LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !

LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !
Bab 85



" dengar myra, masih banyak orang yang sayang sama myra. Myra masih harus hidup dengan mereka, dan apa myra nggak ingin lihat ken lagi ? Bagaimana jika ken sekarang sedang mencari myra ? Bagaimana jika ken ternyata menyesali semua perbuatan nya terhadap myra? " kata mayang.


DEG


Myra terhenyak saat mendengar apa yang mami nya ucap kan. Dalam hati nya ia merasa senang jia apa yang mami nya ucapkan. Tapi dengan cepat ia menggelengkan kepala nya menepis segala kemungkinan yang malah nanti nya hanya membuatnya berharap.


" mami apaan sih, myra sudah nggak berani berharap mi, myra nggak mau mengharapkan ken lagi. Myra takut, jika nanti nya myra malah akan menyakiti perasaan ken dan malah menghalangi kebahagiaan ken, " ucap myra.


' padahal, saat ini ken tengah frustasi hanya dengan mencari keberadaan mu sayang ' batin mayang dan kenshin.


" myra akan pergi jauh mi, pi. Myra ingin menyelesaikan pendidikan mya dengan cepat dan segera memegang kendali perusahaan. Kasihan om fred, " tekad myra.


Kenshin dan mayang tersenyum bangga mendengar apa yang di kata kan oleh anak nya.


" tapi, bolehkan jika myra masih ingin berada di dekat mami dan papi beberapa saat lagi, " pinta myra.


" myra lelah mi, pi, "


💨💨💨


Di kondou hospital.


Kamar VVIP no 1.


" kak myraaaaaaaa ... Hu hu hu hiks, bangun kak ," jerit fahmi yang masih saja menangis. Sejak tadi yang awal nya ia sedang curhat di depan tubuh myra yang sedang terbaring, fahmi mengajak ngobrol myra karena menurut dokter, meskipun myra sedang koma tetapi di alam bawa sadarnya ia akan mendengar apa yang di ucapkan orang sekitar.


fahmi bercerita banyak. Mengenai sekolah nya, latihan rutin nya, hingga betapa rindu nya dia kepada ibu dan terakhir malah menangis saat tidak mendapat respon dari myra.


" hu hu hu, kak, bangun, apa kakak nggak pengen fahmi temani kakak memasak lagi ? Apa kakak nggak kangen fahmi, bang gery, kak rose, sama bang Melvin ?"


" hu hu hu, kakak, yo bangun... Hiks, "


tidak di ketahui oleh fahmi, jika untuk sesaat, jari tangan myra tergerak sebentar, hanya sebentar.


BZZZTTT BZZZZT


Terasa alarm pada jam tangan khususnya yang memang ia setel dengan sengatan tawon tanpa bisa. Dan berhasil mengalihkan fahmi dari rasa sedih ya. Rahangnya mengeras mendengar sinyal yang sengaja ia pasang di tempat orang yang telah menabrak sang kakak.


Mata nya menyorot tajam ke arah depan. Dengan tergesa ia meraih ponsel dan segera menekan nomor salah satu anak buah nya.


Meskipun fahmi baru berumur 13 tahun dan masih menadi siswa sekolah menengah, namun ia sudah menjadi ketua junior tim keamanan khusus dan membawahi sekitar 15 orang dengan umur yang jauh dari dirinya. Hal ini bukan semata karena pilihan myra, posisi ketua di dapat nya dengan memenangkan adu tanding dengan ke - 15 orang itu.


Fahmi yang memang memiliki basic petarung dengan beberapa keahlian beladiri dengan mudah memenangkan setiap pertandingan sehingga di nobatkan sebagai ketua junior. Sikap nya yang tegas yang terkadang melebihi umur nya menunjang kemampuan nya.


Bahkan sekarang selain rutin berlatih bela diri, fahmi juga di latih secara khusus oleh myra dan juga fahmi dengan ilmu hacker dasar.


📞: " assalamualaikum, apa ada yang terjadi ? Kenapa alarm saya berbunyi ? Mereka tidak kabur kan ?" kata fahmi dingin. Aura mata nya begitu menyeramkan.


📞: " waalaikum salam, maaf ketua, tuan gery datang untuk melihat tahanan, "


📞: ' kak gery ? Heemm, dia sendiri ?"


📞: " maaf ketua, tuan gery datang dengan seorang teman pria, "


📞: " teman pria ? Siapa ?"


📞: " kalau tidak salah tadi tuan memanggil nama nya ken, "


DEG


📞: " oke, terima kasih"


TUT TUT TUT


TOK TOK TOK


CEKLEK


Terlihat melvin datang dengan menenteng paper bag dari sebuah kafe dekat rumah sakit.


' kebetulan banget bang melvin udah datang, gue harus nyusul bang gery, ' batin fahmi.


" lo nangis lagi? Bocah, " tanya melvin mengejek fahmi saat melihat mata fahmi yang memerah.


Fahmi mendengus saat melvin selalu memanggilnya bocah. Ya meskipun memang benar sih.


" nih makan dulu, gery ngasih kabar jika kesini lagi kemungkinan masih besok, dia lagi ada urusan. " kata melvin sambil mengulurkan bungkusan makanan untuk fahmi dan membuka satu bungkus lain nya untuk diri nya sendiri


" dia sedang di markas, " jawab fahmi datar.


" kok lo tahu ?" tanya melvin.


" sama si bajin***n KEN " lanjut fahmi. Melvin yang semula siap menyendokkan makanan nya ke mulut seketika langsung menghentikan laju nya. Mata ya memicing tajam ke arah fahmi.


" serius ?" tanya melvin. Tangan nya mengepal erat. tak bisa di pungkiri jika ia pun sebenarnya ingin menghajar ken yang menjadikan myra terbaring seperti ini.


" hemm, aku baru aja nelpon alpha 1. Dan dia mengabari jika bang gery sedang berkunjung dengan membawa pria sial itu, " kata fahmi.


" lo mau kesana ? " tembak melvin tepat sasaran. Dia tahu, di bandingkan dengan nya, fahmi lebih terluka saat melihat myra kecelakaan.


Kala itu, ia sedang berada d rumah nya saat kejadian naas itu. Dia tidak mengikuti gery dan rose yang mengajak Fahmi jalan - jalan dengan alasan sedang menemani adik - adik nya karena ke dua orang tua nya sedang berkunjung ke rumah nenek mereka di kota sebelah. Jadi melvin hanya di hubungi saat myra sudah berada di ruang perawatan kondou hospital.


" hem, bang melvin nggak apa - apa kan ? Kalo fahm tinggal sebentar, " tanya fahmi.


" ya, pergi lah, wakilkan pukulan ku untuk nya " kata melvin serius. Fahmi menyeringai. Dia segera pergi dari uangan myra setelah membisikkan sesuatu di telinga myra.


' aku pergi kak, maafkan aku jika wajah pria brengs*k itu sedikit lebam '


💨💨💨


Ken berada dalam mobil milik gery. Sedari awal mereka melakukan perjalanan, tak ada suara yang keluar dari kedua nya. Sepertinya mereka larut dengan pikiran masing - masing.


Gery yang sedang memikirkan hukuman apa yang akan ia berikan nanti jika bertemu dengan lusi dan juga jhonson. Sedangkan ken tengah berkutat dengan pikiran nya yang terus menyalahkan diri nya sendiri.


' seandainya aku lebih menydari jika myra selama ini memperhatikan ku, "


" seandainya aku lebih sadar jika dia selalu ada di sampingku, selalu perduli dengan ku, "


" seandainya aku nggak menampar nya,


" seandainya aku nggak dengan lusi,


" seandainya aku ...... "


Ken tenggelam dengan rasa sesalnya.bayangan myra yang tersenyum, cemberut, menangis bahkan saat berada di pangkuan nya dengan wajah yang berlumuran darah dan tetap tersenyum ke arah nya tiba - tiba terlintas di pikiran nya. Menambah sakit hati nya.


' ku mohon, berikan aku kesempatan sekali lagi' batin ken.


Ken bahkan tidak menyadari jika gery membawanya ke kawasan hutan yang lebat. Hingga gery menghentikan mobilnya di depan bangunan yang memiliki gerbang yang menjulang tinggi.


" turunlah, kita sudah sampai, " suara gery memecah keheningan di antara kedua nya. Dan memutus lamunan ken.


Seketika ken terkejut saat menyadari jika dirinya berada di sebuah kawasan hutan yang lebat. Mata nya sibuk memandang sekitar sambil tetap mengikuti langkah gery.


" kita dimana ?"