LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !

LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !
Bab 63



" lo lagi nyari apaan ?" tanya gery.


" semua tentang lusi dan jhonson, " jawab myra singkat tanpa mengalihkan pandangan nya dari layar laptop.


Gery terhenyak. Apakah myra sudah mengetahui sesuatu ? Apakah ia harus memberi tahu nya tenang semua fakta mengenai kedua nya ?


Gery nampak kebingungan, tapi kemudian ia berpikir, jika myra cepat atau lambat pasti akan mengetahui tentang lusi dan juga jhonson. Entah melalu tangan nya atau ia mengetahui nya sendiri, mengingat jika nona muda sekaligus sahabatnya ini hacker yang cukup bisa mengguncang dunia.


" kenapa lo diem ? Lo udah tahu sesuatu kan ?" tembak myra tepat sasaran. Gery meneguk saliva nya kelat. Myra selalu bisa membaca ekspresi wajah nya.


" ehhmmm... It .. Itu .. "


" itu apa ? Lo mau kasih liat ke gue atau gue cari sendiri ?" kata myra tajam. Lagi - lagi gery menelan kasar saliva nya.


" iyaa - iya, ini gue langsung kirim ke email lo, " kata gery sambil mengambil handphone nya dari saku jaket dan segera mengotak atik nya.


TING


Terdengar suara notif dari handphone myra, pertanda jika ada sebuah pesan masuk. Myra mengambil nya dan ternyata email dari gery yang masuk. Myra segera membuka dan membaca setiap detail yang tertulis di sana.


" gilaaaa.. Lo tahu ini semua tapi lo ngga kasih lihat ke ken ?" gemas myra. Gery hanya menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal.


" bener - bener nggak tanggung - tanggung tu orang berdua, sampai jadi buronan gini. Ck ck ck, " decak myra tak habis pikir saat membaca setiap informasi mengenai lusi dan jhonson.


" kan kemarin lo sendiri yang minta buat gue dan yang lain ikut campur urusan lo dan ken, "


" ya meskipun lo larang gue tetep nyari info mengenai mereka berdua. Buat jaga - jaga, " sambung gery yang tidak mau di salahkan sambil meringis.


Myra menghembuskan nafas kasar. Ia sangat tahu tabiat gery yang selalu waspada dan hati - hati terhadap sekitar. Tidak seperti diri nya yang cuek tetapi diam - diam menerapkan sistem pertahanan diri. Yaah walaupun ia sempat kecolongan saat lusi memfitnah nya dengan foto yang sama sekali tidak bermoral menurut nya.


Terkadang ia mempertanyakan kejeniusan sahabat masa kecil nya itu, bagaimana bisa ia bisa begitu terperdaya dengan foto yang sederhana ? Jika bukan di tutup dengan rasa cemburu atau emosi sangat mustahil bagi ken untuk tidak berpikir jernih. Tapi tunggu ? Cemburu ? Mungkinkah ken cemburu pada nya? Myra menggelengkan kepala dengan pemikiran nya sendiri.


" haah, ya sudahlah. lo menang, " kata myra. Gery meringis memperlihatkan gigi nya yang berderet rapi.


" apa yang akan lo lakukan ?" tanya gery mendekat ke arah myra.


" apa ? Aku tidak akan melakukan apa - apa, aku hanya akan fokus tentang uji coba masal flying dragonfly nanti nya, setelah itu pengiriman nya, dan lagi aku juga harus menyiapkan diri untuk sekolah di negara S kan ? jawab myra santai.


' aku tidak akan bilang jika aku akan membongkar kebusukan lusi kepada ken. Kalian pasti akan menghalangi ku sekali lagi' batin myra.


' dan lagi, ini adalah salam perpisahan ku dan juga hadiah terakhirku untuk ken, semoga ia bisa bahagia setelah lepas dari jerat lusi. Meskipun mungkin ia akan mengalami sakit hati karena luka dari lusi,' batin myra lagi.


Gery menghela nafas kasar. Kali ini ia akan mempersiapkan segala sesuatu untuk kemungkinan yang kan terjadi. Tiba - tiba saja perasaan nya menjadi tidak enak. Semoga saja bos nya kali ini tidak memilih jalan yang nekat.


" gue harap lo nggak ngadi - ngadi, myr, " kata gery tajam memperingati myra


Myra tertawa renyah mendengar peringatan gery. Ia wajib waspada pada insting asisten pribadi masa depan nya ini. Tapi tak ingin membuat gery khawatir, myra pun mengangguk sambil tersenyum sok polos.


" emang gue bisa lakuin apa sih, ?" tanya myra imut. Gery berdecak. Myra tambah tergelak.


💨💨💨


Myra memutuskan untuk masuk sekolah setelah seminggu ia ijin tidak masuk. sepanjang lorong ia menyapa dan di sapa oleh adik dan kakak kelas nya. Myra tersenyum ramah dan membalas sapaan mereka.


' hah, kehidupan sekolah biasa seperti ini akan aku rindukan, ' batin myra.


Ya, myra sudah bertekad untuk pindah sekolah setelah ia mengikuti perlombaan dengan melvin. Selain untuk menghindari ken, myra ingin mengikuti kelas akselerasi lagi agar ia cepat selesai menempuh pendidikan nya. Sehingga ia nanti nya cepat juga mengurusi perusahaan dan tidak terlalu merepotkan frederick terus menerus. Lagi pula para eksekutif junior yang ia rekrut juga akan terus belajar dan berkembang.


Saat sudah memasuki kelas, ia melihat lusi sendirian di bangku nya. Myra bergegas untuk menyapa nya,


" pagi lus, " sapa myra. lusi mendongak kan kepala nya dan tersenyum sinis ke arah myra. Ia sudah tidak menutup - nutupi sikap nya.


" ya, ada perlu apa ?" tanya lusi ketus. Myra tertegun dengan sikap lusi yang nampak nya sudah tidak ada keramahan. Mra menghembuskan nafasnya kasar.


" aku ingin kita bicara nanti sepulang sekolah, " jawab myra datar, ia juga tidak akan beramah tamah kepada lusi.


" kenapa ? lo mau rebut ken ? Bukan nya ken sudah minta buat lo batalin perjodohan kalian ?" ejek lusi. Tangan myra terkepal erat, sebisa mungkin ia menahan emosi nya. Di pikiran nya bagaimana lusi tahu tentang hal itu ? Apakah ken yang menceritakan nya ? sebegitu cinta nya ken kepada lusi hingga ia menceritakan mengenai perjodohan di antara mereka


" bukan, ada hal lain yang ingin aku bicarakan, " kata myra tenang.


" oke, jawab lusi singkat. ,myra langsung berlalu pergi dari hadapan lusi. Bertepatan dengan itu, ken masuk kelas bareng dengan gerald. Lusi segera berlari menghampiri ken dan bergelayut manja di lengan nya.


" pagi kak, " sapa lusi dengan nada polos nan manja. Mata nya melirik ke arah myra yang sedang memperhatikan kedatangan ken.


" pagi sayang " jawab ken sambil mengelus lembut rambut lusi. Gerald memilih menyingkir. Ia tentu muak dengan drama yang ditampilkan oleh lusi. Bai nya jika ken sedang berada di dekat lusi ia seperti tidak mengenal ken lagi. Ken bagi nya sudah berubah.


ken menggandeng lusi untuk duduk di bangku mereka, nampak ia tengah berbicara dengan lusi dan di selingi dengan bercanda. Terlihat tawa bahagia di wajah ken.


Myra melihat itu semua, hati nya remuk seketika, gery yang ada di samping nya hanya bisa menghela nafas kasar.


' bos, meskipun hidupmu lebih bergelimang harta, tapi cintaku dan rose lebih simple dan lebih glamour, lo harus bahagia seperti kami, bos '