
"Tony Huo! Jangan memancing emosiku. Aku sedang tidak ada waktu berdebat denganmu, dan aku harus menyelesaikan urusanku hari ini juga." Kata Zelene dengan tegas. Ia memperhatikan bekas gigitan pada bahu kanannya, ia berdecak kesal dan menuju almarinya lagi untuk mengambil sebuah scarf dan melilitkannya ke leher hingga menutupi bahunya karena ia terlalu malas mengganti gaunnya.
Setelahnya, Zelene segera menuju pintu dan menarik gagang pintu tersebut lantas mengambil langkah cepat meninggalkan kamar utama. Ia tidak memedulikan Tony Huo, bahkan tidak repot-repot menoleh ekspresi dari pria itu.
Pintu kamar utama masih terbuka dan Tony Huo menatap datar ke arah kepergian Zelene. Ia melihat wanita itu menuruni tangga tergesa-gesa, sepertinya Zelene tidak ingin memperpanjang pertengkaran mereka atau mungkin wanita itu ingin segera menemui Xie Yu Fan. Begitulah gambaran yang ada dalam benak Tony Huo. Pria itu tersenyum mengejek dirinya sendiri karena tindakannya barusan. Ia menangkup wajahnya dengan tangan besar miliknya dan tangan itu perlahan menyentuh bibir tipisnya. Ia masih bisa merasakan bahu halus Zelene melekat pada bibirnya.
Tony Huo menggeleng dan tidak ingin memikirkan hal itu lagi. Bam! Ia menutup pintu kamar utama dengan kasar. Langkah gusarnya menuju ke arah ranjang, lantas tubuh tingginya direbahkan ke atas ranjang tersebut. Perlahan ia menghela napas dan meletakkan lengannya di atas kedua matanya.
Dia berkata pada dirinya sendiri sambil tersenyum mengejek, "Kamu orang yang sangat bodoh, Tony Huo. Bisa-bisanya aku bertindak demikian, beruntung saja wanita itu tidak menganggap tindakanku sebagai pemberian harapan padanya. Tetapi, apa yang kukatakan barusan tidak mencerminkan diriku sendiri, huh, suami-istri sungguhan, mengapa aku berkata demikian? Aku bahkan tidak ingin menganggapnya sebagai istri. Hahahaha ...." Tony Huo kembali menertawakan dirinya sendiri.
🍁🍁🍁
Setelah berkendara selama 20 menit dari kediaman Xue Garden bersama kedua pengawal yang kini menampakkan diri dan menjadi pengawal tetap untuk Zelene Liang. Mereka akhirnya sampai di agensi Zelene yakni, LC Entertainment.
Zelene Liang telah berada dalam naungan LC Entertainment sejak ia memulai debutnya di usia 17 tahun—tepatnya 9 tahun lalu, kini Zelene sudah menjadi aktris papan atas dan banyak diincar oleh agensi-agensi besar lainnya, akan tetapi Zelene memilih untuk tetap berada di LC Entertainment karena ia sendiri merupakan salah satu pemegang saham di perusahaan tersebut.
Mobil yang mereka kendarai sudah berhenti di depan gedung LC Entertainment dan Xiao Xuan turun dari mobil, serta dengan santai membukakan pintu mobil untuk Zelene Liang.
"Silahkan turun, Nyonya."
Zelene Liang menatap Xiao Xuan dan pria itu pun segera melepas kaca mata hitamnya, lalu ia berkata pelan pada Xiao Xuan. "Jangan memanggilku Nyonya bila kita berada di luar kediaman karena pernikahanku adalah rahasia dan aku tidak ingin para paparazi ataupun staf kantor sampai mendengar kalian memanggilku dengan sebutan, Nyonya, mengerti?!"
"Saya mengerti, Nona Liang, akan saya sampaikan juga pada Xiao Juan."
"Baiklah, aku masuk dulu. Kalian bisa mengikutiku di belakang." Zelene meninggalkan kedua pengawal itu dan masuk ke gedung LC Entertainment lebih dulu.
Sementara itu, Hanna Gu dan Xu Mo telah menunggu Zelene Liang di lobi perusahaan tersebut. Mereka pun sedang menerka-nerka apa yang akan dibicarakan oleh Presdir Wang, hingga menyuruh Zelene serta Xie Yu Fan turut hadir bersama dan mereka juga memiliki asumsi yang sama dengan perkiraan Zelene—insiden tadi malam.
"Lene, akhirnya kamu tiba juga." Sapa Hanna Gu.
"Maaf sudah membuat kalian menunggu lama. Ada sesuatu yang harus aku urus di mansion." Zelene teringat lagi akan tindakan Tony Huo sebelum ia berangkat ke agensinya. Sungguh pria aneh dan tidak tahu malu karena menggigit bahu orang sembarangan. Zelene Liang menoleh sekali lagi pada bahu kanannya yang tertutup oleh scraf berwarna senada dengan gaun yang ia kenakan.
"Kak Liang bagaimana keadaanmu? Kepalamu pasti pening, 'kan? Presdir Wang sangat tidak pengertian." Gerutu Xu Mo karena dia menghawatirkan keadaan Zelene Liang yang habis mabuk semalam.
"Aku sudah lebih baik, Xu Mo, terima kasih sudah mengkhawatirkanku."
Mereka bertiga lantas berjalan beriringan menuju ke lift.
🍁🍁🍁
Presdir Wang dan Xie Yu Fan berbincang santai di ruangannya dan sesekali tawa menggema di ruangan luas tersebut. Kedua lelaki itu sedang membicarakan mengenai kontrak atas bergabungnya Xie Yu Fan di LC Entertainment semenjak hari ini.
Presdir Wang mengulurkan tangan dan menjabat tangan Xie Yu Fan, kemudian dia berkata, "Selamat bergabung, Xie Yu Fan. Kau tidak akan menyesal telah bergabung dengan LC Entertainment karena aku akan menjamin karirmu di sini."
"Saya yang harusnya berterimakasih karena Anda sendiri telah menghubungi saya secara langsung dan itu merupakan kehormatan bagi saya. Sebenarnya, saya juga sudah lama memutuskan untuk bergabung dengan LC Entertainment dan kebetulan sekali Presdir Wang menghubungi saya." Xie Yu Fan tersenyum cerah.
Xie Yu Fan sendiri telah lama memutuskan untuk bergabung dengan LC Entertainment. Jadi, setelah kontraknya berakhir hari ini pula dengan agensi lamanya, dia tidak menunggu lebih lama lagi dan menerima tawaran kontrak dari Presdir Wang dan datang langsung ke LC Entertainment.
Saat kedua pria itu berbincang terdengar ketukan di pintu dan Presdir Wang membiarkan mereka masuk. Terlihat tiga orang wanita berdiri di depan pintu masuk setelah pintu dibuka oleh Hanna Gu. Ketiganya segera memasuki ruangan Presdir Wang dan mereka bertiga memberi salam secara bersamaan kepada kedua pria yang duduk di sofa.
"Duduklah, Zelene," pria itu diam sejenak, lalu menggerakkan bibirnya kembali, "Oh, ya, kau tentunya sudah tidak asing dengan lawan mainmu, 'kan?" tanya Presdir Wang setelah Zelene mengambil tempat duduk di seberangnya.
"Tentu saja, Presdir Wang. Ngomong-ngomong hal penting apa yang ingin Anda sampaikan?" tanya Zelene tanpa basa-basi.
"Kau memang tidak suka berbasa-basi dan langsung menanyakan maksudku. Pertama, Xie Yu Fan telah bergabung dengan agensi kita. Dia baru saja menandatangani kontraknya." Jelas Presdir Wang.
"Aku ucapkan selamat untukmu Xie Yu Fan, selamat bergabung di LC Entertainment." Selain mengucapkan selamat, ia juga menjabat tangan Xie Yu Fan.
"Terima kasih, akhirnya kita berada di bawah naungan agensi yang sama dan akan sering bertemu." Balas Xie Yu Fan. Dia menyunggingkan senyum di arahkan pada Zelene.
"Hm ..., tentu," Zelene agak canggung melihat senyum Xie Yu Fan. Ia dengan segera melepaskan tangannya lantas mengalihkan pandangannya ke arah Presdir Wang, lalu bertanya kembali, "apakah hanya itu saja?"
Presdir Wang tidak menjawab dan malah beranjak menuju ke arah mejanya. Lelaki berkumis itu mengambil dua buah berkas di mejanya, kemudian dia berjalan kembali dan duduk di sofa yang sama seperti sebelumnya. Lelaki itu menyerahkan masing-masing satu buah dokumen kepada Zelene dan Xie Yu Fan.
"Bacalah." Pinta Presdir Wang.
Mereka pun mengambil dokumen tersebut dan membukanya secara bersamaan. Dalam dokumen itu berisi rencana proyek iklan sebuah kalung berlian hitam dan di dalamnya tertera pula nama perusahaannya yaitu, Huo's Jewelry yang tidak lain merupakan anak perusahaan milik Huo Enterprise.
"Syuting iklan bersama?" tanya Xie Yu Fan sedikit gugup.
"Kau benar. Aku telah mengamankan posisi itu untuk kalian." Ujar Presdir Wang dengan percaya diri.
"Tapi, Presdir Wang, bagaimana dengan rumor kami yang masih menjadi perbincangan? Xie Yu Fan sendiri juga sudah menjadi artis dari LC Entertainment, jadi agensinya yang lama sudah lepas tangan dengan rumor kami. Saya harap Anda menindaklanjuti rumor itu dengan tegas, Presdir Wang." Tuntut Zelene.
Semenjak berkarir di dunia hiburan selama 9 tahun terakhir tidak ada rumor kencan ataupun kedekatannya dengan seorang aktor atau pria dari kalangan mana pun. Tetapi, saat ini media masih saja menebar rumor tentangnya dan Xie Yu Fan.
"Soal itu ...," ucapan Presdir Wang terpotong.
🍁 Bersambung🍁