
" mom, dad. Ken mau menikah dengan myra besok ! " ucap ken tiba - tiba.
" APAAAAA !!" teriak ketiga nya heboh. Myra hanya terkejut dan langsung menutupi wajah nya yang sudah pasti memerah.
Myra sama sekali tidak menyangka jika ucapan ken untuk mengajaknya menikah siang tadi akan benar - benar di ucapkan di hadapan ke dua orang tua nya.
Sementara frans dan viola hanya bisa melongo mendengar permintaan konyol anak bungsu nya. MENIKAH ? BESOK ? Apa yang berada di pikiran ken sebenarnya? Bukan masalah dengan myra, mereka berdua tentu akan sangat senang jika itu benar - benar terjadi, karena sedari awal mereka memang sangat menginginkan myra menjadi menantu nya.
Tapi BESOK? Ck ck ck, seperti nya ken memang sudah gila. Apa dia pikir menikah itu segampang membeli jajan di pasaran ?
" apa maksud nya KENNEDY !" bentak viola setelah sadar dengan keterkejutan nya.
Myra gemetar, ia sangat takut saat mendengar nada marah viola. Apakah viola sudah tidak mau menerima nya sebagai istri dari ken ? Myra seketika merasa sedih, bahkan air mata nya mulai menetes di sela - sela jari nya.
" mom, teriakkan mu membuat myra salah paham, " bisik bryan pelan. Bryan tentu melihat dnegan jelas ada nya air mata di sela jari myra meskipun myra dengan perlahan menyusut nya.
Viola buru - buru meraih myra ke dalam pelukan nya. Gadis malang itu semakin kuat isakan nya.
" my .. Myra sayang, denga ... "
" ken, kamu jangan bicara sembarangan, aku memang memaafkan mu tapi aku sudah memutuskan pertunangan kita. Jadi, saat ini kita hanya sebagai teman masa kecil. Tidak leb .... "
GREP
Ken tidak menunggu myra menyelesaikan ucapan nya, ken langsung menarik myra ke dalam pelukan nya.
Di samping, viola merasa bersalah dengan ucapan nya. Tentu bukan ia bermaksud untuk menolak myra sebagai menantu nya, ia akan sangat bahagia jika ken bisa kembali kepada myra. Bagaimanapun, ini merupakan hal yang selalu ia tunggu sedari dulu. Jika saja ken tidak melakukan kesalahan yang fatal, bukan tidak mungkin jika saat ini kedua nya sudah menyiapkan pernikahan mereka.
Ia hanya merasa jengkel kepada ken karena ken dengan mudah nya melamar myra. Tanpa menyiapkan apa - apa. Meskipun ia sangat mengenal myra dan myra bukan lah tipe gadis yang rewel, setidak nya pasti myra juga memiliki impian mengenai konsep pernikahan idaman nya. Viola hanya ingin memberikan yang terbaik untuk myra sebagai tanda bersalah nya keluarga ALEXANDER di masa lalu.
Intinya, viola ingin mengadakan pesta yang megah untuk myra dan ken.
Tentu saja ini juga berlaku dengan pernikahan bryan kelak. Tapi, putra sulung nya ini belum begitu antusias mengenai pernikahan. Bryan dan ria, kekasihnya. Sepakat untuk menjalani hubungan mereka dengan santai. Tetapi mereka memang serius dengan hubungan mereka. Bryan pernah berbicara dengan ria, jika ia ingin melihat ken bahagia. Beruntung myra kembali, mungkin saat ini bryan juga akan memikirkan pernikahan nya dengan ria setelah ken dan myra menikah. Semoga !.
Ken yang sedang memeluk myra kembali merasa ketakutan saat ia mendengar ucapan myra. Ia tentu tahu apa yang akan di ucapkan oleh myra. HANYA SEKEDAR TEMAN KECIL, TETANGGA!. Tentu dia tidak akan membiarkan hal itu terucap dari bibir myra.
Myra merasakan badan ken mulai menggigil lagi, ia merasa trenyuh dan sendu. Ia tahu jika saat in ia menyentuh titik trauma ken, tapi saat mendengar viola berteriak kepada ken, myra menjadi pesimis. Ia menyangka jika viola dan frans tidak akan memberi restu jika nanti myra dan ken bersama.
" jangan tinggalkan aku lagi,,,
" jangan pergi, " ucap ken putus - putus. Bahkan nafas nya mulai tersengal - sengal.
Myra panik, ia segera membalas pelukan ken dan menepuk - nepuk pelan punggung ken.
" hei, aku nggak kemana - mana, tenang. Jangan seperti ini ken, " ucap myra panik. Air mata nya menetes. Akan kah sekarang cinta mereka terhalang restu ? Oh myr, kamu terlalu berpikir banyak.
Viola, frans dan bryan tidak bisa melakukan apa - apa. Sepanjang melihat ken frustasi, mereka hanya bisa mengawasi nya dari dekat tanpa melakukan apa - apa. Ken menolak melakukan perawatan di psikolog. Ia bertahan hanya dengan menggenggam flashdisk dan selembar foto kecil diri nya dan myra saat kecil. Setidak nya ia bisa berangsur - angsur kondisi ken membaik.
dan kini, obat nya tepat berada di pelukan nya, viola dan yang lain tidak pernah menyangka jika ucapan myra yang menyinggung kepergian nya akan berdampak begitu hebat untuk ken. Mereka akhirnya tahu betapa tersiksa nya ken selama kepergian myra. Hingga akhirnya dia membentengi diri nya dengan sikap dingin dan datar nya.
Ken sudah lebih tenang. Saat ini ia masih berada di pelukan myra.mya bisa merasakan nafas ken yan mulai teratur dan kembali normal.
" sayang, maafkan mommy, " ucap viola. Bergegas ia duduk di samping myra. Dengan gemas ia mendelik ke arah ken yang asih berada di pelukan ken.
" mommy bukan bermaksud untuk melarang kalian menikah, mommy bahkan sangat menginginkan kamu menjadi menantu sedari dulu, kan. Kamu juga tahu dengan itu, " ucap viola denan sabar. Tapi tatapan bak laser mengarah kepada ken. Ken yang merasakan hawa dingin di punggung nya, sedikit merenggangkan pelukan dari myra dan menoleh. Ia tercengang saat mendapati mommy nya tengah melototi nya.
Seketika ken nyengir, karena ia juga tahu ara pembicaraan mommy nya. Apa lagi ? Pasti mommy nya akan mengungkit kesalahan nya hingga akhirnya myra memutuskan pertunangan mereka.
" tapi akibat kebodohan seseorang, kamu malah pergi. Beruntung kamu mau kembali ke sini, pulang menemui mommy lagi, " lanjut viola.
Nah kan, benar kan apa yang berada di pikiran ken. Ia mencebik namun tidak bisa berkata apa - apa. Karena memang benar ada nya.
" mommy mu hanya merasa jengkel kepada ken, myra " lanjut frans. Ia tentu juga paham apa maksud istri nya yang langsung berteriak saat ken ingin menikah dengan yra.
" mommy ingin ken menyiapkan lamaran yang benar untuk mu, sayang. Apa - apaan dia ? Dulu saja kamu di sakiti, di sia - sia kan, lalu dengan enak nya dia berkata jika ingin menikah dengan mu ? Hei enak saja !!" ucap viola menggebu - gebu.
Ken meringis, ia menundukkan kepala nya. Merutuki tindakan buru - buru nya.
Benar kata mommy nya, betapa bren*sek nya diri nya, dulu perlakuan nya kepada myra sangatlah buruk. Bisa di katakan jika ia adalah bajin*an sejati. Lalu, sekarang ia dengan mudah nya meminta menikah dengan myra ?!.
" nah, myra sayang. Sekarang katakan kepada mommy, kamu masih mau memiliki hubungan dengan ken ?"
DEG