benar suamiku." Ucap Nan Si Yue bersemangat, "Mom, juga akan sering mengunjungimu." Bibirnya melengkung ke atas.


"Baiklah, Mom, hm ..., bagaimana kalau kita pergi shopping beberapa hari lagi?" ajak Zelene dengan mata berbinar membayangkan menantu dan mertua pergi shopping bersama. Bukankah itu ide yang sangat bagus?


"Mom, tentu saja ingin shopping denganmu, tetapi bagaimana jika ada yang mengenalimu?" Nan Si Yue, jelas sangat senang dengan ajakan Zelene, akan tetapi ia juga memikirkan para penggemar yang mungkin saja akan mengejar Zelene ketika melihatnya berada di tempat umum.


"Tenang saja, Mom, aku bisa memakai penyamaran dan tidak pernah ketahuan sebelumnya." Sudut-sudut bibir Zelene melengkung ke atas, ia sudah tahu cara untuk menghindar dari para penggemar di tempat umum dengan penyamaran karena selama ini penyamarannya tidak pernah gagal, oleh karena itu, ia sangat yakin bisa mengajak Nan Si Yue shopping bersama.


Nan Si Yue dengan cepat menganggukkan kepalanya. "Baiklah, Mom, sangat menantikan saat hari itu tiba."


"Aku pasti akan menghubungimu, Mom." Zelene menyantap makan malamnya dengan lahap tanpa menyisakan sebutir nasi di dalam mangkuknya, "Mom, masakanmu sangat enak! Aku kenyang sekali!" serunya sambil mengelus perutnya yang kekenyangan.


"Baguslah, jika kau menyukai masakanku. Awalnya aku sangat gugup karena ini pertama kalinya kau mencicipi masakanku." Senyum Nan Si Yue semakin lebar karena mendapatkan pujian dari menantu kesayangannya.


Zelene tersenyum hangat, ia melirik pada jam tangannya, kemudian menatap Nan Si Yue dengan ragu-ragu. "Mom ..., sepertinya aku harus pergi sekarang. Sutradara Long mengadakan pesta kecil untuk kami, jadi aku harus berada di sana."


Wajah ceria Nan Si Yue kini berganti muram mendengar ucapan Zelene membuatnya sedikit sedih karena Zelene tidak bisa berlama-lama di kediamannya, dengan berat hati Nan Si Yue berkata. "Ya, mau bagaimana lagi ... aku akan mengantarmu sampai di depan."


Zelene beranjak dari kursinya, tetapi sebelum itu, ia berpamitan pada Huo Tian. "Ayah, aku pamit dulu."


Huo Tian mengangguk, ia juga ikut mengantar Zelene sampai di depan pintu bersama Nan Si Yue, kemudian berpesan pada Zelene. "Jangan terlalu banyak minum, tidak baik untuk kesehatanmu. Pastikan bahwa agenmu juga ikut."


"Tentu saja, Ayah, mereka sudah menjemputku." Zelene mengarahkan pandangan pada mobil Van hitam yang sudah terparkir di depan Manor. Ia melangkah meninggal pasangan suami-istri yang menatapnya berlama-lama.


Xu Mo membukakan pintu Van untuk Zelene; ia pun masuk ke dalam, namun pandangannya di arahkan ke Manor, ia tersenyum manis dan melambaikan tangannya.


Mobil itu melaju keluar dari Huo's Manor menuju ke jalan besar yang ramai dengan kendaraan berlalu lalang di sepanjang jalan. Zelene menyandarkan diri pada kursinya dan mengelus perutnya yang masih kekenyangan.


"Aku sangat kenyang." Gumamnya, dengan keadaan kekenyangan membuat mata Zelene seperti langit yang jatuh ke bumi—matanya terus saja ingin terpejam padahal baru pukul 7 malam.


"Aku belum makan malam karena ingin makan di pesta nanti. Kau tidak akan bisa makan lagi nanti, Kak Liang, kan sudah tahu akan pergi ke pesta, mengapa makan banyak?" tanya Xu Mo yang menoleh ke belakang.


"Masakan Ibu mertuaku sangat enak, jadi, aku tidak bisa berhenti makan." Sahut Zelene yang matanya setengah terbuka.


🍁🍁🍁


Kecepatan mengemudi Hanna sangat baik sehingga dalam waktu 20 menit mereka sudah sampai di Sky Club KTV yaitu, tempat diadakannya pesta kecil untuk para pemain Separate Lover oleh Sutradara Long.


Saat mobil telah berhenti di depan Sky Club KTV—mereka disambut oleh wajah tampan Xie Yu Fan—senyum pria itu mekar bagaikan bunga matahari ketika memperhatikan Zelene yang duduk dalam mobil Van saat pintu mobil itu terbuka. Xie Yu Fan tidak bisa menyembunyikan kebahagian di hatinya, ketika semburat merah tampak jelas mewarnai kedua pipinya.


"Kau sudah tiba?" senyum cerahnya semakin mengembang saat ia menjulurkan tangan pada Zelene untuk membantunya turun dari mobil Van.


"Terima kasih banyak," ucap Zelene pada Xie Yu Fan yang terus memperhatikannya lekat-lekat; ia mengedarkan pandangan ingin tahu apakah paparazi masih mengikuti mereka, ia kembali menggerakkan bibir mungilnya, "mengapa kau tidak masuk?"


"Aku sedang menunggumu, ayo, kita masuk bersama!" ajak Xie Yu Fan tanpa rasa canggung sedikit pun, sepertinya ia tidak menghiraukan rumor mereka yang menjadi topik hangat di seluruh Negara C.


Zelene menerima ajakan Xie Yu Fan dan masuk ke dalam Sky Club KTV bersama, ia kemudian menatap Xie Yu Fan dengan wajah serius. "Xie Yu Fan, sepertinya kita harus menyelesaikan rumor yang beredar! Aku akan menyuruh agensiku untuk membereskan semua berita itu, dan kau juga harus memberikan pernyataan terkait rumor tidak benar ini." Kata Zelene tegas. Ia tidak mau, jikalau nantinya rumor ini akan semakin berlarut-larut jika dibiarkan begitu saja.


Ucapan Zelene barusan seperti pecahan beling yang menyayat hati Xie Yu Fan. Senyum yang dikembangkannya seketika menghilang dan raut mukanya sedikit menampakkan kesedihan.


"Baik, aku akan mengurusnya dan juga, maaf karena aku membiarkan berita ini berlarut-larut."


"Tidak apa-apa, kita berteman, jadi, tidak usah meminta maaf."


Mereka berjalan dalam keheningan menuju ke ruang yang sudah dipesan oleh Sutradara Long. Kini, suasana di antara mereka terlihat agak canggung.


🍁Bersambung🍁