
" saat itu, setelah aku tahu jika kamu ternyata sedang bertemu dengan jhonson, aku langsung bilang ke mommy dan daddy buat batalin pertunangan yang di minta sama mami dan papi. Lalu aku langsung nyusul kamu ke kafe, karena aku tahu, jika jhonson dan lusi pasti akan menjalankan rencana mereka buat habisin kamu saat itu ... "
DEG
Kembali kejutan ada di dalam hati ken,
Bukan kah itu arti nya myra tahu jika akan ada kecelakaan yang mengarah kepada nya ?
Jadi myra tahu jika ia bisa saja celaka karena melindungi ken?
" ja .. Jangan bilang kamu tahu jika kemungkinan lusi dan jhonson sedang merencanakan sesuatu buat aku sedari awal ?" tanya ken dengan bergetar.
Myra tersenyum lembut tanpa menjawab. Ia membelai wajah ken dan hanya diam.
" saat aku bertemu dengan lusi, dia sempat ngancem aku buat nggak bongkar semua atau dia bakal apa - apa in kamu." jawab myra. Ken hanya mematung mendengar nya.
" dia ancam bakal sentuh nyawa kamu, saat itu aku panik dan gegabah, aku malah bilang ke kamu. Dan seperti nya kamu juga mulai menyelidiki ucapan ku "
Saat itu ingatan ken mulai kembali ke masa lalu. saat ia memerintahkan seseorang untuk menyelidiki lusi karena lusi semakin mendesak nya untuk memberikan uang 100juta dengan dalih pengobatan daddy nya atau entah apa ken lupa.
Mungkin saat itu lusi dan jhonson mulai curiga dan menyangka jika myra membocorkan semua nya. HIngga lusi dan jhonson mulai merencanakan untuk menghapus jejak sekaligus melenyapkan ken untuk balas dendam kepada myra.
" mungkin dia nyangka nya aku udah sebarin rahasia mereka ke kamu, dan mempercepat rencana mereka. Beruntung minggu itu aku pergi ke mansion untuk pembatalan pertunangan dan pamit ke mommy dan daddy buat pergi dari negara ini, " lanjut myra sendu, mereka berdua saling menatap sendu.
Ken dengan berani nya mencium kening myra lama. Dan myra hanya memejamkan mata nya menikmati rasa nyaman di hati nya.
" setelah aku ketemu lusi, dan melihat mu yang nampak bahagia dengan nya, aku memutuskan untuk melanjutkan sekolah di negara S , "
" JADI KAMU SELAMA INI DI NEGARA S ?" potong ken dengan sedikit berteriak kaget. Jelas kaget. Jarak antara negara I dan negara S tidak sampai 4 jam penerbangan saja ! Tidak pernah terpikirkan oleh ken jika myra hanya bersembunyi di tempat yang sangat dekat dengan nya.
" ya, awal nya aku berniat untuk pindah setelah selesai event lomba di negara S juga sama kak melvin. Aku akan tinggal di sana, mengambil kelas akselerasi sesuai apa yang di inginkan papi sedari aku SD "
Ken kembali kaget. Ternyata tuan kenshin sudah menginginkan myra untuk ikut kelas akselerasi sejak SD dan ia tidak tahu itu.
" la .. Lalu kenapa kamu nggak ambil akselerasi saat SD ?" tanya ken dengan ragu myra menaikkan alisnya sebelah dan setengah mencibir ke arah ken.
" kamu yakin nggak tahu alesan nya ?" myra tanya balik. Ken menelan saliva nya kelat.
" itu ... Karena aku ?" tanya ken setengah yakin.
Myra tersenyum dan mengangguk.
" bolehkah aku menyebut sebagai cinta sejak dini ? Karena nyata nya aku sudah tertarik dengan mu sejak kami pindah ke depan mansion mu , " jujur myra dengan santai. Ia sedang mencoba mengeluarkan semua nya tanpa ada yang ia tutupi.
" tapi ternyata aku malah kecelakaan, yaah jadi nya aku berangkat terlebih dahulu dari rencana awal. Dan saat itu, kebetulan atau entah apa, sekolah yang ingin aku tuju juga sudah menerima ku. Lalu aku sekalian saja berangkat terlebih dahulu dari jadwal masuk sekolah sekalian untuk memulihkan keadaan dan juga luka - luka akibat kecelakaan itu, " cerita myra santai. Sungguh ia seperti tiada beban saat menceritakan semua.
Ken memeluk myra dengan erat. Mereka berdua merindu dan itu semua karena diri nya yan nggak peka sama sekali.
" ken, bohong kalau saat itu aku bilang buat kamu lupain aku san sebalik nya, nyata nya aku yang malah nggak bisa sedikitpun ngelupain kamu. Sedikitpun nggak pernah aku bisa buat lupa sama kamu, "
" aku milih buat belajar dengan sangat keras, kuliah dengan giat dan bekerja tanpa kenal waktu, hanya agar aku bisa sedikit ngelupain kamu. Hanya agar aku nggak selalu mikirin kamu, "
" aku tersenyum kepada semua orang, tapi mereka tidak tahu jika setiap malam aku selalu menangis hanya karena aku kangen kamu tapi aku nggak berani buat nyari tahu keadaan mu, " ucap myra tersenyum di pelukan ken. Ken semakin mengeratkan pelukan nya tanpa menjawab ucapan myra.
" kamu nggak tahu kan kalau sebenar nya bang bryan, mommy dan daddy tuh masih berkomunikasi sama aku " tanya myra.
Ken melepaskan pelukan nya dan menatap myra meminta penjelasan.
" iya aku memang masih sering mengirim mereka pesan, setiap selasa, kamis dan minggu "
" APA ? Haaiiiiihh kalian sungguh tega " murka ken. Ia sama sekali tidak akan menyangka lagi jika selama 6 tahun ini abang dan orang tua nya masih saling berkomunikasi dengan myra. Kenapa mereka tidak memberi tahu ken ?
" he he he, kami saling bertukar kabar, bahkan bang bryan sama daddy malah berusaha buat lacak aku, tapi jelas mereka tidak akan bisa " ucap myra sambil menjulurkan lidah nya.
Ken tersenyum, menarik hidung myra dnegan gemas.
" nakal !" ucap ken. Ia tentu tidak akan bisa marah kepada myra kan ? Ia jelas sedang menghukum nya.
" jadi, sekarang kamu mau maafin aku kan ?" tanya ken penuh harap.
" apa nggak sebaiknya kita lakukan meeting terlebih dahulu. Kasian sama bang bryan dan yang lain, tim produksi juga udah nyiapin persiapan sedari seminggu yang lalu, " ucap myra sambil menunjuk ke beberapa komputer dan juga dummy real estate yang sudah terhampar di meja.
ken menatap ke arah yang di tunjuk oleh myra. Benar, ia masih berada di kantor dan tengah akan membahas proyek besar mereka. Ken menatap myra lekat.
" kamu janji, sehabis meeting ini kita akan bicara lagi. Dan jangan coba - coba untuk menghilang lagi ?" kata ken penuh harap. Myra tersenyum dan mengusap wajah ken dengan lembut.
" ya, aku janji kita akan bicara." ucap myra.
Ken melepas pelukan nya. Ia dan myra merapikan pakaian mereka dan memanggil bryan dan yang lain untuk masuk.
BRAKK
" kakak nggak apa - apa kan ? Si bajin*an ini nggak ngapa - apain kakak kan ?"