
' hei, nampak nya kamu senang sampai - sampai kamu tersenyum begitu lebar , tanpa kamu tahu aku di sini begitu kebingungan mencari mu, aku kangen kamu myra ' batin ken sambil mengusap layar ponsel nya.
' kenapa kamu malah dengan mereka ? Apa mereka yang membuatmu nyaman ? Bukan kah kamu cinta sama aku ?'
' apakah akan ada kesempatan untukku, myr ?' batin ken dengan sendu.
Frans pun melakukan hal yang sama meski tidak sedramatis viona dan juga ken. Baginya yang terpenting keberadaan myra sudah menemui titik terang. Meskipun dalam hati ia bertanya - tanya, kenapa mra berhubungan dengan perusahaan IT yang sangat terkenal di negara nya bahkan sudah terkenal di manca negara karena alat ciptaan nya yang canggih yang baru - baru ini di luncurkan. Bahkan ia saja tidak mendapatkan kuota dalam pemesanan nya karena asisten nya terlambat mendapatkan informasi mengenai alat canggih yang tak lain adalah flying dragongfly, CCTV berjalan.
Tapi frans segera menangkis pikiran nya ang sepat membayangkan jika myra mungkin saja berhubungan dengan pemilik dari KONDOU INC tersebut. Entahlah, bukan nya meremehkan tetangga depan rumahnya, tapi selama ia kenal dengan keluarga kenshin, mereka adalah orang yang sangat sederhana dan bersahaja. Merek tidak pernah menampilkan kemewahan seperti konglomerat lain nya. Dan frans tahu jika kenshin hanya memiliki toko elektronik di pusat kota dan beberapa cabang di kota lain nya.
" lalu ? Apa bisa di lacak dari mana asal email itu,bry ?" tanya frans. Yang membuat atensi semua nya mengarah kepada bryan.
" awal nya aku ingin melacak nya, tetapi tiba - tiba saja email itu menghilang tanpa jejak. Aku beruntung karena tadi nya sempat menangkap layar mengenai jam keberangkatan myra dan juga menyimpan rekaman CCTV itu. Jika tidak, mungkin aku sudah kehilangan jejak lagi, " jelas bryan yang juga nampak menyesal. viona menepuk bahu nya pelan dan menenangkan putra nya itu.
" lalu kita harus bagaimana ?" tanya viona.
" apalagi mom, tentu kita besok harus menyusul myra, " kata ken menggebu - gebu.
" kamu yakin , son ?" tanya frans. Pasal nya ia tidak ingin ken terlihat gegabah lagi dalam mengambil keputusan. Kesalahan nya kepada myra cukup fatal dan ia ingin ken menjadikan nya sebagai pelajaran.
" aku pikir apa yang di katakan ken adalah benar dad, entah ini jebakan atau bukan tidak ada salahnya jika kita mengeceknya langsung, " saran bryan setuju dengan ucapan ken. Ken menatap bryan dengan senyuman terima kasih. ryan hanya mengangguk dan tersenyum menjawab ken. Bryan sudah cukup dengan penyesalan ken. Malah Yang terlihat ke nampak sangat menyedihkan setelah di tinggal myra menghilang.
" benar dad, mari kita mencoba peruntungan kita, " tambah viona yang juga setuju. Ia berusaha untuk meyakinkan frans yang khawatir jika semua hanya jebakan dari beberapa kompetitor perusahaan nya.
" haaah, baiklah, kita akan mengeceknya besok. Pastikan menyiapkan diri, terutama kamu, ken " peringat frans yang akhirnya pasrah mengikuti keinginan ken dan juga vion.
Frans segera mengatur anak buah untuk berjaga - jaga. Bagaimana pun ia harus sedia payung sebelum hujan. Syukur syukur jika emang info benar dan mereka bisa bertemu dengan myra.
Ken bersorak dalam hati nya. Ia sungguh tidak sabar untuk menanti hari esok.
' tunggu aku myr, aku akan menemukan kamu dan menebus semua kesalahanku, kuharap kamu masih mau memberiku kesempatan,' batin ken.
💨💨💨
Setelah memberikan umpan kepada keluarga alexander, fahmi segera meluncur menuju kondou hospital. Ia tidak sabar untuk bergabung dengan para kakak nya.
Tidak sampai sejam kemudian, fahmi sampai di pelataran parkir kondou hospital. Fahmi segera bergegas menuju ruang rawat myra.
CEKLEK
Atensi semua manusia di dalam ruangan myra teralihkan saat mendengar suara pintu yang terdengar. Frederick dan ahmad baru saja meninggalkan kamar inap myra untuk kembali ke perusahaan.
" nah ini nih sumber nya, " kekeh melvin saat fahmi mulai masuk dan mendekati myra. Pria kecil itu langsung bermanja - manja kepada myra. Menyingkirkan rose yang sedang duduk tepat di samping kanan myra.
Rose mendengus dan akhirnya menyingkir duduk di samping gery, sedangkan fahmi menjulurkan lidah nya tidak peduli dengan protesan rose. Myra sudah tidak heran melihat fahmi yang bersikap manja kepada nya. Myra pun dengan senang hati Mengelus kepala fahmi yang sedang menunduk. Apa lagi besok ia akan pergi lumayan jauh dan tidak bisa melihat fahmi entah sampai kapan.
" ger, tolong antar rose ke asrama terlebih dahulu, kalian bisa menghabiskan waktu berdua sekalian, " kata myra setengah memerintah. Gery ingin mengeluarkan protes sebelum akhirnya menurut saat melihat mengedipkan mata nya. Gery langsung paham jika ia ingin berbicara berdua dengan fahmi. Ia bahkan sangat yakin jika sebentar lagi myra akan mengeluarkan perintah yang serupa untuk melvin. Mengusir nya secara halus !.
" kak mel, bisakah minta kepada ibu untuk membuatkan ku kue untuk ku bawa ke negara S besok ? Minta gery untuk bahan - bahan nya, " pinta myra sambil mengedip - kedip kan mata nya bertingkah imut.
Nah kan, tebakan gery 100% benar dan valid !!.
Gery hanya bisa memutar bola mata nya malas melihat tingkah myra yang imt saat ada mau nya. Ia segera menggandeng rose untuk keluar. Bukan nya bos nya sedang memberikan kesempatan kepada nya dan rose untuk berpacaran ? Jadi marilah kita manfaatkan.
Sedangkan melvin hanya terkekeh melihat tingkah imut myra. Ia juga peka jika myra sedang ingin berbicara dengan adik nya.
" kamu yakin di tinggal hanya engan ahmi ?" tanya melvin yang sebenarnya menggoda pria kecil itu. Benar saja kan? selepas melvin berucap, fahmi langsung mendongakkan kepalanya menatap tajam ke arah Melvin.
" apa maksudnya heh ? Dasar kakak somplak, sudah sana pergi " sembur fahmi yang tidak terima dengan perkataan melvin.
Myra dan melvin kompak terbahak. Melvin menyempatkan untuk mengacak gems kepala fahmi yang langsung menghindar. Ia segera keluar ruangan sebelum di jadikan samsak hidup oleh pria kecil itu.
" jadi kakak ingin bicara apa dengan ku ? Sampai harus mengusir para kakak sableng itu semua ?" tanya fahmi. Rupa nya ia juga sadar dengan gelagat myra jika myra sebenarnya ingin berbincang dengan nya.
" ha ha ha , kalian peka juga, " kekeh myra. Fahmi memutar bola mata nya malas.
" ehem, oke kakak serius, " deham myra.
" baiklah fahmi afrizal, apa yang sudah anda rencana kan ?" tanya myra dengan tersenyum yang bagi fahmi adalah senyuman yang menakutkan.
" ap.. Apa ? Apa maksud nya ? Aku tidak melakukan apa - apa ? " sanggah fahmi cepat. Ia merasa jika myra bisa saja tahu dengan rencana balas dendam nya kepada ken. Tapi bagaimana bisa ? Kakak nya ini bahkan hampir seminggu penuh berada di ranjang rumah sakit dan hanya berbaring saja.
" lalu, apa maksud dari CCTV Di sana ... ?"