
Frans dan bryan saling berpandangan. Secepat ini ken mendapat maaf dari myra ?
Frans dan bryan kompak menoleh ke arah myra yang nampak malu - malu. Dalam hati mereka sebenarnya sangat bersyukur karena melihat myra yang memaafkan ken. Tapi tentu mereka begitu penasaran, bagaimana ken membujuk myra.
Mungkin bagi bryan, ia masih bisa mengetahui garis besar nya saat melihat tapang ken yang mengenaskan saat ia ' di usir ' oleh myra dari perusahaan tadi, tapi ia tidak menyangka jika myra bahkan diam saja saat ken mulai bermanja dengan nya.
Hei bry, apakah hanya dengan memegang tangan dan memainkan jari saja bisa di sebut bermanja ? Sungguh buntib merasa kasihan dengan kehidupan pacaran mu yang hanay bisa bertemu saat sedang bekerja. Poor bryan !.
" ken, malu ih ada daddy, " bisik myra yang akhirnya tidak tahan dengan kelakuan ken. Ken hanya tersenyum main - main saja dan malah mengeratkan pegangan nya.
" ish .. Ken .. " delik myra. Ken hanya terkekeh melihat myra yang nampak akan segera meledak itu.
Setelah beberapa saat berlalu, viola ikut bergabung dengan mereka semua. Ia dengan ganas langsung menyingkirkan frans dari samping myra dan menarik tangan myra dari genggaman ken.
Ken bahkan sampai melotot ke arah sang mommy dan malah di balas dengan pelototan maut lain nya.
" APA ? Nggak terima, heh !" sembur viola dengan kejam. Frans dan bryan hanya menggelengkan kepala meeka melihat viola yang berebutan myra dengan ken. Sementara myra hanya pasrah di jadikan bahan tari - tarikan.
" kasihan myra nya itu. Mom, ken " suara frans akhirnya menginterupsi acara tarik - tarikan mereka.
" mommy kangen banget sama kamu, kamu kemana aja sih, myra sayang ?" tanya vola sambil memeluk myra. Ia bahkan tidak ragu untuk menciumi wajah myra. Dan itu membuat ken sangat iri.
" myra ada di negara S, mom" jawab myra dengan santai.
" APPAAAA ? Bukan hanya viola yang berteriak, melainkan frans dan bryan juga ikut berteriak merdu.
Mereka saling berpandangan dan akhirnya tertawa getir. Siapa yang sangka jika myra hanya bersembunyi di negara yang sangat dekat dengan mereka ?
Hanya ken yang nampak biasa karena ia sudah tahu sebelumnya. Ya meskipun reaksi awal nya juga kurang lebih sama dengan keluarga nya.
" ja .. jadi selama ini kamu ada di negara S? Cuma di negara S ?" tanya viola terbata - bata.
Ya allah, selama ini ia melihat ken yang nampak sangat frustasi dalam mencari myra. Bahkan setelah memutuskan untuk tinggal sendiri pun, iola masih terus memantau usaha ken untuk mencari myra.
Dan nyata nya, myra hanya berada di negara yang amat sangat dekat dengan mereka. Bagaimanapun, jarak antara negara S dan negara I hanya kurang lebih memakan wakt 3 jam saja !.
" ehhm, sebenar nya myra meneruskan pendidikan di negara S, lalu setelah masuk kuliah, myra langsung memegang perusahaan cabang di sana, dan terkadang lebih sering mengurusi proyek di berbagai negara, " jelas myra.
Frans dan viola kembali terkejut. Perusahaan cabang ? Proyek ? Sebenar nya apa yang dikerjakan oleh myra ? Perusahaan mana yang ia bicarakan ? Apakah myra kerja di sebuah perusahaan asing ? Jika memang benar begitu, lebih baik frans menarik myra ke ALEXANDER Group dan mengamankan posisi menantu ideal nya.
" myra sayang, kamu bekerja di perusahaan asing ?" tanya viola hati - hati.
" bukan beg ... "
" jika seperti itu, lebih baik kamu segera resign dari perusahaan itu dan bergabung dengan ALEXANDER saja, daddy akan mengatur posisi mu sebagai sekertaris ken, " sambung frans tanpa menunggu myra menyelesaikan jawaban nya.
" bukan dad, myra ngga ... "
PLAKK.
" aduh mom, sakit ..... " aduh ken meringis. Kenapa mommy nya se akan sedang melampiaskan amarah nya kepada diri nya seperti 6 tahun yang lalu saat myra memutuskan untuk pergi ? Lalu bukan kah myra juga selesai menjawab? Kenapa mommy dan daddy nya selalu memotong ucapan myra dan malah menyimpulkan sesuka diri mereka sendiri ?.
"ken menatap iba ke arah ken dan mengusap lembut punggung ken yang terkena geplakan viola. Viola membolakan mata sama dengan frans dan bryan tadi.
In .. Ini myra sudah memaafkan ken ?
Viola bisa melihat tatapan lembut ke dua nya. Apalagi ken, ia bisa melihat mata sang putra yang menatap myra dengan penuh cinta.
Sama seperti frans, diam - diam ia merasa bahagia melihat ken yang benar - benar sudah berubah dan bukan hanya karena bersalah dan menyesal. Viola juga melihat jika myra juga masih menyimpan rasa kepada ken. Saat ini viola semakin yakin akan masa depan ken nanti nya. Ia nampak bersemangat. Ia pasti akan mendapatkan myra sebagai menantu nya !.
" mom, myra bukan nya kerja di perusahaan asing, " ucap bryan angkat bicara.
Pandangan frans dan viola langsung beralih ke arah bryan. Ken dan myra juga menatap bryn, myra berterima kasih kepada bryan yang membantu nya berbicara.
" lalu ? Jika myra bukan bekerja di perusahaan asing, proyek - proyek tadi maksud nya apa ?" tanya frans yang merasa bingung.
" daddy tahu kan, kita sedang menjalin kerjasama dengan perusahaan IT legend yang baru - baru ini sangat tenar karena proyek cctv berjalan nya ?" tanya bryan dengan raut wajah misterius.
Myra nampak merona malu saat mendengar bryan memuji perusahaan nya. Kn menggenggam tangan myra lagi dan tersenyum kepada nya.
" kamu memang pantas di puji, sayang " bisik ken di telinga myra.
Myra dapat merasakan hembusan nafas ken yang berada di telinga nya. Ada sensasi menggelitik di sana. Myra buru - buru mencubit kecil perut ken. Hingga hanya terkekeh tanpa suara dan mengusap bekas cubitan myra.
" kamu masih bisa iseng ya !" desis myra.
" hi hi hi, kamu sangat menggemaskan, babe " goda ken lagi.
Tak ayal pipi myra semakin merona dan hanya bisa menutupi wajah nya dengan kedua tangan nya. Ken hanya mengusap gemas rambut myra. Tapi tak lama ia langsung mengangkat tangan dan menggantikan nya mencubit pipi tembam myra.
Ingatan nya langsung teringat dengan perlakuan nya dahulu. Bagaimana perasaan myra saat mendapati ia yang sering mengusap kepala lusi. Ken menatap sendu ke arah myra.
" maaf kan aku, " bisik ken. Myra hanya menatap ken bingung.
Interaksi mereka tentu nya di lihat oleh ke tiga orang lain nya. Frans, viola dan bryan sangat bersyukur.
" ayo lanjutkan lagi, bry. Apa hubungan nya dengan kerjasama ALEXANDER ?" desak frans kembali fokus setelah ia melihat pariwara yang di tampilkan oleh ken dan myra.
Bryan nampak tersenyum misterius yang membuat frans dan viola ingin sekali menggeplak kepala putra sulung nya itu.
" myra nggak kerja di perusahaan asing mom, dad. Karena ia yang adalah pemimpin perusahaan yang telah teken kontrak dengan kita tadi, KONDOU Inc " jawab bryan mantap.
" HAH ?"