LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !

LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !
Bab 26



" sayangku tenang saja, di negara ini kita akan meraup keuntungan, " kata lusi sambil memeluk lengan jhonson. Mereka berjalan ke arah gedung kosong di belakang sekolah. Di sana mereka mengambil mobil yang mereka sengaja parkir di sana. Mereka memang hanya memakai mobil br*o untuk mengelabuhi orang - orang. Terutama orang yang akan menjadi target dari lusi.


" yank kita jadi ke club hari ini ?" tanya lsi saat mereka sudah memasuki mobil. Lusi dengan santai duduk di pangkuan jhonson sebelum jhonson menjalankan mobil nya. Ia meraba dada sang kekasih yang berkedok sebagai kakak kandungnya itu.


" jadi, obat nya juga sudah aku siapkan, pastikan kita mendapat keuntungan dari para pria kaya nanti nya, " jawab jhonson dengan sedikit menyesap bibir lusi.


Kedua nya segera melesat meninggalkan kawasan sekolah.


.


Sementara itu myra, gery dan rose sedang berada di perjalanan. Myra hanya terdiam dan memejamkan mata ya sedari masuk mobil tadi. Gery dan rose tidak berani untuk menegur myra. Mereka sangat paham jika suasana hati myra sedang jelek.


Tak begitu lama kemudian, mereka sampai di rumah myra. Myra segera bergegas turun. Setelah membuka kunci pintu, ia melenggang masuk.


" system active " myra bergumam mengaktifkan rania


" welcome princess salsabila, please your password "


" salsabila kennedy lou "


" password accept, can we help you, miss "


" mode indonesian " sahut myra lagi.


" ingatkan aku untuk mengganti password, rania " sambung myra. Gery dan rose sampai kaget mendengar apa yang myra katakan.


" mohon maaf. Nona muda. Anda mensetting untuk pergantian password dilakukan satu tahu lagi, "


" *****, " gerutu myra. Kini gery dan rose semakin yakin jika myra sedang dalam perasaan buruk.


" rania, bisakah menyiapkan makan siang dan camilan untuk kami, " gery bersuara sesaat setelah myra menaiki tangga menuju kamarnya.


" tentu tuan gery, "


" terima kasih rania, " jawab gery. Ia dan rose memilih untuk beristirahat di ruang keluarga. Ruang yang sama dengan ruang yang mera gunakan untuk bermain game dengan ken dan gerald.


" apa menurutmu myra sudah tidak mencintai ken, beb ?" tanya rose tiba - tiba. Gery mengendikkan bahu nya.


" nggak mungkin, bos suka ken sejak kecil, " tepis gery. Rose hanya mengangguk.


" gadis itu berbahaya beb, " sambung rose lagi.


" dia bukan gadis beb, " sangkal gery dengan senyum yang penuh arti. Rose mengerutkan keningnya.


" bagaimana kamu bisa tahu ?" selidik rose.


Gery terkekeh mendengar nada selidik dari rose. Ia menjepit hidung mancung rose.


" kami para laki - laki tentu bisa membedakan beb, kecuali si polos ken tentunya, " jawab gery menyeringai. Ia dan gerald memang sudah menduga jika lusi sudah bukan perawan lagi.


" hah, pria jatuh cinta pasti susah di bilangin nya, " kata rose menghela nafas.


" biarkan saja, kita nggak usah ikut campur selama mereka berdua tidak menyakiti bos, " kata gery bijak. Bagaimanapun myra adalah prioritas pengawasan mereka. Rose setuju dengan ucapan gery. Bagaimanapun myra adalah penyelamat hidup nya. Tidak hanya mendapat penghasilan yang bagus, ia jga terjamin dengan pendidikan dan pekerjaan masa depan nya. Selain itu rose juga sangat beruntung bisa mengenal sosok myra, hingga ia bisa bertemu dengan cinta sejati nya. Jadi keamanan dan kebahagiaan myra adalah prioritasnya juga.


Myra turun dari kamar dan mulai menghampiri mereka. Ia lama karena rupa nya sedang menghidangkan cemilan yang sengaja ia buat untuk mengalihkan suasana hati nya


Ia datang dengan robot pelayan lengkap dengan nampan yang berisi cemilan dan minuman untuk mereka bertiga.



( gambar hanya pemanis. Tidak bermaksud menyinggung instansi terkait. Sumber : google )




( gambar hanya pemanis. Sumber : google )


myra duduk di sofa seberang gery dan rose. Ia mulai mengambil remote dan menyalakan tv nya. Gery yang sudah lapar mencomot camilan yang sudah di sediakan rania tanpa melihat apa yang di ambilnya.


" jadi, kenapa lo tadi telat masuk ke kelas " tanya rose. Ia dan gery memang tidak percaya dengan alasan myra yang mengatakan jika myra pergi ke perpustakaan. Hei, gery dan rose pun hafal sikap bos nya yang pemalas itu. Mana mungkin ia akan peri ke perpustakaan dengan posisi perut yang kenyang karena sehabis makan siang. Bisa - bisa bukannya pergi membaca, ia malah akan berhibernasi.


" heeh, bener it .. Eh apa ini, enak banget. Gurih loh " belum menyelesaikan kata - kata nya, gery sudah berteriak berbinar saat sedang mengunyah camilan yang ia ambil tadi. Ia lantas mengambil piring camilan dan mengamati nya seksama. Ia merasa masih sangat awam dengan makanan jenis ini.


" itu namanya gendar ( puli sih kalau di tempat othor, hayo siapa yang tahu dengan makanan ini ? Ataukah ada nama lain di tempat kalian ?☺️). Enak kan ? " kata myra santai. Rose yang penasaran ikut mengambil dan mencoba nya. Ekspresi nya sama dengan gery yang nampak antusias. Hingga mereka berkali - kali mengambil lagi.


" bener weh, ini enak banget, " sahut rose sambil tetap mengunyah.


"apa lagi kalau di makan dengan sambal bawang atau sambal pecel di tambah pecel sayur juga, " myra membayangkan hidangan yang ia katakan dengan air liur yang meleleh di bibir nya.


" rania, tolong buatkan aku pecel sayur lengkap dengan sambel pecelnya , " refleks myra berteriak ke pada rania.


" baik, nona muda "


Rose dan gery mengangguk antusias dengan teriakan myra. Seketika mereka malah menikmati camilan siang itu.


Tak berapa lama kemudian, robot pelayan kembali datang dengan nampan yang berisi tiga piring berisi pecel gendar yang myra pesan.



( gambar hanya pemanis. Sumber : google ( kabarkuliner.com ))



( gambar hanya pemanis. Sumber : google )


Myra gery dan rose terlihat meneteskan air liur mereka. Tak menunggu lama lagi mereka segera menikmati hidangan yang sedari tadi sudah menggugah n*fsu makan mereka.


" enyyak bhanget " ucap rose dengan mulut penuh dengan makanan. gery pun mengangguk. myra hanya tersenyum melihat mereka nampak begitu menikmati makan sore menjelang malam mereka.


" makan yang kenyang, selepas ini kita akan segera membahas proyek lagi, " kata myra yang sudah menyelesaikan acara makan nya. Ia lalu menunggu kedua rekannya itu sambil mengecek tab yang ada di sampingnya. Gery dan rose juga segera menyelesaikan makan mereka.


" kami sudah selesai " kata gery dan rose bersamaan. Myra mengangguk. Ia mengalihkan pandangannya dari tab berganti menatap gery dan rose.


" lo tadi belum jawab pertanyaan gue, kemana saat lo telat ke kelas setelah makan siang ? Kata gery bahkan lo masuk sesaat setelah bel masuk , " tanya rose mengulang pertanyaan nya lagi.


" tadi gue di panggil ke kantor kepala sekolah "


.


.


.


.


.


Catatan :


Gendar ( puli ) kalau di tempat othor tuh adonan nasi yang sudah di campur dengan cairan yang bikin kenyal. Othor juga gak tau nama cairan nya karena tiap emak nyuruh beli ke warung cuma bilang " tulung tukokno obat puli " ( tolong belikan obat puli ) dan bentuknya kayak bongkahan gula batu tapi warna nya kuning ke oren an.


Gendar / puli ini selain bisa di makan begitu aja, bisa juga di goreng di balut dengan tepung. Terus juga di potong kecil - kecil pakai pecel sayur seperti di gambar tadi.