LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !

LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !
S2_Bab 39



Jam sudah menunjukkan pukul 5 sore. Saat ini myra tengah duduk di sofa lobby kantor. Nampak para karyawan berlalu lalang untuk pulang.


" mari, nona , " banyak sapaan yang sedari myra dapatkan dari karyawan yang melewati nya.


Myra dengan ramah membalas satu persatu salam yang di tujukan kepada mereka.


" lo belum pulang ?" sapa melvin yang menenteng tas laptop di bahu kiri nya. Dahi nya full lipatan saat mendapati myra yang malah tengah asyik duduk di sofa lobby. Melvin akhirnya menghampiri myra dan ikut duduk di sana.


" nunggu jemputan, " jawab myra enteng.


" ceileh, yang cinta lama beloman kelar, " cibir melvin sambil mengacak rambut myra gemas. Melvin Sendiri ikut merasa senang saat melihat myra nampak tersenyum malu - malu. Nampak gurat kebahagiaan tercetak di wajah nya.


" apaan sih lo ka, " jawab myra sambil menepuk pelan lengan melvin. Blushing sudah wajah nya.


" ha ha ha, akhirnya gue bisa liat lo blushing juga," ejek melvin lagi, myra hanya mendengus malu.


" eh, ini rantang punya ibu, " kata myra sambil menyodorkan paper bag besar berisi rantang kosong wadah makan siang mereka tadi.


" dasar nggak sopan ! Orang mau balikin rantang tuh harus ada isi nya balik lah, parah banget lo, " kata melvin setengah bercanda. Tapi tak urung ia menerima uluran myra berisi rantang kosong tersebut. Myra hanya terkekeh mendengar ledekan melvin. ( hayooo.. Siapa yang begitu juga ? Di kasih makanan tetangga, pas balikin piring nya pasti ngasih sesuatu juga ?


" nanti isi nya pas myra maen ke sana, myra mau bawa calon menantu buat ibu, biar kak melvin di pojokin lagi, " jawab myra memeletkan lidah nya, gantian mengejek melvin. Seketika melvin melotot. Benar juga kata myra, jika myra balik ke rumah ya dan membawa ken, asti ibu nya juga akan mengomel meminta menantu dari nya. Diam - diam melvin bergidik ngeri.


Eiittss tapi nampak nya myra lupa sesuatu, memang ken mau di ajak ke rumah melvin ?


" emangnya sape calon lo, " goda melvin. Myra tersipu malu.


" ah, lo nggak asik kak, " sebal myra menepuk lengan melvin lebih keras. Melvin hanya tertawa keras menanggapi pukulan myra.


Myra nampak kecapekan setelah memukul melvi dengan brutal. Padahal ia tidak mengerahkan kekuatan nya.


" kak mel, lo bener - bener nggak pernah berhubungan dengan cewek manapun ?" tanya myra dengan heran.


Hei, kakak nya ini luar biasa ganteng. 11 12 lah jika di sandingkan dengan ken, gery dan bryan. Tapi myra heran mengapa ia tidak pernah mengenalkan calon kakak ipar kepada myra.


" haahhhh ... Cewek ya . " desah melvin sambil mata nya menerawang jauh ke depan. Myra terdiam dan tidak bertingkah konyol lagi. Ia duduk tegak dan mulai memperhatikan melvin dengan seksama.


" lo .. Kenapa, kak ? Everything its okay ?" tanya myra hati-hati. Ia yakin jika kakak nya ini tengah menyembunyikan sebah rahasia dari myra dan yang lain nya.


" hmmmm ya .. Begitulah .. " ringis melvin sendu.


" lo nggak mau cerita ke gue ?" tanya myra lagi.


Melvin nampak menarik nafas nya dan menghembuskan perlahan. Myra menjadi tidak enak untuk mendesak elvin bercerita.


" kalo lo nggak mau cerita, nggak ap ... "


" gue cerita, " ucap melvin memotong kata - kata myra sambil tersenyum kecut.


" sebulan setelah gery nyusul lo, gue pernah bertukar kabar sama seorang finalis lomba yang sama dengan gue dan gery. Kami berkenalan saat di asrama saat itu. "


" mulai dari lomba itu, kami hanya bertukar pesan lewat online aja, karena ia berasal dari negara S sana, "


" memang hanya saling whatsapp-an, cuma gue tertarik sama dia, dan seperti nya dia juga merasakan hal yang sama, "


" terus ?" desak myra tidak sabar.


" setelah gery pergi ikut lo, kami masih saling bertukar kabar, tapi setelah 3 minggu kemudian, tba - tiba ia memutuskan kontak dengan ku, dan akhirnya kami sudah tidak saling menghubungi sampai saat ini, " kata melvin tersenyum kecut.


Mulut myra terbuka lebar, kakak nya ternyata pernah berhubungan dengan wanita dan mereka semua tidak ada yang tahu !!


myra jelas melihat gurat kesedihan saat melvin bercerita. Nampak nya melvin memang sudah jatuh cinta kepada gadis misterius itu.


" siapa nama nya ? Kenapa nggak ngomong samma gery atau sama aku ? Pasti kami bisa melacak nya, " tanya myra menggebu - gebu setengah marah.


" untuk apa ? Untuk apa mencari nya ? Saat tahu dia memilih untuk memutus kontak tanpa ada pamit sama sekali, saat itu gue tahu jika gue udah tidak penting bagi nya. Lagi pula, mungkin saat ini dia sudah lupa dengan gue, " kata melvin sendu.


" pasti dia punya alasan melakukan semua itu, " hibur myra.


" siapa nama nya ?" tanya myra.


" mikayla alkawa, " ucap melvin.


DEG


Jantung myra berdetak cepat. ALKAWA ? Kok kayak familiar ya, myra berusaha mengingat - ingat lagi dimana ia pernah dengar nama itu.


Beberapa saat kemudian suasana nampak hening. Melvin sibuk dengan pikiran nya sendiri, sedangkan myra tengah berusaha mengingat nama itu. Myra menepuk kening nya pelan saat mengingat sesuatu.


" kak, aku kenal sam .... "


" loh kalian masih belum pulang juga ?" terdengar suara gery menginterupsi ucapan myra. Myra tidak meneruskan ucapan nya dan mendelik ke arah gery.


" jangan bilang ke siapa - siapa soal ini, lo haru janji, myr " bisik melvin saat gery dan rose mendekat. Myra hanya meringis.


"lo nungguin ken ? Kenapa belum juga datang ?" tanya gery sambil melirik jam tangan nya. Sudah menunjukkan setengah 6 sore.


" macet kali, yank" sahut rose membela ken.


" jika fahmi tahu lo nungguin ken sampai jam segini, tuh bocah pasti ngamuk, " kekeh gery.


TIN TIN TIN


Tepat setelah ucapan gery, terlihat mobil lamborghini veneno navy berhenti di depan parkiran loby. Terlihat sosok tampan yang turun dan bergegas mendekat ke lobby, mendekati myra dan yang lain nya.


" maaf aku telat, yank " ringis ken.


" pas banget, telat sedikit lagi, lo bakal berurusan sama penjaga myra, " sembur gery. Ken hanya meringis. Sedangan myra sudah merona saat ken memanggil nya sayang.


" udah yuk pulang, udah mau magrib " kata melvin menyelamatkan ken dari ejekan gery.


Ke lima nya beriringan meninggalkan lobby, myra masuk ke mobil setelah ken membukakan pintunya.


KLIK


Ken memasangkan seatbelt kepada myra myra hanya melongo shock dengan pipi yang merona.


" kamu kenapa ? Sakit ?" jahil ken.


Myra hanya menggembungkan pipi nya. Ia masih belum terbiasa dengan perhatian ken.


Ken tertawa kecil dan mulai menjalankan mobil menuju rumah komplek myra.


Stu setengah jam kemudian kedua nya baru sampai karena tadi ken mampir ke sebuah masjid saat memasuki waktu magrib.


Ken membuka kan pintu dan menuntun myra untuk keluar.


Myra nampak menghirup nafas nya perlahan.


' mami papi, myra pulang '


ken dengan sigap merogoh kunci rumah myra dari saku nya dan membuka pintu. Myra mengernyitkan dahi heran.


" kamu punya kunci rumah ku ?"


DEG