
" kamu kenapa, ken ?" tanya myra setelah mereka berdua sudah masuk.
" katakan padaku, apa kamu masih memiliki rahasia lagi ? Yang aku tiak ketahui tetapi pria itu ketahui ?" tanya ken tanpa menjawab pertanyaan myra. Ia bahkan menekan tangan myra menuju dinding samping pintu setelah myra menutup pintu dan mulai mengukung nya.
Myra nampak mengerjab, mencoba mencerna apa yang di ucapkan oleh ken lalu mulai mencocokkan dnegan ucapan gerald di dalam mobil tadi. Benar, seperti nya memang ken sedang cemburu. Myra tersenyum dan menatap lekat wajah rupawan di depan nya ini.
" kamu beneran cemburu ?" suara lembut myra bertanya untuk kedua kali nya. Ken menghela nafas nya dan melepas tekanan tangan nya pada tangan myra. Ia menyenderkan kepala nya di bahu myra. Tangan nya memeluk pinggang myra. Perlahan myra merasakan ken mengangguk di pundak nya.
Myra tersenyum. Aliran hangat terasa di hati nya. Ken merasa cemburu. Haruskah ia menangis atau malah menertawai ken ?
Jika myra egois, bisa saja myra mengabaikan perasaan ken yang tengah cemburu. Bukan kah dulu ia juga merasakan hal yang sama? Bahkan lebih ?.
Tetapi, myra tidak ingin lagi mengungkit masa lalu nya yang menyakitkan. Bagi nya, saat ini ken udah menerima perasaan nya adalah hal yang paling membahagiakan untuk nya.
Tapi rupa nya hal ini masih saja menjadi beban untuk ken. Mengetahui jika ada pihak lain yang lebih mengenal myra, rupa nya memberikan pukulan telak kepada ken. Tidak bisa di biarkan, dia tentu tidak akan rela ada orang lain yang lebih mengenal myra nya !!
" kenapa harus cemburu, hm ? Mike hanya sahabat ku dan gery saat SMA, dan kebetulan ia juga ikut masuk kelas akselerasi serta masuk di kampus yang sama, " cerita myra. Ken malah semakin mempererat pelukan nya di pinggang myra.
" hei, sebenar nya ada satu hal yang aku masih sembunyikan, " ucap myra tiba - tiba. Membuat melepaskan pelukan nya dan menatap myra penuh harap. Persis seperti anak kecil yang tengah mengharapkan permen dari ibu nya. Setidak nya itu yang berada di pikiran myra.
" apa ? Ayo katakan kepada ku, " ucap ken tidak sabar. Myra hanya terkekeh dan jari nya mulai menelusuri wajah ken dengan lembut.
" hal ini akan menyita banyak waktu, ken. Tidak akan cukup jika aku kasih tahu sekarang, nanti nya kamu malah semakin penasaran. Jangan lupa jika nanti kita akan menghadiri acara gery, sekarang sudah hampir magrib " ucap myra dengan lembut. Membuat ken menggembungkan pipi nya.
" ayo lahh ~ " rayu ken.
" aku janji, besok aku akan memberi tahu kepadamu. Percaya lah ken, waktu nya nggak akan cukup jika hanya satu jam" bujuk myra.
Ken menghembuskan nafas nya kasar. Ia juga tidak yakin sebenarnya waktu nya akan cukup, karena ini memang sudah hampir jam 6 sore.
" kamu janji besok akan member tahu ku ?" tanya ken dengan tampang memelas.
" janj, " ucap myra.
" janji jika rahasia yang ini si pria bule itu nggak tahu juga ?" ucap ken membuat myra tertawa. Rupa nya ken masih saja tidak mau kalah dengan michael.
" hmm, iya. Janji, " ucap myra meyakinkan ken.
Ken akhirnya melepaskan pelukan nya dari myra. Ia perlahan mulai tersenyum manis.
" dasar, kayak masih bocah aja, pakai segala cemburu, " goda myra.
" salahkan diri mu yang terlalu menarik perhatian orang lain, sayang " jawab ken acuh.
Kedua nya kemudian berpisah. Ken memutuskan untuk mandi di mansion saja. Sementara myra juga akan mandi dan menjalankan ibadah nya. Mereka akan berangkat bareng ke unit gery setelah selesai melaksanakan sholat isya.
...----------------...
Suasana unit gery sekarang mulai ramai.
bob, mikayla dan michael sudah berada di sana setelah di jemput oleh fahmi atas perintah myra.
' siapa yang peduli sama pesta lajang ? Orang aku cuma mau ngadain REUNI, '
Begitu lah apa yang myra ucapkan saat gery menelpon nya mengajukan protes.
Makanan khas sudah di pesan dari JAWA BAHAGIA'S CAFE. Ada begitu banyak hidangan. Mulai dari sate ayam, pempek palemb*ng,rendang, gulai daging sapi, dan juga sop ayam kampung.
Untuk variasi nasi, myra secara pribadi meminta nasi tiwul dari ibu melvin, ada juga nasi merah dan nasi putih biasa.
Minuman nya juga tidak kalah bervariasi, wedang ronde, aneka jus, teh atau kopi, infused kurma pun bahkan ada.
Sementara untuk dessert, myra meminta es pisang hijau, es cendol, da juga gethuk lindri.
Hidangan ini juga di gunakan untuk menjamu michael, bob dan mikayla. Mereka pasti nya belum terlalu familiar dengan hidangan tersebut terutama dengan bob yang orang asli negara S. Semoga saja ia bisa menyesuaikan lidahnya dengan menu - menu tersebut.
Adapun michael dan mikayla, meskipun sang ibu berasal dari negara I, mereka juga sangat jarang bahkan mungkin sudah lupa dengan rasa - rasa masakan Nusantara karena sedari kecil mereka sudah tinggal di negara S.
" waaaaahhhh, masya allah. Selamat bro, akhir nya lo sama rose nikah juga, " ucap michael begitu ia memasuki unit gery yang sudah di sulap menjadi ruangan pertemuan anak - anak muda. Bahkan frederick saja sampai harus mengungsi ke unit di lantai 6 agar memberi sedikit ruang untuk acara REUNI yang di langsungkan di kediaman nya.
" ha ha ha, iya, alhamdulillah, makasih loh kalian sudah mau menyempatkan kesini, padahal yang ku dengar ALKAWA Group bukan nya sedang sibuk - sibuk nya ?" ucap gery menerima jabatan tangan michael dan bob.
" hai ger, kita akhirnya ketemu lagi, " ucap mikayla kepada gery.
" hai kak kay, akhirnya kamu mau ikut mike ke sini juga, " jawab gery.
Gery menerima ketiga nya dengan hangat. Seperti yang sudah di ketahui, gery sudah mengenal michael dan juga bob karena selain sahabat sejak SMA, mereka juga adalah mitra kerja. Sementara dengan mikayla, gery bertemu saat lomba bersama elvin menggantikan myra.
" ayo sini, aku kenalin sama hida .... "
"GERRYYYYYY YUHUUUU "
Teriakan dari arah pintu memotong ucapan gery. Gery sedikit mengangkat alis nya saat mengetahui siapa gerangan yang dengan pede nya berteriak.
" gerald ? Lo balik juga akhirnya !!" sapa gery. Kedua nya memang tetap saja menjalin komunikasi meskipun terpisah kala itu.
" yoo tentu saja dong, lawan main game ku mau merit ya jelas gue harus menyempatkan waktu buat pulang, " jawab gerald terkekeh. Gery pun ikut tertawa.
" hai bob, mike, kak kayla, " sapa gerald kepada rombongan michael. Lihatlah, gerald saja langsung akrab dengan michael dan yang lain.
TING NONG CKLEK
Terdengar bunyi sandi yang di tekan dan pintu yang terdorong kembali, nampak jika orang yang datang adalah orang yang sudah hapal dengan sandi apartemen unit ini. Gery berpikir itu myra.
" woyy, ami, bantuin abang angkat nasi pesenan ka .... "
' MELVIN '
DEG