LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !

LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !
S2_Bab 15



" apa lo mau periksa mengenai kertas tadi ? Lo bisa serahkan semua nya di sini ke gue, lagian ini hanya tinggal mengecek kelengkapan nya saja, lo udah siapin proposal nya semua, " kata bryan menawarkan.


Mata ken nampak berbinar, ia merasa sedikit beban nya terangkat mendengar kesediaan bryan utuk mengecek proposal mereka.


" apa abang tidak apa - apa aku tinggal ?" tanya ken. Pasal nya ia yang mengajak bryan untuk bekerja di akhir pekan seperti ini. Ia merasa tidak enak dengan sang kakak.


" santa aja, anggap saja ini penebusan kesalahan kakak karena dulu kakak tidak seera memperingati mu, ' kata bryan pelan namun bisa di dengar oleh ken.


Sedikit banyak bryan juga merasa kepada ken. Jika dulu ia tidak memberi ken pelajaran dengan menyembunyikan fakta mengenai mantan pacar nya, mungkin sekarang ken dan juga myra bisa bersama.


Hal yang sama juga di rasakan oleh daddy ken, fran. Ia juga menyesal tidak segera mengambil tindakan untuk ken saat sang putra menimbulkan kekacauan sehingga membuat myra pergi jauh dari sang putra.


Itu juga yang menadi penyebab frans dan juga viona tidak pernah memaksa ken untuk tinggal di mansion dan juga tidak berusaha menjodohkan lagi ken dengan beberapa wanita.


Ken menatap bryan sekali lagi. Dan bryan membalas nya dengan anggukan dan senyuman meyakinkan.


" pergilah, siapa tahu lo akan menemukan sebuah petunjuk mengenai myra, " kata bryan lagi. Ken mengangguk dan segera beranak pergi.


Setengah berlari, ken segera membuka pintu ruangan nya. Sebelum ia benar - benar keluar, ia menoleh dan berkata.


" terima kasih bang, gue sayang lo, " kata ken kemudian ia menghilang dari balik pintu.


" hiii, gue masih normal ken, " gidik bryan geli dengan ucapan ken.


' semoga lo nemuin sesuatu di sana, ' batin bryan dalam hati.


Ia lalu tengelam dengan kesibukan nya memeriksa proposal nya.


💨💨💨


Ken segera memacu kendaraan nya menuju komplek perumahan dimana mansion utama juga berada di sana.


Ken sengaja langsung menuju ke pelataran rumah myra. Halaman rumah minimalis dua lantai itu masih saja sama dengan pertama kali ia pergi 6 tahun yang lalu.


tidak memperlihatkan jika rumah ini adalah rumah kosong, begitu terawat. Tidak ada sejumput pun rumput liar yang mengotori halaman nya. Begitu pula dengan beberapa bunga yang dulu sudah di tanam oleh mendiang mami myra. Masih ada dan terlihat cukup terawat.


Rumah tersebut memang terlihat sepi. Tapi sama sekali tidak ada debu yang menempel di sana. Ken dengan gugup segera mengeluarkan salah satu kunci yang di sinyalir sebagai kunci pintu rumah.


KLIK KLIK


CEKLEK


' assalamualaikum, ' batin ken.


ken membuka pintu tanpa kesulitan. Ia masuk dan menatap sekeliling.


Perabotan yang masih tertata rapi sama seperti saat terakhir ali ia berkunjung ke sini bersama gerald dan juga sejumlah teman myra.


Sekali lagi, tidak ada debu sedikit pun, membuat ken sedikit keheranan. Suasana sunyi yang begitu membuat ken semakin bernostalgia.


Bayang - bayang myra yang tersenyum menyapa dan menyabut nya dulu tiba - tiba muncul begitu saja.


' myr, lo di mana ?' batin ken sendu.


Ken memilih untuk mengeluarkan secarik kertas yang di berikan kepada gery tadi pagi dan membaca nya.ken baru membaca nya saat ini. Tadi ia langsung memasukkan nya ke dalam saku celana bersama dua kunci karena terlalu shock dengan ucapan gery.


..." ketika sampai dalam rumah, teriakkan nama myra,...


...password mu adalah...


...' **KENNEDY LOU ALEXANDER** '...


...**jangan terlalu kaget, karena kejutan sebenar nya berada di kamar lantai 2**....


...jangan pula takut, karena mereka hanyalah sistem yang di rancang oleh myra,...


...dan lo sangat beruntung menjadi ' orang luar pertama' yang sudah di beri akses oleh myra."...


Ken nampak membaca nya berulang - ulang. Apa maksudnya ? Ia harus meneriakkan nama myra ? Kening nya berkerut tanda ia sedang berpikir keras saat ini.


Ia harus berteriak ? Panggil nama myra ? Sedikit heran, tetapi apa salahnya ia mencoba kan ?.


" MYRA "


" sistem active "


Ken terlonjak kaget, ia menoleh ke arah kanan dan kiri nya berusaha mencari suara itu.


" wellcome prince, please your password "


Belum hilang rasa terkejut nya, ken kembali di buat kaget lagi.


Apa kata nya tadi ? Prince ? Apa yang di maksud adalah diri nya ? Tapi kenapa prince ?


Lalu apa tadi ? Sosok itu menanyakan password ? Ken segera membaca lagi secarik kertas dari gery dengan perlahan.


..."Password mu adalah...


...' KENNEDY LOU ALEXANDER '...


...jangan terlalu kaget, karena kejutan sebenar nya berada di kamar lantai 2."...


Tulisan gery tiba - tiba terngiang di kepala ken. Di dalam nya juga memberi tahukan password milik nya.


' apa maksud nya password ku adalah nama lengkap ku sendiri ya ? ' batin ken. dengan setengah ragu ken mulai mencoba nya.


" KENNEDY LOU ALEXANDER "


" password accept, can we help you, prince ?"


' haah, ternyata benar itu password ku, lalu apa guna nya ya ? '


" bisakah mode bahasa indonesia ?" gumam ken.


" indonesian language on process, 3 ... 2 ... 1 "


" selamat datang tuan muda, adakah yang bisa kami bantu, "


Ken tidak lagi bisa untuk tidak terkejut. Gumaman nya tadi cukup lirih, tetapi ternyata mampu di dengar oleh suara tak kasat mata ini. Dan lagi mereka paha dengan apa yang ia ingin kan.


" siapa kamu ?" tanya ken. Mata nya tetap menerawang ke sekeliling ruang tamu rumah myra.


" menjawab tuan muda. Kami adalah sistem yang di rancang untuk menjalankan pekerjaan rumah, memberikan sistem keamanan untuk rumah secara absolut, "


" kami hanya bisa di akses oleh pencipta kami, dan beberapa orang yang telah di input gelombang suara pada sistem induk kami"


" sistem ? kalian software ciptaan manusia ?" tanya ken dengan takjub sekaligus kaget.


" menjawab tuan muda, benar. Kami adalah software sistem tertinggi yang menggabungkan tenaga listrik, kinetik, suara dan juga cahaya, "


" siapa yang menciptakan kalian ? Ken nampak nya ingin menggali informasi dari sistem.


" menjawab tuan muda, maaf kami tidak memiliki wewenang untuk menjawab. Informasi tentang pembuat kami terkunci da membutuhkan password khusus, "


Ken tertegun, tidak ia sangka jika ia tidak bisa menggali informasi lebih dalam.


Ken cukup terkejut dengan kenyataan jika ternyata rumah myra yang nampak biasa - biasa saja menyimpan teknologi misterius yang sangat canggih. Entah ada kejutan apa lagi di dalam rumah ini.


Ken segera ingat jika ia masih memiliki kunci kamar lantai 2. Ia segera melewati rang tamu dan beranjak untuk naik tangga menuju lantai 2.


Jantungnya kembali berdetak cepat saat ia menuju sebuah kamar yang sangat - sangat familiar untuk nya. Ia jelas saja tahu kamar siapa yang sedang ia tuju. Karena sedari kecil ia sudah sering keluar masuk ke dalam nya. Hanya saat kelas 2 smp ia sudah tidak pernah masuk ke sana.


Dengan menahan nafas nya, ken mulai memutar kunci pintu.


CEKLEK


'DEG'


💨💨💨


" dia sudah mulai masuk, bang "