
" ada apa hem ? Kamu butuh sesuatu ?" tanya ken.
" ehmm. kemarin malam, papi nelpon kak jhonson, mami sedang sakit. Dan butuh uang 200 juta,... " jawab lusi pelan tapi masih bisa di dengar oleh ken. Ken terdiam. Kini otak nya mulai bekerja untuk membuat rencana agar ia bisa memberikan uang itu tanpa lusi curiga dengan dari mana ia menghasilkan uang yang cukup banyak. Memang jumlah yang lusi sebutkan lumayan banyak dari pada jatah yang ken berikan kepada lusi selama 4 bulan pacaran ini. bagi ken nilai segitu sama dengan penghasilan yang ia terima selama setengah bulan. Karena setiap bulan ia memang bisa mengumpulkan pundi - pundi uang hampir menyentuh angka 500jt dari yout**e.
Ken memang belum memberitahukan mengenai identitas sebenar nya. Entah kenapa hati kecil nya selalu menyangkal dan menolak untuk jujur mengenai diri nya yang nota bene sebagai putra mahkota alexander's grup.
Melihat setiap minggu ia selalu di beri jatah oleh ken, membuat lusi semakin memeras ken dengan sedikit demi sedikit merengek kepada ken. Entah itu dengan alasan usaha papi nya belum stabil, atau ia perlu untuk beli skincare atau alasan yang lain. Kini ia sedang berusaha untuk membuat ken mencoba obat yang selalu ia edarkan dengan sang kekasih. Tetapi entah kenapa keberuntungan slalu berada di pihak ken dengan selalu terhindar dari usaha lusi untuk mencekoki nya dengan obat - obatan terlarang tersebut.
Hal ini tidak luput dari usaha gery dan juga gerald yang selalu memantau ken dari kejauhan saat lusi dan ken jalan atau kencan. Kedua nya bergantian memantau kegiatan ken.
kenapa gerald bisa mengetahui mengenai ken dan rencana busuk lusi masri kita tengok beberapa bulan sebelum nya.
FLASHBACK ON
BRAKK.. SRAAKK.
Gerald terlonjak kaget saat gery menjatuhkan tumpukan berkas. Lebih tepat nya tumpukan kertas yang berisi tenang biodata lusi dan juga jhonson.
" apa - apaan ger " teriak gerald marah. Ia kaget setengah mati karena perbuatan gery. Dan gery hanya menyeringai tanpa merasa berdosa.
" nggak usah banyak omong, sebaiknya lo baca dan pahami isi dari kertas - kertas ini !" kata gery datar.
Saat itu, gery sengaja mengajak bertemu Gerald secara pribadi di salah satu kafe. Ia memang sengaja pergi sndiri tanpa mengajak rose dan tanpa sepengetahuan myra yang tengah sibuk menggarap proyek flying dragonfly. Dan meminta gerald untuk merahasiakan dari ken. Gerald pun tak mempermasalahkan nya, karena semenjak ken mempunyai hubungan dengan lusi, ken seperti menjaga jarak dengan gerald. Dan gerald merasakan itu semua. Berawal dari gerald yang secara terang - terangan menunjukkan sikap tidak suka di setiap kehadiran lusi di samping ken. Bahkan karena lusi, ken menjauhi myra yang nota bene adalah teman mereka sejak masih kecil.
" apa ini semua ?" tanya gerald penasaran.
" baca aja, nggak usah banyak tanya, " perintah gery yang membuat keki gerald. Tapi tak urung pula ia mengambil tumpukan kertas tersebut dan membaca nya.
Gerald pelan - pelan membaca kertas - kertas tersebut agar ia paham. Tak begitu lama, mata nya melotot bagai ingin menggelinding keluar. Muka nya memerah rahangnya mengeras.
" ****, brengs** !! " pekik gerald tertahan. jika mereka tidak berada di tengah - tengah kerumunan pelanggan kafe, sudah di pastikan jika gerald pasti akan meledak saking emosi nya.
" pelan kan suara mu dasar b**doh, " ejek gery. Gery begitu menikmati ekspresi terkejut dan emosi yang gerald perlihatkan.
" yaps, 100% valid, " jawab gery dengan santai. Sesekali ia nampak menyedot minuman yang sudah di pesankan oleh gerald saat ia belum datang tadi. Nampak wajah nya yang sangat santai
" lalu kenapa lo santai, anj**Y, " pekik gerald yang gemas dengan tampang santai gery.
" lalu ? Gue harus apa ?" ejek gery. Ia akan bermain sebentar dengan gerald.
" gila lo ya, harus ya lo kasih tahu ken biar ken jauh dari si wanita ular itu, lalu kembali ke myra, " teriak gerald gemas. Ia tidak perduli dengan tatapan mata semua pengunjung yang kini mengarah ke meja mereka.
" ****, kecilkan suara lo dodol, " panik gery. Ia segera menoleh ke kanan dan ke kiri di sertai dengan senyum canggung dan meminta maaf atas teriakan gerald.
" kita pindah aja, " putus gery. Ia langsung menyeret keluar gerald setelah mereka selesai melakukan pembayaran.
Gerald hanya manut dan mengikuti laju motor gery dengan dada yang di penuhi dengan emosi.
Bagaimana tidak ia emosi. Kertas yang ia baca tadi adalah biodata lengkap lusi dan jhonson sebelum pindah ke negara in. Di sana tertulis sederet riwayat hidup lusi dan jhonson sebelum pindah ke sini. Sejumlah kejahatan yang mereka lakukan, hubungan mereka, bahkan kasus mengenai obat - obatan terlarang semua lengkap tertera di dalam lembaran kertas - kertas itu.
Gerald bahkan tidak perduli dari mana gery bisa mendapatkan informasi sedetail itu. Rasa ingin tahu nya menguap di ganti dengan emosi yang meluap saat mengingat ken akan menjadi salah satu mangsa dan korban dari pasangan baj**gan itu.
Sebenarnya selama ini gerald selalu mengingatkan ken jika lusi kemungkinan hanya memanfaatkan ken. Karena gerald tahu jika setiap minggu ken selalu memberikan uang hampir 10jt. Dan lusi memakai alasan sang papa yang belum bisa berkirim uang karena sedang merintis usaha nya lagi setelah hampir bangkrut.
Dan ken dengan lugu nya selalu mempercayai Lusi yang selalu berkedok muka polos dan tingkah yang pura - pura imut.
Gerald bahkan tidak menyangka jika lusi bertindak sejauh ini. Diri nya bahkan penuh sandiwara. Bahkan sampai berbohong kepada sekolah ika jhonson adalah kakak nya. yang nyata nya mereka adalah pasangan kumpul k**o !. Sungguh rasanya ingin sekali gerald menghantam kepala pasangan gila itu.
Tak sampai 30 menit berkendara, gery membawa gerald ke toko elektronik milik myra yang selama ini di gunakan untuk mengelabuhi khalayak umum. Gery memimpin gerald memarkirkan motornya di garasi yang sudah tersedia.
Gerald bahkan bak kerbau yang di cocok hidungnya. Begitu menurut tanpa melakukan protes apapun. Bagi nya saat ini ia ingin mendengarkan alasan gery yang terlihat sangat tenang begitu melihat riwayat hidup lusi dan juga jhonson.
Gerald juga menyimpan rasa penasaran yang tinggi mengenai bagaimana gery bisa mengetahui semua. Bahkan detail terkecil pun gery bisa mengendusnya. bukan kah selama ini ia hanya mengenal Gery sebagai salah satu pekerja paruh baya di toko elektronik milik myra ini ? Lalu bagaimana ia bisa melakukan semua penyelidikan tingkat tinggi ini ? Berbagai pertanyaan berseliweran di otak gerald.
" jadi. Apa yang mau lo tau "