
" haaah, percuma lo nyesel, sudah terlambat, " kata gerald. Ken mendelik tak suka mendengar apa yang di ucapkan oleh gerald.
" kenapa? Lo gak terima ? " tanya gerald menantang. Salah siapa ken menyebalkan dan membuat sosok adik yang ia sayang sampai memutuskan untuk pergi.
" nyatanya omongan gue bener kok, lo udah telat baru nyesel sekarang ! " kata gerald lagi. Ken menatap gerald tajam.
" apa maksud omongan lo ?" tanya ken sambil menghapus sisa air mata nya. Dia tidak merasa malu kepada gerald karena ia menangis, karena pertemanan mereka memang sudah erat. gerald tahu buruk nya ken, begitu pula sebaliknya.
" myra bakal pergi dari negara ini ! " kata gerald datar.
DEG
" nggak, nggak mungkin. Myra bakal tetap di sini, mra bakal tetap nungguin gue, " kata ken yang mulai panik.
Gerald tertawa, entah apa yang di dalam pikiran ken saat ini. Jika dia yang menjadi myra, tidak akan sekuat ini mendapat perlakuan dari ken.
" LO GILA !! LO PIKIR LO SIAPA HAH ! SAMPAI MYRA HARUS TETAP TAHAN NUNGGUIN LO ! LO KIRA SELAMA INI LO NGAPAIN AJA !!? APA YANG LO LAKUIN KE DIA HAH ! "tanpa sadar gerald berteriak kepada ken. Gerald muak, ia muak dengan sikap egois ken. Dia pikir dia siapa ?.
" tapi gue belum minta maaf ke myra rald, " jawab ken lemas. Ia tidak bisa menyangkal apa yang di katakan oleh gerald karena 100% benar. Tapi, apa tidak boleh dia berharap myra memberikan sat kesempatan ? Oh ayolah ken, selama ini kesempatan terbuka lebar untukmu, tapi apa kamu mengambilnya ?.
" buat apa ? Apa kurang selama ini myra ngasih lo kesempatan buat minta maaf hah ! Myra juga berhak buat bahagia ken, lo harusnya sadar dan ikhlasin myra " kata gerald dengan nada yang mulai terkontrol.
" nggak, myra milik gue, nggak bakalan gue biarin dia menjadi milik orang lain apalagi pergi ninggalin gue " kata ken. Gerald marah dan tidak habis pikir dengan apa yang ken pikirkan.
" terserah lo, yang jelas gue cuma mau bilang. Myra akan pergi, dan ini gue denger dari gery langsung, " kata gerald bersiap beranjak pergi.
" gue harap lo sadar ken, lo udah menyakiti myra begitu dalam, selamat dengan keberhasilan lo udah buat adik kecil gue pergi ! " lanjut geral. Lalu ia mulai keluar kamar ken meninggalkan ken yang sedang terduduk lemas di lantai.
' nggak, myra nggak bakal ninggalin gue, myra sayang dan cinta sama gue, ' racau ken.
Ken beranjak dari duduk nya, ia mulai berpikir jernih. Ia harus segera berbenah dan akan mencari tahu mengenai keadaan dan keberadaan myra sekarang.
ken segera bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan berganti pakaian karena pakaian yang ia pakai masih compang camping penuh dengan bercak darah milik myra.
Saat sedang mengeringkan rambutnya, mata nya tanpa sengaja menangkap beberapa benda yang tadi sempat di berikan oleh myra. Flashdisk, mini proyektor, dan juga gantungan kunci serupa dengan miliknya.
' myr, lo nggak akan pergi ninggalin gue kan ?' batin ken sendu. Ia segera mempercepat acara bersih - bersih nya an segera meraih benda pemberian myra.
💨💨💨
Bryan yang mendapat kabar dari frans jika terjadi sesuatu dengan adik dan sahabat tetangga nya segera melesat menuju kota J tempat keluarga angkatnya berada. Tak lupa dengan seperangkat laptop canggihnya yang selama ini menemani nya bekerja, baik untuk perusahaan cabang yang ia pimpin juga untuk pekerjaan hacker nya.
Jarak antara kota J dengan kota B hanya memerlukan dua jam perjalanan menggunakan motor, dan bryan memang memilih menggunakan motor sport nya dari pada menggunakan mobil karena ia ingin mempersingkat waktu dengan menghindari kemacetan karena hari ini adalah weekend.
Bryan sampai mansion tempat ayah dan ibu angkat serta adik angkat nya tinggal. Ia segera masuk kedalam setelah ber basa - basi dengan beberapa satpam penjaga mansion besar itu.
Mata bryan menjelajah ruang tamu mencari keberadaan sang ibu yang sudah lama ia tidak jenguk karena kesibukan nya. Merasa tidak menemukan dimana pun, bahkan di dapur yang nota bene adalah tempat favorit sang ibu, bryan kemudian memutuskan pergi ke ruangan kerja sang daddy.
TOK TOK TOK
" MASUK "
Mendengar sahutan sang daddy yang mempersilahkan masuk, membuat bryan segera mendorong pintu dan masuk ke dalam nya.
" dad, " sapa bryan. Ia segera menghampiri frans dan salim takzim kepada daddy nya.
" kamu pulang nak ?" kata frans terharu. Bryan memang jarang pulang. Sebulan sekali bahkan terkadang jika sedang sibuk dengan tugas kuliahnya bisa sampai tiga bulan sekali. Karena bryan bukan hanya kuliah. Ia juga di percaya memimpin cabang Alexander group yang berada di kota B. Di tambah dengan hobi nya yang menjadi hacker yang membantu sang daddy jika kemampuan nya di butuhkan.
" bagaimana bryan tidak pulang jika keadaan nya seperti ini, " jawab bryan sambil mendaratkan bokongnya di sofa yang ada di ruang kerja daddy nya.
" hmmmm, daddy pusing bry, mommy mu bahkan sudah mengeluh pusing. Terlalu banyak kejutan yang ia terima sedari tadi pagi, " kata frans sendu.
" ya, untuk membatalkan perjodohan nya dengan ken, " lirih frans sedih. Bryan menghentikan ketikan di keyboard nya. Ia memandang sedih frans yang nampak frustasi.
" ken dimana dad ?" tanya bryan lagi.
" seperti nya dia di dalam kamar nya. ada gerald yang berkunjung tadi., " jawab frans.
" dia sangat nampak menyesal, dan juga terlihat shock. Myra tertabrak di depan mata nya. Myra sempat menarik dan meneriaki nya, " lanjut frans.
Bryan mengangguk mengerti. Ia kembali mengotak atik keyboard di laptop nya. Ia mencoba mengikuti pergerakan myra dari mansion hingga menuju ke kafe tempat ken bertemu dengan teman nya.
" nggak ada yang aneh, myra hanya terlihat sangat panik, ada apa sebenarnya ?" kata bryan pelan. Frans mendekat.
" apa kamu bisa melacak di mana myra saat ini nak ? " kata frans berharap.
" akan bryan coba dad, sejauh ini cctv masih normal, tapi tungg .. ." bryan terkejut, saat hendak memutar cctv saat myra akan tertabrak, tiba - tiba ada sebuah virus yang menyerang nya. Tidak terlalu berbahaya. Hanya menghalangi akses nya untuk menyelidiki TKP lebih lanjut.
Bbzzzztttt ... Bzzzzttt
Hanya ada suara seperti desisan lebah yang terdengar. Sedangkan untuk gambar hanya ada gambar buram seperti ribuan semut yang sedang bergerombol. Seolah sedang melindungi sebuah tayangan film.
" ini aneh, bry hanya bisa mengakses sampai saat myra sampai di kafe, dad " kata bryan.
Frans mendesah, semakin ia penasaran dengan identitas dari anak sahabat nya.
" daddy yakin jika identitas myra tidak sesederhana itu, bry " ungkap frans. Bryan mengangguk.
TRING
📩 1 email has received
Bryan memandang frans dan juga ponsel nya bergantian. Ia mengernyit saat melihat ada sebuah pesan yang masuk ke email nya.
" login lah, maka kalian akan mendapat sebuah fakta, "
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Doain bisa up lagi yaaa..
Tetap dukung buntib.
Jangan lupa komen dan like nya..
Terima kasih🙏😘