LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !

LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !
S2_Bab 70



" dan dengan gob*oknya, doi nggak peka kalau udah naksir ke myra " sinis gerald. Ia yang paling merasa ingin menonjok ken saat itu karena selama ini ken selalu bercerita mengenai kedekatan nya dengan myra. Ken yang selalu bercerita mengenai bagaimana tingkah lucu, konyol dan imut nya myra kecil. Dari situ saja gerald sudah tahu tentang ken yang memiliki rasa kepada myra.


" hmm.. Di tambah kemudian lo malah jadian sama lusi, dan konyol nya lagi, myra masih kekeh buat pertahanin tunangan gila kalian " ucap gery sudah mulai termakan emosi. Rose dan melvin sudah mulai mengusap pundak gery agar tetap tenang.


" dengan pede nya lo bilang kalo lo suka sama lusi, setelah ngerasain cemburu ke myra berkali - kali. Rasa nya gue pengen nabok kepala myra biar bisa ngeliat apa isi nya pas tahu jika myra tetap ingin berjuang buat pertahanin rasa nya sama lo, " lirih gery. Mata ken kembali memerah mendengar ungkapan gery. Ken bisa mendengar suara gery yang penuh dengan emosi. Hanya sekedar melihat myra dari samping, gery bisa merasakan kesakitan myra.


" lo tahu ken, saat kecelakaan dulu gue masih bisa ngomong santai sama lo, gue saat itu sedang berperang sama diri gue sendiri buat nggak bu*uh lo, " ucap gery tajam. Membuat ken mendongakkan kepala nya dna melihat ke arah mata gery yang memancarkan aura dingin.


" saat itu, gue lihat pake mata gue sendiri, adik gue, junjungan gue, nona gue terpental begitu aja karena buat ngelindungin lo, yang kenyataan nya malah nyia - nyia in dia. Rasa nya gue nggak akan pernah puas kalau belum b*nuh lo " ucap gery. Gerald memberikan segelas air putih untuk ken saat ia mulai melihat ken susah menelan ludah nya melihat tampang gery.


" tapi, gue langsung ingat, myra selalu minta ke gue sama fahmi buat diam. Saat lo nampar myra, saat lo bentak myra, saat lo fitnah myra karena hasutan lusi. Myra selalu bilang buat kami ntuk tenang dan diam dan hanya memperhatikan dari samping, " lanjut gery.


" saat itu dia bilang :


' ha ha ha .. Nggak apa - apa kak, jika suatu saat nanti aku mulai lelah, aku akan menyerah dan pergi '


" Maka nya, saat kecelakaan itu, gue dan yang lain udah mencapai batas kesabaran buat selalu diam dan menuruti myra. Kami langsung menutup jalur buat lo nyari myra, kami memang sengaja memblokir retasan bang bryan sata bang bryan mencari keberadaan myra " ucap gery sambil melihat ken yang sudah memerah mata nya.


Gery mencoba tersenyum saat air mata nya akan menetes. Ia meraih pundak ken yang lemas, semakin merasa lemas saat mendengar cerita gery.


" ken, lo nggak usah khawatirin hati myra, dia .. Selalu simpan nama lo di urutan paling atas, nggak ada yang bisa gantikan lo. Kami akui itu, " ucap gery menatap ken. Ken bisa melihat keseriusan di mata gery.


" sekarang, bisakah kami percayakan kebahagiaan myra kepada lo ? Jangan lo sakiti dia, jangan sekali kali lo bikin dia nangis .. Lagi, jangan bentak dia .. Lagi. Bisa kah lo janji kepada kami?" tanya gery. Mewakili melvin, fahmi dan rose


Gerald nampak mengusap air mata nya dengan sudut kemeja nya. Ia terbawa suasana haru yang di ciptakan oleh gery.


Ken juga menatap gery, beralih ke arah melvin dan rose yang sma - sama tersenyum dan mengangguk. Seolah setuju dengan pertanyaan gery.


" ya.. Kalian bisa percayakan myra kepada gue. Nggak akan gue sakitin dia lagi seperti .. Dulu .. " jawab ken dengan yakin.


Gery, melvin dan rose tersenyum lega. Gerald bahkan merangkul ken. Seolah bangga kepada teman masa kecil nya ini.


" waaahh .. Ada apa ini ? Main peluk - pelukan " ucap myra yang datang dengan nampan di tangan nya.


...****************...


saat myra hendak mengambil makanan untuk nya dan ken, myra melihat michael, bob dan mikayla tengah menikmati hidangan di temani oleh darren dan fahmi. Kedua bocil beranjak dewasa itu tengah menjelaskan satu persatu menu yang terhidang. Bak food guide saja gaya mereka berdua.


" apa, heh ! Protes aja kamu !!" sebuah suara yang membuat fahmi langsung diam tetapi yang lain nya malah tambah tertawa datang.


Dengan gerakan patah - patah, fahmi menoleh ke belakang dan mendapati myra udah berkacak pinggang di belakang nya dengan memasang wajah garang.


" eh he he he, kakak ku yang palin cantik tiada tara di dunia, " ucap fahmi merayu myra. Myra menggelengkan kepala dn mulai menjewer telinga sang bocah.


" duh kak.. Ampun ampun.. Sakittt " aduh fahmi memegangi sebelah telinga nya yang di tarik oleh myra.


" berani - berani nya ngomongin kakak di belakang ya !! " geram myra main - main. Ia melepaskan telinga fahmi yang sudah napak memerah.


Fahmi nampak mengusap bekas jeweran myra dnegan lebay. Myra tidak akan pernah setega itu kepada fahmi.


" peace .. Peace.. Cinta damai kan kita " ucap fahmi menaik turunkan alis nya.


Michael cukup terhibur dengan interaksi fahm dan myra. Myra nampak ceria seperti biasa nya. Itu arti nya myra tidak akan canggung saat haya bersama dengan nya.


" nah kak kayla, sini aku tunjukkan nasi super favorit ku, " myra menarik pelan lengan kayla ntuk mengikuti nya. Myra mengajak kayla dan di ikuti oleh yang lain nya menuju meja tempat nasi tiwul berada.


" nah, ini .. Ini nama ya nasi tiwul. Di buat nya pakai singkong , " kata myra dnegan heboh. Tangan nya sudha mulai menyendok nasi tiwul dan memenuhi piring nya.


" ini ? Dari singkong ?" tanya mikayla agak tidak yakin. Begitu juga dengan michael dan bob. Hanya darren dan fahmi yang nampak biasa saja, ya iya lah. Fahmi dan darren sudah terlalu sering makan nasi ini. Mereka bahkan tak sungkan ntuk mengikuti myra untuk menyendok nasi tersebut,


" hmm, cobain dikit aja dulu. Terus makan pakai sambal yang ini trus pakai ikan asin, trus makan nya pakai tangan aja" ucap myra lagi. Ia bahkan mengambil sebuah piring kecil untuk dessert dan mulai mempraktekkan apa yang di instruksikan tadi.


Mikayla, michael dan bob napak mengikuti arahan myra seperti bocah tk. Amat sangat patuh.


Dengan agak ragu, mikayla dan yang lain nya mulai mengarahkan nasi mereka ke mulut. Perlahan enutup mata dan mulai mengunyah, seakan bersiap dengan rasa yang tak sesuai di mulut.


Tapi, kejutan terjadi, myra dengan bangga melihat jejak kepuasan mereka bertiga yang nampak menikmati paduan nasi ajaran nya.


" enaaaakk " ujar mereka serentak. Cepat - cepat mereka menambah porsi mereka dan mulai duduk lesehan dan makan dengan nikmat. Berbagai ekspresi enak terlukis di wajah bule bule ini. Myra semakin bangga.


Selang 10 menit, saat mikayla dan bo masih menikmati makan mereka, michael nampak mendekati myra.


" myr, bisa kita berbicara sejenak ?"