
" ken apa kab .. "
" loh sayang, kenapa belum berangkat juga, kata nya mau rapat sama anggota tim basket " kata lusi yang tiba - tiba berada di samping ken dan merangkul lengan ken mesra.
DEG
Pertanyaan myra terhenti seketika saat lusi mendadak menyusul ken dan myra.
Apa ia salah dengar saat lusi memanggil ken dengan sebutan sayang ?. Tidak ia yakin telinga nya tidak sedang salah dengar. Terdengar sangat jelas saat lusi memanggil ken.
" sa .. Sayang ?" tanya myra. Suara nya sudah bergetar, menahan sakit di hati nya. Ia hanya ingin mempertegas panggilan lusi ke pada ken.
" eh iya ada myra. Hai myr, ih kamu lama banget nggak masuk kelas. Kata nya kamu mau ikut turnamen ya ? Waaah myra hebat banget, " cerocos lusi tanpa menjawab pertanyaan myra. Myra tersenyum kecut dan mengangguk.
" iya lus, aku baru sempat masuk ke kelas lagi, " jawab myra lembut.
" e he , pantas saja kamu nggak tahu tentang ku dan kak ken. Kami sudah jadian sekitar dua mingguan yang lalu, iya kan sayang " cerita lusi lancar. Ia bahkan mengamit lebih erat lagi lengan ken. ken hanya terdiam sambil memandang wajah myra lekat.
Sedangkan myra nampak menahan air mata nya agar tidak jatuh. Tangan nya menggenggam erat selempang tas nya.
" oh,, waah kalian jadian ? Se.. Selamat ya, " ucap myra dengan bergetar.
" hemm. " ken hanya berdeham membalas ucapan ken. Terbersit rasa sakit melihat tatapan mata myra yang sendu. Nampak sekali jika myra sedang menahan air mata nya. Tapi ken seolah buta dengan itu semua.
" oh iya, tadi aku memotong pembicaraan kamu sama kak ken ya myr. Kamu mau ngomng apa myr ? bolehkan aku ikut mendengar nya ?" tanya lusi polos. Myra mengalihkan tatapan mata nya ke arah lusi.
" ah,,, eng.. Enggak lusi, aku tadi cuma ingin menyapa ken saja, he he he. Janan cemburu loh ya," canda myra. Lain di hati lain pula di mulut. Saat ini ia tengah menahan sakit hati nya meski ia sedang tersenyum.
" myr, ayo pulang, rose sudah menunggu, " ger datang menginterupsi percakapan antara ken, lusi dan myra.
Lusi nampak beringsut ke belakang saat melihat gery mendekat. Terbersit rasa takut dan gelisah saat gery menatap tajam mata nya.
Gery sebenarnya mendengarkan setiap pembicaraan antara myra dan lusi tadi. Bahkan ia mengepalkan tangan nya saat lusi mengakui jika ken dan diri nya tengah menjalin hubungan.
' brengs*k lo ken, ingat, jangan sampai lo nyakitin myra lebih lagi, jika tidak, akan aku pastikan lo nyesel ' batin gery.
Kenapa lusi nampak takut dan gelisah saat melihat gery ? Hmmm mari kita kembali beberapa hari yang lalu.
FLASHBACK ON.
Sabtu malam sebelum myra berkunjung ke apartemen ayah nya, gery hendak menjemput rose untuk malmingan. Ha ha ha, gery dan rose ingin sekali - kali berpacaran seperti anak muda lain nya. Hei memang kalian bukan anak muda pada umumnya ?
GERY : Hei author, kan kamu yang bikin aku dan rose kerja rodi bagai kuda, 🙄
Author : *pundung 🤔😂🙏 *emot kabur
Skip
📱: beb, aku telat sedikit jemput kamu, aku sedang dalam perjalanan ngikutin pasangan rubah *emot peluk.
Setelah memasukkan ponselnya ke dalam saku jaket, gery lekas menggeber motor nya mengikuti jejak lusi dan jhonson yang sebelum nya sudah gery tandai dengan menyuruh robot honeybee pemberian myra untuk mengikuti mobil lusi dan jhonson.
Sekitar 15 menit kemudian, gery sampai pada sebuh bangunan megah. Sebuah klub yang cukup ramai dan terkenal di ibukota ini. Gery masuk dengan mudah karena tidak ada penjaga yang stand by. Gery tidak begitu memikirkan itu. Ia lantas saja masuk dan segera menuju ketempat lusi dan jhonson berada.
Sangat mudah bagi gery untuk menemukan keberadaan mereka, karena si honeybee sudah menempel ke baju jhonson.
Gery berhasil menemukan mereka berdua di salah satu ruang vip. Gery tidak ikut masuk, karena di samping akan menimbulkan keributan, posisi gery juga akan ketahuan. Jadi gery hanya menunggu di depan pintu masuk.
Ia lalu mengaktifkan fitur kamera pada honeybee yang tengah terbang di seberang ruangan itu.
Terlihat di sana jika kedua nya tengah bertransaksi dengan beberapa anak muda. Gery melihat tumpukan bubuk putih yang di kemas pada plastik kecil. Gery perkirakan itu adalah obat - obatan terlarang. Gery bukan pria bodoh yang akan mendiamkan, ia segera mengaktifkan fitur rekam. Dan secara otomatis setiap hal yang tertangkap mata honeybee akan menjadi file recording dan tersambung pada tab kerja milik gery.
Gery masih berdiri di sana, hingga lusi yang tengah merasakan panggilan alam pamit untuk pergi ke kamar kecil. Lusi lantas membuka pintu ruangannya dengan santai.
DEG
Jantung lusi bertalu, melihat gery yang berdiri dengan bersidekap dada. Jangan lupakan seringai di bibir gery.
" hai, J.A.L.A.NG, ups maaf, bibirku kadang suka terpeleset" ejek gery dengan seringai yang tak lepas dari bibir nya. Lusi setengah mati menahan emosi nya. Malu dan takut bercampur menjadi satu.
" ap.. Apa yang kamu lakukan di sini, ger, " sapa lusi yang mencoba tersenyum manis. Ia berusaha menormalkan detak jantungnya yang sudah akan copot itu.
" hemm, apa ya, hanya sekedar lewat saja, " jawab gery santai. Lusi tentu saja tidak akan percaya begitu saja.
" kenapa kau gemetaran, teman kelas ?" ejek gery lagi. Gery sangat puas dengan ekspresi yang di tampilkan oleh lusi.
" ng .. Nggak, siapa yang gemetar ?" sanggah lusi. Masih bisa ternyata dia berkilah.
Gery dalam hati sudah terbahak, jika saja ia tidak memiliki janji dengan rose untuk jalan - jalan, ia akan sedikit mempermainkan mental lusi.
Gery melangkah keluar tanpa memperhatikan lusi lagi. Tak lupa ia menarik keluar honeybee yang masih merekam transaksi di dalam ruangan itu. Lusi hanya bisa melongo melihat gery yang pergi begitu saja. ia berusaha meyakinkan diri jika gery benar - benar hanya lewat dan tidak sampai mengetahui mengenai transaksi yang ia dan kakak nya lakukan.
Gery tentu tidak bodoh untuk langsung membongkar kegiatan lusi. Bagi nya, selama nona muda nya tidak di sakiti ia akan mencoba menahan diri. Tapi, begitu myra tersakiti sedikit saja, ia tidak akan menahan diri lagi. Dan itu akan menjadi pukulan hebat untuk ken setelah ia tahu bagaimana busuknya kelakuan lusi.
Gery bergegas meninggalkan klub malam itu dan segera bergegas menjemput rose.
FLASHBACK OFF
" kamu kenapa sayang ? "
DEG