LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !

LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !
S2_Bab 57



" tapi siapa mikayla ?" tanya gerald. Ia sekilas mengamati sekeliling nya. Hanya ada michael dan bob yang di kena kan oleh myra tadi.


" mikayla, kakak saya, dia ada di apartemen karena mungkin kelelahan, " jawab michael dengan senyum yang tersungging. Gerald mengangguk dan ikut tersenyum.


' ramah banget nih cowok, beda banget sama si burik ken, haaah. Mana 11 12 lagi cakep nya sama ken, ' batin Gerald mengagumi sikap ramah michael sambil membandingkan dengan ken yangs selalu memasang wajah garang bak kak ros !.


" ya sudah, pokok nya kamu nanti juga ikut ya rald," ucap myra antusias dengan reunian dadakan yang akan mereka hadiri sekalian bertemu dengan gery.


" gampang lah. Di mana emang nya ?" tanya gerald sambil menyanggupi permintaan myra.


" hmm, di unit nya gery aja lah, gery memang nggak mau pingitan, tetapi ia di larang buat keluar dari unit," jelas myra.


" unit gery ? KONDOU apartemen maksud lo ?" tanya gerald yang masih ingat jika dulu ia pernah di ajak bertandang ke KONDOU apartemen meski hanya di lobby saat memiliki misi untuk menyelamatkan ken dari lusi.


" hmmm, d lantai 31, " jawab myra.


Gerald tertegun sebelum menganga mulut nya. Bukan ia tidak pernah dengar mengenai apartemen yang satu ini. Konon apartemen ini hanya di buka untuk umum sampai lantai 1 saja. Sementara sisa lantai 5 - 30 di gunakan untuk karyawan KONDOU Inc.


" serius di lantai 30?" tanya gerald sedikit menyangsikan ucapan myra. Rupa - rupa nya ia belum tahu jika myra adalah pemimpin KONDOU Inc.


" myra pemimpin dan pemilik KONDOU Inc, gerald " ucap ken dengan memutar bola mata nya jengah dengan sikap sangsi gerald.


" HAAAA ? SERIUS LO?" terik gerald. Sekali lagi, suara bak TOA milik gerald menjadikan meja mereka pusat perhatian lagi.


" si gerald emang nggak pernah berubah lah" ucap myra terkekeh.


" nampak nya semua teman - teman my tidak ada yang tahu mengenai jati diri mu ya, myr ? Ucap michael dengan nada biasa saja jika menurutnya. Tetapi mengandung sindiran bagi ken. Hati nya sedikit tersentil saat michael mengucapkan kalimat tersebut.


ken menatap tajam ke arah michael lagi yang tengah tersenyum ke arah myra.


" ahh, memang dulu kan aku nggak buka identitasku di sini, mike " jawab myra. Tidak tahu dengan suasana hati ken yang nampak nya memburuk.


" kamu benar bro, aku cukup terkejut. Gilaaaaa, lo selama ini lo nyembunyiin fakta yang besar begini !! Jangan bilang game yang dulu di kata gery dapet dari orang dalam itu juga dari lo !! Cecar gerald yang langsung mengusak kepala myra dengan gemas. Ken dengan cepat menampik tangan gerald.


" ha ha ha, ampun ampun rald, " pekik myra yang masih saja kena gelitikan dari gerald meski sudah mendapat tampikan dari ken.


" oh ya ? Saya ingat dulu myra sudah seperti ini sejak pertama kali kami bertemu, " ucap michael semakin memancing kemarahan dan rasa iri ken.


Beda dengan ken, dengan michael berbicara seperti itu. Entah sadar atau tidak sadar michael telah menyentil luka dan rasa penyesalan ken karena sebagai tetangga sejak kecil ia sampai tidak tahu jati diri seorang myra. Sedangkan dengan michael, myra bisa di katakan tampil all out. Entah dengan status sebagai pewaris KONDOU atau dengan wajah nya yang asli.


" tapi menurutku, entah bagaimana waja myra. Baik itu dulu atau sekarang, saya rasa myra tetap mempesona "


' wah, wah, wah.. Boleh juga nih bule persilangan ! Bang ken sampai nggak bisa berkata - kata ' fahmi langsung bisa menilai jika michael memang sedang sengaja menyerang ken.


" ah, kamu mah emang kayak begitu sejak dulu, tukang goda, dasar " bibir myra memberengut dengan godaan michael yang memang kerap kali di lepaskan itu.


" ha ha ha, maaf maaf " ucap michael menyudahi acara menggoda myra dan juga menyindir ken. Ia cukup puas melihat wajah merah ken dan tangan nya yang terkepal itu.


" hmmm, ya sudah, mari kita pulang terlebih dahulu, nanti sehabis isya kita kumpul di unit gery saja. Nanti fahmi yang akan menyampaikan kepada gery, " ucap myra mulai mengomando untuk acara nanti malam.


Semua sudah setuju dan kini mereka mulai beranjak menuju tempat tinggal masing - masing. Bob dan michael di antar oleh fahmi menuju unit di lantai 5 KONDOU apartemen sekalian ia akan menuju tempat tinggal nya, yaitu di unit gery. Sementara myra, ia pergi dengan gerald dan ken. Ken akan mengantarnya ke rumah komplek.


" kenapa harus pulang segala sih, " ucap myra sambil mencubit pinggang ken. Ken hanya terkekeh tanpa ada niat menjawab. Sebenarnya suasana hati nya tengah buruk karena ucapan michael tadi.


" alah, masa lo nggak tau, myr ? Nih si burik cemburu, " sahut gerald yang berada di balik kemudi.


Myra mengangkat alis nya karena merasa bingung dengan ucapan gerald. Cemburu ? Masa sih karena michael ? Perasaan tadi ia tidak melakukan kontak secara langsung dengan michael.


" kamu cemburu ?"tanya myra sambil menatap lekat wajah ken.


Ken hanya menyembunyikan wajah nya di leher myra. Gerald sebenar nya ingin sekali meledek tingkah ken yang cukup kekanakan menurut nya. Tapi ia menahan itu semua. Ia paham, ken merasa ketakutan sekarang. Jika di bandingkan dengan lusi sebagai saingan, michael lebih dari berkali - kali lipat lebih unggul.


Gerald diam - diam melirik kaca spion tengah yang menampakkan kondisi di jok belakang tempat ken dan myra duduk. Nampak ken memang menampilkan wajah frustasi nya. Ken hanya diam tetapi wajah nya nampak sendu.


ingin rasa nya gerald mengejek, tetapi ia juga tidak tega.


' sekarang lo ngerasain apa yang myra rasain dulu, mungkin ini masih belum seberapa karena michael dan myra tidak ada hubungan apa - apa. Sementara lo dulu ? Haaaahh, semoga lo sadar, seberapa berharga apa myra,' batin gerald.


Tak lama kemudian, gerald menurunkan ken dan myra di depan rumah komplek milik myra. Myra nampak melambaikan tangan ke arah gerald yang mulai menjauh. Myra lalu merangkul ken yang sedari tadi masih saja mendiamkan nya.


" kamu kenapa, ken ?" tanya myra setelah mereka berdua sudah masuk.


" katakan padaku, apa kamu masih memiliki rahasia lagi ?"