LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !

LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !
Bab 98



" lalu, apa maksud dari CCTV Di sana? Jangan bilang jika CCTV itu di pasang oleh staf rumah sakit, jika itu benar maka aku akan sangat marah " ucap myra sambil tetap tersenyum. senyum yang sangat mengerikan tentu saja bagi fahmi.


GLEK


Fahmi refleks menelan ludah nya kelat. Ternyata myra sudah tahu mengenai CCTV meskipun ia yakin jika myra tidak tahu mengenai untuk apa ia memasang CCTV tersebut.


" ehm.. Itu .. Anu .. Itu buat jaga - jaga aja, biar fahmi bisa pantau kak myra dari jauh meski fahmi lagi di markas, " kata fahmi tidak sepenuhnya berbohong. Memang ia awalnya juga memiliki niat memasang CCTV adalah untuk memantau perkembangan myra. Apalagi setelah kejadian naas itu, fahmi tidak stand by di dekat myra karena saat itu tim keamanan begitu sibuk dengan pembersihan tempat dan penangkapan pelaku.


Meski kini lusi dan juga jhonson sudah di berikan ke keluarga alexander karena saat itu gery sudah mempertimbangkan semua nya. Dan lagi myra sudah pasti akan melepaskan mereka berdua karena myra hanya akan menjebloskan mereka atau hanya akan mengembalikan mereka ke negara asal dan membiarkan interpol yang memberi mereka hukuman.


Myra menaikkan alisnya sebelah pertanda jika ia tidak percaya jika hanya itu yang mejadi alasan fahmi. Oh ayolah, semua anggota tim junior sudah di bekali dengan flying dragonfly masing - masing. Belum lagi juga jam pintar dan tab yang saling terhubung satu dengan yang lain nya. Tentu nya myra curiga jika hanya karena alasan untuk memantau myra. Sungguh alasan yang janggal sekali.


" se.. Serius loh, fahmi kan anak yang baik, sholeh, dan pintar," kata fahmi sambil menaikturunkan alisnya.


Myra menghembuskan nafas nya kasar. Ia mencoba meraba niat fahmi. Ia tahu jika pria kecil ini begitu sayang dengan nya.


" kamu nggak sedang melakukan hal kriminal yang akan buat kakak marah kan ?" tanya myra menatap tajam fahmi. fahmi mulai panik sendiri.


' mati aku jika kak myra sampai tahu dengan rencana ku yang ingin membalas dendam kepada bang ken, ' batin fahmi meringis.


" nggak dong, masa fahmi yang imut ini berani nakal sampai melakukan hal kriminal sih, " kata fahmi begitu lancar.' pokoknya harus berhasil, aku tidak akan ridho jika ken bajin**n itu tenang begitu saja, ' tekad fahmi.


Myra akhirnya meloloskan fahmi. Ia yakin jika fahmi tidak akan macam - macam.


Sejenak myra memejamkan mata saat fahmi meminta ijin untuk mengangkat telpon. Pikiran nya menerawang jauh.


Tidak dapat ia pungkiri jika ia sedang memikirkan ken. Sedang apa kah ken saat ini? Apa ia baik - baik saja ? Apa lusi dan jhonson masih mengincar ken.


" haah, " tanpa sadar myra menghembuskan nafas kasar dan di sadari fahmi karena fahmi sudah mendekat ke arah myra.


" apa yang kakak pikirkan ? Jangan bilang kakak memikirkan pri bajin**n itu, " tuduh fahmi tepat sasaran.


Myra tersenyum dan mencoba untuk duduk, fahmi dengan sigap membantu nya duduk. Saat ini wajah myra sudah tidak sepucat kemarin. Ia bahkan sudah tidak menggunakan riasan cupu lagi karena setelah ini ia akan hidup jauh dari negara ini dan lebih memilih untuk menjadi diri sendiri.


" kak, jawab malah senyum - senyum ih, " desak fahmi.


" kamu nggak akan paham mi, anak kecil seperti mu mana tahu apa yang kakak rasakan, " jawab myra.


Fahmi terdiam. Memang benar apa yang myra ucapkan. Ia tentu saja belu paham apa yang di rasakan myra, karena selama 13 tahun ia hidup dengan sang ibu hanya memikirkan bagaimana cara nya ia bisa makan dan belajar dengan benar agar tetap mendapat beasiswa. Belum pernah sekalipun ia berpikiran tentang memiliki perasaan yang melibatkan dengan hati.


Bukan, bukan karena wajah Fahri buruk rupa. Untuk seusia fahmi, i cukup memiliki fitur wajah yang mumpuni tampan. Tidak kalah dengan gery, ken dan juga melvin. Wajah khas anak remaja yang sedang tumbuh. Suara yang serak karena asa peralihan dari remaja menuju pria dewasa.


" tapi kan kak, dia ... "


" kamu tenang sja mi, kakak tahu apa yang harus kakak lakukan, kakak hanya .. Rindu " potong myra sebelum fahmi menyelesaikan ucapan nya.


" kakak hanya sedang merindukan nya. Kakak janji, kakak nggak akan mengejar nya lagi. Kakak sedang berusaha untuk ikhlas, untuk memendam rasa ini, "


" bisa cepat ikhlas, " sambung myra sendu. Bahkan air mata nya menetes.


Keputusan ini adalah keputusan yang terberat untuk myra. Di saat ia sedang berjuang namun dengan mudah di patahkan. Di tambah ia memang harus segera melupakan.


Fahmi segera memeluk myra, menenggelamkan wajah sang kakak di dalam pelukan nya. Tubuh myra bergetar hebat. Pertanda myra menangis dengan hebat.


' kak, fahmi janji. Jika kakak akan segera mendapatkan kebahagian kakak nanti nya.' batin fahmi sambil tetap menenangkan myra yang masih menangis.


💨💨💨


Keesokan hari nya ...


Di kondou hospital.


Suasana tampak begitu ramai. Rumah sakit sengaja di tutup untuk satu hari itu karena semua staf sedang menyiapkan pelepasan bos besar nya untuk menjalani perawatan di rumah sakit negara S. Bahkan jajaran direksi KONDOU INC juga di liburkan kecuali bagian produksi dan pemasaran.


Ruang rawat inap myra tampak penuh dengan manusia - manusia yang ingin mengantar kepergian myra.


Rose bahkan sudah menangis keras di dalam pelukan gery. Begitu juga ibu melvin yang juga akan ikut mengantar myra ke bandara.


Mya bahkan hanya bisa menggaruk kepala nya yang tidak gatal. Oh ayolah, jangan memberatkan langkahku dengan tangisan kalian semua, begitu isi hati nya.


" bu, sudah dong bu, kasihan myra. Dia hanya akan menjalani perawatan biar kaki nya lekas sembuh total, " bujuk papa melvin.


Melvin segera bergabung bersama fahmi yang akan berangkat dahulu menuju bandara. Di susul myra yang satu mobil dengan gery dan juga rose. Rose tidak mau melepaskan pelukan nya terhadap myra. Seakan - akan myra adalah gery yang akan pergi.


" sesak dodol, ett nih anak " kata myra. Rose sedikit mengendurkan pelukan nya dan hanya meringis di sela - sela tangisan nya. Sementara gery hanya terdiam menggelengkan kepalanya melihat kelakuan rose. Diam - diam dia berpikir, apakah rose juga akan bertingkah seperti itu saat nanti gery menggantikan Frederick utuk menemani myra di negara S?.


.


...****************...


Rombongan mobil yang mengantar myra akhirnya sampai. Masih sangat pagi karena myra memang akan berangkat pukul 07.30.


Melvin dan fahmi segera beranjak mendekat ke arah myra.


Gery, rose, frederick, ahmad, keluarga melvin yang ikut mengantar ke bandara. Tadi nya hampir seluruh jajaran direksi memaksa untuk ikut. Tetapi myra langsung tegas melarang. Hei dia bukan putri presiden yang harus di kawal banyak orang kan?.


Tetapi myra juga terharu dengan kebaikan semua orang yang ingin mengantar nya. Bahkan samuel secara pribadi menelepon nya dan memberi beberapa pesan agar berhati - hati di negara S. Ia tidak bisa datang karena tengah rapat dengan dewan komite sekolah.


Myra menghembuskan nafasnya di sela - sela langkah nya menuju depan pintu keberangkatan nya. Myra masih menggunakan kursi roda, karena kaki nya memang belum boleh di gunakan untuk berjalan. Dia di dorong oleh gery. Ia merasa gugup. Pikiran nya berkecamuk. Dalam hati ia berdoa, agar di beri ketenangan dan kelancaran di hari keberangkatan nya ini. Entah kenapa hati nya merasa tidak nyaman.


" MYRAAAAAAA ... "


DEG