LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !

LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !
Bab 49



" ken, apa sudah saat nya bagi ku untuk menyerah dengan perasaan ini dan setuju dengan pembatalan perjodohan kita ?" gumam myra.


PLAK


Myra menepuk kedua pipi nya sendiri. sempat terlintas pikiran untuk menyerah di otak nya. Tapi ia segera mengenyahkan pikiran itu.


" hah, myra. Apa yang kamu pikirkan, mereka masih pacaran, belum tentu akan langgeng kan, kamu masih punya kesempatan, " kata myra sendiri.


" tapi masa aku jadi pelakor ?" gumam myra lagi.


" ah tau lah, aku nggak mau mikir dulu. Ken pasti hanya ingin main - main," hibur myra kepada diri nya sendiri.


Myra masih kekeh untuk berjuang mempertahankan perjodohan nya dengan ken. Ia masih percaya jika suatu hari ken akan melihat nya. Bukan sebagi sahabat atau tetangga, tetapi sebagai gadis dewasa.


" pasti karena selama dua minggu ini aku tidak masuk kelas, " kekeh myra yang mencoba percaya diri.


Myra mencoba mengalihkan pikiran nya dengan mengerjakan PR dan juga menyelesaikan proyek baru. Kali ini ia akan menyusun sebuah game lagi. Mengingat kingdom of kondou sangat di sukai, ia yakin game yang baru ini juga akan i sukai.


Myra sebenar nya merasa tidak nyaman dengan hubungan ken, ia lalu berpikir dan mengingat saat gery dan rose mengatakan jika kemungkinan lusi adalah gadis yang tidak benar. Tapi ia selalu menepis kecurigaan mereka.


' apa benar ya, lusi seperti itu ?' pikir myra.


' haaah, kenapa malah aku memikirkan hal lain ?' bain nya lagi.


Myra tenggelam dengan pikiran nya sendiri hingga tanpa sadar ia tertidur lelap.


💨💨💨


Sementara itu, lusi setelah pulang sekolah.


" bagaimana ? Persiapan barang nya siap ?" tanya jhonson ketika lusi sampai di unit kamar mereka. Lusi segera melihat stok yang mereka simpan secara rapi setelah semalam datang dari aussie.


" hem, oke yank, barang nya sesuai dengan pesanan kita. Kita tinggal mengedarkan nya." jawab lusi tersenyum manis.


Tanpa mereka sadari jika di tak jauh daru mereka ada robot lebah yang


disusupkan oleh gery. Ternyata gery melakukan persiapan dengan memata - matai lusi dan jhonson.


.


...****************...


sementara itu ken setelah rapat tim basket.


Ken memutuskan untuk segera pulang, ia segera memacu kendaraan roda dua nya menuju mansion nya.


Ken sampai di depan mansion nya, mata nya tanpa sengaja mengarah ke dalam pekarangan rumah myra yang tampak sepi, tapi ken yakin jika myra berada di rumah.


Ken menggelengkan kepala nya saat rasa rindu itu mulai menyusup di hati nya. Ia bergegas melangkah masuk ke dalam mansion yang nampak sepi juga.


' sepertinya mommy pergi ke kantor daddy, ' pikir ken saat tidak mendapati sang mommy menyambutnya pulang.


Ken naik ke atas menuju kamar nya berada. Ia meletakkan tas nya secra sembarangan di atas meja belajar nya. Mata nya tak sengaja menatap gantungan kunci robot yang di berikan myra tergantung rapi di tas nya.


ken mengamati gantungan kunci itu dengan seksama.


' gunakan saat kamu dalam bahaya' ken teringat kata - kata myra saat ia memberikan gantungan robot itu. Ken masih belu paham dengan apa yang di maksud dengan ucapan myra. Memang apa yang bisa di lakukan dengan gantungan ini, begitu batin nya.


' hebat, myra bisa mendapatkan ini dari perusahaan besar itu, semakin saja misterius kamu myr, ' batin ken.


' gantungan ini hadiah dari myra, ' kenang ken sendu.


' kenapa kamu berubah myr, ? Kenapa kamu menjadi liar seperti ini ?' batin ken sambil menggenggam gantungan kunci tersebut.


Ke esokan hari nya.


Myra terbangun tepat adzan subuh berkumandang di ponsel nya. Ia mulai meregang otot nya. Ia teringat jika semalam ia ketiduran di meja kerja. Myra segera bergegas bangun dan mengambil wudhu untuk melakukan kewajiban nya. Lalu ia segera mandi dan menyiapkan sarapan serta bekal.


Myra memang tidak suka jajan di kantin. Sifat nya yang tertutup dengan orang lain menjadikan nya susah untuk mendapatkan teman akrab.


Myra memutuskan untuk melanjutkan kegiatan belajar nya di ruangan lab saja. Ia masih belum bisa menerima jika ken dekat dengan gadis lain. Hei hati myra di buat oleh allah ya, bukan buatan myra macam robot - robot ciptaannya.


Myra segera bergegas memesan taksi online setelah mengabari gery jika ia ingin berangkat sendiri.


Sepanjang di perjalanan myra hanya memalingkan pandangan nya menuju jendela, melamun memikirkan apa yang harus ia lakukan. Apa ia akan berhenti mengejar ken atau tetap berjuang, apa ia harus mulai mendengarkan perkataan gery dengan menyelidiki lusi dan kakak nya terlebih dahulu.


' maka dari itu, mami bilang ikuti saja kata hatimu sayang, hati tidak bisa di paksa. boleh berjuang tapi jika sudah lelah, maka sudahi saja ' . Kembali terngiang pesan sang mami di saat detik - detik terakhir nya


Myra menghela nafas nya kasar. Tak pernah ia sangka, setelah kematian kdua orang tua nya ia masih harus merasakan kesedihan yang lain.


' kenapa ini begitu sakit mi, pi, ' batin myra.


.


...****************...


Myra sampai di depan sekolahnya. Ia segera turun. Tapi ia langsung di suguhi dengan pemandangan yang menusuk hati nya. Ken nampak datang membonceng lusi di belakang nya. Dan lusi nampak memeluk manja pinggang ken. Myra mengeratkan pegangan pada tas ransel nya. Ia kemudian melangkah pelan menuju Lab tanpa memperhatikan ken dan lusi yang akan semakin membuat nya sakit hati.


💨💨💨


Sudah lebih dari dua bulan semenjak ken mengabaikan myra. Hubungan mereka semakin merenggang karena kesibukan myra yang mengejar target nya untuk segera menyelesaikan proyek flying dragonfly. Myra nampak sangat sibuk dengan pekerjaan dan sekolah nya sehingga sedikit mengalihkan hati nya dari pemandangan yang selalu membuat panas hati nya.


Myra memang memilih belajar di lab, dengan meretas cctv di kelas nya. Dan itu sudah di setujui oleh semua guru dan kepala sekolah.


Seperti biasa setiap jam istirahat ia lebih memilih makan bekal nya di rooftop bersama dengan gery, rose dan juga melvin. Melvin juga semakin giat belajar mengenai pernak pernik tim produksi. Ia cepat menyerap setiap pengetahuan yang di beritahu ahmad, karena pada dasarnya otak nya yang termasuk jenius di angkatan nya.


Myra yang seorang introvert, semakin parah karena sekarang ia seperti menutup diri nya. Ia hanya bersama dengan melvin, gery, dan juga rose. Hanya mereka bertiga yang dekat dengan myra. Tetapi bukan ia tak mengenal semua teman - teman sekelas nya dan juga beberapa kakak kelas lain nya.


" ehm, kak mel, kakak nggak punya teman kah ?" tanya rose hat -hati. Pasalnya melvin memang setiap hari bersama dengan mereka bertiga.


" hem, ada, kalian teman kakak, " jawab melvin santai sambil tetap menyantap bekal buatan sang ibu dengan lahap. Bahkan tanpa menoleh ke arah rose.


" ck, dasar. Ish maksudnya bukan itu, ih " gemas rose yang keki dengan jawaban melvin. Myra an gery hanya bisa tersenyum kecil mendengar pertanyaan rose.


" haaah, kan lo tahu sendiri rose, mana ada yang mau berteman dengan kakak ? " tanya melvin sambil memperhatikan penampilan nya.


" lagian siapa suruh kakak menyembunyikan penampilan kakak, " celetuk myra menyambung pertanyaan. Melvin mendengus.


" kayak yang lo nggak menyembunyikan penampilan lo aja, myr myr "


BRUSSSH