LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !

LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !
Bab 27



" tadi gue di panggil ke kantor kepala sekolah " jawab myra santai. Gery dan rose menatap myra lekat dan serius. Myra meraup kasar wajah rose yan dekat dengan nya.


" nggak usah lebai deh, " kata myra terkekeh dengan ekspresi yang rose dan gery keluarkan.


" kenapa ? Apa ada masalah ? Apa kita harus ikut kegiatan ekstra di luar sekolah ?" tanya rose beruntun. Sedangkan gery hanya diam menunggu jawaban dari myra karena pertanyaan nya juga sama dengan yang di ajukan oleh rose.


" apa sih, nggak jelas banget deh, "


" pak samuel minta gue buat ikutan lomba, " jawab myra sambil mengambil tab nya dan mengetikkan sesuatu. Tak lama ia menyodorkan tab nya ke hadapan gery da rose.


...YO'RE INVITE...


...JOIN TO CELEBRATE A DAY FROM ROBOTIC IN THE WORLD...


...singap**e 20 may 20**...


Gery dan rose yang masih belum paham menatap rose.


" itu lomba karya cipta robot international, dari sekolah kita, gue dan kak melvin yang akan mewakili nya, " jelas myra lagi.


" kak melvin ? Melvin dari kelas dua A itu ?" tanya rose antusias. Gery mengernyit ke arah sang kekasih yang nampak bersemangat itu.


" siapa melvin, beb ?" tanya gery curiga. Ia memanas.


" ih kamu beb, cemburuan " jiwir rose.


" kak melvin terkenal karena penampilannya yang cupu beb, tapi dengar - dengar sih dia maniak robot. Tapi cuma mengenai materi. Ia juga koleksi beberapa miniatur robot. Apalagi yang bentuk unik, kata nya juga dia pengen banget bisa bikin robot sederhana, paling nggak bisa liat prosesi pembuatannya deh, " sambung cerita rose dengan semangat. Gery mengangguk - angguk paham dengan penjelasan rose. Tak ad lagi rona cemburu di wajahnya.


" cocok tuh kalau di jadikan staff ilmuwan kondou inc " gumam myra yang masih bisa di dengar oleh gery dan rose.


" bener tuh, apalagi kan belum banyak yang minat dengan dunia robotic, " setuju gery. Myra langsung berpikiran untuk menarik melvin ke perusahaannya nanti.


" lalu, lo terima permintaan pak samuel ? " tanya gery mengembalikan topik pembicaraan.


" ya terima, makanya gue minta sekarang kita fokus. Kurang lebih seminggu lagi para tim produksi akan kembali dari masa istirahat mereka. Dan mereka tentu nya juga akan kembali dengan semangat mereka, " kata myra. Rose dan gery manggut - manggut. Meskipun mereka juga tengah sibuk dengan pekerjaan sekolah, tapi mereka memang sudah memiliki tanggung jawab terhadap proyek mereka.


" bos, " kata rose sambil sesekali ia melirik gery yang mengangguk. Myra menoleh dan mengangkat alisnya sebelah.


" kenapa ?" entah kenapa, myra merasa rose akan menanyakan sesuatu yang sedang ia hindari untuk di pikirkan nya.


" ehm, perasaan lo gimana ?" tanya rose hati - hati. Benarkan apa yang myra pikirkan. Ia menghela nafas nya kasar.


" kenapa ? Gue oke, " jawab myra singkat. Sedikit meringis ngilu sebenarnya.


" lo yakin ?" tanya gery akhirnya. Myra menghentikan ketikannya di tab. Lalu menatap rose dan gery dengan lembut.


" ehm, gimana ya, ya kalian pasti tahu lah bagaimana rasa nya, ya meskipun sakit tapi kan memang kami akan di jodohkan, jadi gue akan tetap berjuang. " jawab myra dengan menampilkan deretan gigi nya yang putih.


Gery dan rose hanya bisa menahan nafas mereka. Mereka memang belum ada pengalaman pacaran atau menjalin hubungan sebelum akhirnya bersama. Sekali mereka menyukai langsung dapat yang sehati, sejalan, yan cocok. Jadi mereka awam dengan apa yang di rasakan oleh myra. Tapi jika myra memutuskan untuk tetap berjuang, mereka akan dengan senang hati membantu nya.


" tapi myr, seperti nya lo harus berhati - hati dengan tuh cewek sama kakak nya, entah feeling gue atau apa, tapi gue ngerasa kalau tuh cewek nggak bener, " peringat gery.


" benar tuh bos, gue emang nggak sekelas sama kalian dan baru tadi gue ketemu nya, cuma gue liat nya juga rada kurang sreg gitu, " sambung rose. Myra hanya tersenyum lebar dengan perhatian kedua sahabatnya ini.


" ya biarkan saja, selama dia nggak mengusik, gue juga nggak akan usik dia, " jawab myra santai.


" tadi doi kelihatan banget mau deketin ken, " sanggah rose cepat.


Terlihat rose akan menjawab lagi tapi gery segera meng ode rose untuk berhenti. Gery menggelengkan kepala nya. Percuma, orang yang sedang jatuh cinta bakal berubah jadi keras kepala. Yang harus ia dan rose lakukan adalah menjaga myra.


Rose menangguk akhirnya mengiyakan jawaban myra.


" pokok nya kalau lo butuh bantuan kami, bilang saja ya, " kata rose akhirnya. Myra tersenyum dan mengangguk.


Mereka akhirnya meneruskan obrolan tentang jadwal kelanjutan proyek selanjutnya.


💨💨💨


myra sudah sampai kelas bersama dengan gery dan di susul oleh rose. tapi sekarang gery sedang mengantar bekal pesanan rose ke kelas gadis itu. Myra memasuki kelasnya dan ternyata sudah ada lusi dan ken serta Gerald dan jhonson.


" pagi myra, " sapa lusi ceria. Myra tersenyum ke arah lusi.


" pagi juga lus, pagi ken, rald, jhon, " sapa balik myra. Ken hanya mengangguk dengan tetap menatap lusi. myra tersenyum kecut.


" myr, sore nanti kamu ada acara ?" tanya lusi.


" eh maaf lus, sore nanti aku sudah ada janji sama gery dan rose, " jawab myra tak enak hati.


" eh, maaf aku nggak tahu, tapi apa aku nggak bisa ikut main sama kalian ?" tanya lusi dengan mata sendu.


" eh, ehm kami akan bekerja sore nanti lus, " tolak halus myra. Lusi tersenyum sendu ke arah ken. Mata nya nampak memelas.


" apa nggak sebaiknya lo ajak lusi main myr, " kata ken akhirnya. Lusi tersenyum sumringah saat mendengar ken membela nya.


" maaf ken, tapi memang nanti sore ada kunjungan ke toko cabang, " jawab myra taut - takut.


" halah, tiap hari lo bilang sibuk terus, lo nggak mau temenan sma lusi kan ?" tembak ken.


DEG


Myra terkejut dengan ucapan ken, tak hanya myra, gerald dan lusi pun terkejut. Hanya jhonson yang menelungkupkan wajah nya di meja memilih tidak menghiraukan percakapan mereka. Gerald melongo tidak percaya dengan apa yang di bicarakan ken kepada myra. Sedangkan lusi terkejut senang karena ken membela ia sedemikian rupa.


" apa maksud kau ken ? Kamu kan tahu sendiri kalau aku memang hrus rajin mengelola toko peninggalan papi ku, " tanya myra masih menahan rasa sakit di hati nya.


" sudah kak ken, mungkin memang myra sedang sibuk, " kata lusi dengan sendu.


" tapi kan lus, kamu hanya ingin main bareng sama myra, " sanggah ken.


Myra hanya bengong melihat ken yang begitu membela lusi.


" maaf apa ada yang namanya almyra salsabila . . ?"


Terdengar suara dari depan pintu, terlihat satu siswa kelas dua dengan penampilan cupu tapi rapi. Membuat pandangan semua orang mengarah kepada nya.


" ah iya, kak melvin ?" tanya myra. Ia ingat dengan ciri - ciri kakak senior sekaligus partner lomba nya nanti.


" iya, aku melvin, " jawab melvin lembut.


" sebentar ya kak, " kata myra hendak melangkah ke arah depan kelas.


" tunggu myr, jangan bilang kalau kesibukan mu karena akan jalan sama si cupu itu !"


DEG