
" kita sarapan dulu, kita ke ' JAWA'S BAHAGIA CAFE ' saja " kata bryan santai. Ken hanya mengangguk setuju. Karena ia juga sudah terbiasa makan siang di sana dan dia cukup cocok dengan menu yang ada di sana.
Cafe yang bernuansa restoran dan memiliki tempat yang luas, memiliki 5 ruangan VIP yang mumpuni dan cocok untuk acara meeting atau rapat sederhana.
Di lengkapi dengan menu - menu khas jawa sesuai nama nya karena konon sang pendiri adalah sepasang anak kembar keturunan orng jawa. Maka dari itu nama cafe nya menggunakan kata ' JAWA ' dan makanan khas nya juga kebanyakan dari tanah jawa.
Tapi bukan hanya menu khas jawa, karena mereka juga menyediakan makanan khas daerah lain, sedikit makanan barat juga.
( hayo, yang sudah baca QUINSHA, NONA MUDA TERSEMBUNYI, pasti sudah tidak asing dengan cafe ini kan,🤭😁)
" abang sudah pesan ruangan ?" tanya ken sambil kedua nya beranjak dan mulai berjalan menuju lift untuk turun ke lantai dasar.
" hmm, nanti sajalah, makanya ayo buruan biar kita masih dapat ruang VIP nya, " ajak bryan.
" ck, ini kan sabtu abang, pasti penuh lah, " desah ken.
" ya nggak apa - apa lah jika nggak dapat VIP, sekali - kali makan di meja umum, " ujar bryan santai.
Dalam hati ken mengutuk bryan. Apa kata nya tadi ? Sekali - kali ? Ia dia mah enak, lah gue ? Pasti bakalan banyak yang melirik ke arah gue. Pikir ken dengan pede nya.
Tapi ia juga tidak bisa memprotes apa - apa ke bryan. Ia hanya bisa menurut saja.
" tapi apa tidak apa - apa kita sarapan ke sana ? Tempat nya lumayan jauh kan, " kata ken mengingat jarak yang aka mereka tempuh.
" tidak apa - apa, lo lupa lo presdirnya ken ? Lagi pula ini hari sabtu woi, nggak ada yang kerja selain kita berdua, kakak ipar lo juga enggak gue suruh masuk " kata bryan. Ken hanya meringis. Memang dia sangat gila kerja, hingga terkadang ia melupakan fakta jika ia adalah pemimpin nya
Kedua nya segera menuju parkiran begitu sudah sampai lantai basement. Ken segera memacu mobilnya.
💨💨💨
Rombongan myra yang di pimpin oleh darren akhirnya sampai di sebuah bangunan kafe. Di depan pintu masuk, tertulis dengan jelas nama tempat tersebut. ' JAWA'S BAHAGIA CAFE '.
" wow, ini tempat yang selalu ramai itu kan ? Meskipun mereka sudah lama di dirikan ?" seru rose yang nampaknya tahu tempat ini.
" benar kak rose, ini tempat yang terkenal itu. Tempat ini sudah hampir 30tahunan loh, pendiri nya adalah saudara kembar dari klan ADIPATI. Tapi sekarang di kelola sama ponakan nya yang juga sepasang kembar juga. Anak dari nona muda Adipati yang dulu nya di sembunyikan keberadaan nya itu, " jelas darren antusias.
" jadi sekarang pengelola nya adalah IBNU dan juga IBNI ALDEBARAN ?" tanya melvin. Sebagai seorang ketua tim produksi KONDOU inc, melvin sedikit banyak juga tahu mengenai pengusaha - pengusaha di negara ini. Meskipun basis bisnis KONDOU inc dan juga ALDEBARAN Grup sangat jauh, tetapi melvin tetap mengenal pasangan narendra dan juga quinsha yang di maksud oleh sang adik.
" hmm benar kak, mereka juga kuliah di tempat darren dan fahmi, " jawab darren lagi.
" hmmm, pasangan yang cukup fenomenal, " gumam gery. ingatan nya langsung tertuju saat ia di ajak oleh frederick dan juga tuan besar nya saat menghadiri sebuah perjamuan yang di adakan oleh keluarga ALDEBARAN itu, ia juga sempat melhat sepasang anak kembar dari keluarga ALDEBARAN dan ADIPATI. Saat itu mereka berusia 5 tahun sedangkan gery berusia 7 tahun. Tak di sangka kini mereka juga sudah memegang usaha dan tidak mengambil akselerasi untuk jenjang kuliah nya. Mengingat jika kedua oran tua mereka merupakan pasangan jenius juga.
" hei mi, " bisik myra yang sedari tadi hanya diam.
" apa kak ?" tanya fahmi mendekat ke arah kakak nya yang nampak sedang menatap beberapa tempelan poster di mana terdapat menu - menu yang tertera di sana.
" hadehh, dasar. Nanti kalau nggak ada, fahmi akan bikin kan buat kakak, " janji fahmi. Myra tersenyum senang.
" benar ya, " kata myra. Fahmi tersenyum dan mengangguk.
' tetap lah tersenyum seperti anak kecil yang tidak tahu apa - apa kak, aku harap, kakak sudah meninggalkan semua kesedihan kakak di negara S sana, ' batin myra.
" oi oi, ayo masuk lah, udah kelaparan nih, " teriak fahmi yang langsung membuat atensi melvin dan lain nya menoleh ke arah nya.
" ya udah ayo, kita masuk. Semoga saja masih kebagian VIP nya, " ajak darren yang terkekeh karena fahmi nampak benar - benar kelaparan.
Dengan di gandeng oleh rose, myra mengikuti langkah kaku rombongan nya. Darren dan fahmi langsung menuju ke meja resepsionis tempat pemesanan ruangan.
" selamat datang, silahkan masuk ada yang bisa di bantu, " sapa salah satu pegawai di sana.
" mbak, kami ingin pesan ruangan VIP, " jawab darren.
" silahkan tuan, kami akan segera mengecek nya terlebih dahulu, " senyum sang nona resepsionis.
Tak lama, petugas nampak mengotak atik laptopnya untuk memeriksa masih ada kah kuota ruang vIP yang masih kosong.
" untuk waktu sekarang tuan ?" tanya petugas lagi dengan ramah.
" benar mbak. Untuk saat ini, " jawab fahmi tak kalah ramah.
Fahmi dan darren sedang melakukan reservasi, sedangkan myra dan yang lain menunggu di bangku yang tersedia di seberang meja resepsionis. Mereka nampak membicarakan rencana pernikahan gery dan rose yang akan di gelar dalam waktu kurang dari sebulan lagi.
" silahkan tuan, kebetulan masih ada ruang VIP yang kosong dan ternyata hanya tinggal ruang nomor 2, " kata nona petugas dengan senyum yang selalu menghiasi bibir nya. Sungguh, pelayanan mereka memang harus di acungi jempol.
" alhamdulillah, kita dapat ruang juga mi, "
" baiklah mbak, kami ambil yang itu saja, " kata darren. Nona petugas segera melakukan konfirmasi dan menyuruh mereka untuk menunggu sebentar karena akan ada petugas yang akan mengantar mereka menuju ruangan tersebut.
" mbak, apa VIP 1 masih tetap di kosongkan ?" tanya darren yang iseng - iseng bertanya.
Karena yang ia dengar dari teman - teman nya, ruangan VIP 1 di cafe ini memang tidak akan pernah di sewakan karena ruangan itu khusus untuk adik kecil pendiri cafe yang tidak lain adalah nona muda quinsha yang sekarang sudah menjelma menjadi nyonya muda ALDEBARAN dan merupakan ibu dari si kembar Ibnu dan Ibni.
" benar tuan, VIP 1 masih di kosongkan, " jawab nona petugas dengan ramah. Darren mengangguk - angguk paham.
" ngapain lo tany ...... "
' ****, ada bang ken sama bang bryan '