LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !

LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !
S2_Bab 52



" he he he, kakak pasti bingung ya, kalian berdua juga bingung ?" tanya myra kepada mikayla. An di angguki oleh michael serta fahmi.


" ehhhmmmm, seharusnya yang jadi pendamping kak MELVIN saat lomba tema robotic di festival saat itu adalah aku, " ucap myra dengan sedikit menekan kan nama melvin di sana.


Benar saja, myra sedikit melirik ke arah mikayla. Wanita itu menunjukkan sedikit reaksi keterkejutan saat myra mengucapkan nama kakak nya.


" mel .. Melvin ? ka .. Kamu kenal dia ?" tanya mikayla dengan sedikit gagap.


Fahmi yang intuisi nya tajam segera menangkap kejanggalan ini. Ia melirik ke arah myra yang sedikit tersenyum kecil. Fahmi yakin ini berhubungan dengan cerita myra tentang wanita yang pernah berhubungan dengan kakak mereka, melvin. Saat berada di kanor kemarin, myra sempat menyinggung mengenai kakak michael yang kemungkinan adalah wanita yang melvin maksud. Fahmi memilih diam saja. Kakak nya in pasti memiliki rencana sendiri.


Sementara michael yang paling bingung di sini, siapa melvin yang di maksud oleh myra dan juga kakak nya? Kenapa ekspresi kakak nya gugup saat myra menyebut nama itu ? Ia butuh informasi saat ini.


" he he he, tentu saja kenal. Kak melvin itu kakak kelas aku sama gery kak, kakak pasti tahu kan gery. Hmmm mereka berdua yang menjadi perwakilan dari SMA kami saat aku masih di ibukota, "


" harus nya sih aku yang ikut lomba, aku sama kak melvin, tetapi saat itu aku sedang tidak enak badan, jadi di ganti kan oleh gery, " terang myra dengan santai.


michael dan mikayla akhirnya mengangguk paham. Meski pun myra masih menangkap raut gelisah di wajah mikayla, ia tetap tersenyum dan mengalihkan topik pembicaraan. Akan ada waktu nya ia menanyai alasan mikayla di lain waktu. Saat ini mereka pasti kecapekan, dan myra juga tidak memiliki wewenang untuk menginterogasi wanita cantik itu.


" nah, kalian pasti sudah sangat lelah, aku dengar mike bahkan baru selesai meeting dan langsung terbang ke sini, ayo kita segera ke apartemen tempat kalian tinggal, " ucap myra sambil mengajak mereka beranjak.


" kamu siapin kami apartemen ?" tanya michael bingung. Ia dengan cepat menoleh ke arah bob untuk meminta penjelasan. Bob nampak salah tingkah saat di tatap michael dengan tajam.


" nggak usah marahin bob, mike. Aku yang minta dia untuk tidak pesan hotel. aku udah siapin apartemen buat kamu, bob, dan kak kayla, " sahut myra saat melihat michael sudah bersiap mengajukan protes kepada bob.


Michael hanya bisa menghela nafas saja mendengar myra membela bob, ia mana mungkin bisa memarahi bo di depan myra ?.


" terima kasih, little bee. Padahal kami kan bisa sewa hotel saja, " ucap michael sambil tersenyum.


" nggak apa lah, santai saja . Kamu juga jarang ke sini. Aku sangat berterima kasih mewakili gery dan rose sudah meluangkan waktu sibuk mu untuk menghadiri pesta resepsi mereka, " jawab myra.


Kedua nya tersenyum dan meneruskan obrolan mereka hingga tanpa terasa mereka sudah sampai di pelataran parkir bandara. Di sana sudah tersedia sebuah mobil sedan besar yang bisa menampung mereka semua.


Myra memilih duduk dengan mikayla. Sementara michael berada di jok aling belakang dengan bob. Fahmi berada di samping sopir. Ia memang hanya bertugas untuk mengawal kakak nya. Karena entah ini rencana myra atau memang karena pekerjaan, melvin yang harus nya menemani myra ke bandara harus mengurus beberapa produksi alat yang akan di tanam di rumah system.


" kak kayla, " ucap myra sambil tersenyum. Mata kayla nampak gelisah, meskipun ia memaksakan untuk tersenyum ke arah myra.


" kakak nggak apa ?" tanya myra. Nampak nya myra tahu kegelisahan mikayla ini.


" heemm, myr. Boleh kakak tanya sesuatu ?" tanya mikayla dengan sedikit keraguan di setiap ucapan nya.


" hmmm, tentu saja boleh. Kakak mau tanya apa ?" jawab myra lembut.


" bagaimana kabar ... Dia ?" tanya mikayla setelah beberapa saat terdiam.


Kini ganti myra yang nampak tertegun. Tadi nya ia tidak menyangka jika mikayla aka menanyakan perihal melvin dnegan begitu cepat. 'DIA' yang di maksud mikayla pasti merujuk kepada melvin, kan ?


Myra sedikit terdiam dan melamun memikirkan kata - kata yang cocok untuk menjawab pertanyaan mikayla, bagaimanapun, myra juga berada di luar negara saat melvin berada di situasi terpuruk nya. Jadi tentu saja myra tidak mengetahui secara spesifik keadaan melvin saat itu.


" ehhhmm,, kakak pasti tahu jika aku berada di negara kakak saat 6 tahun yang lalu sampai beberapa minggu ini aku balik ke negara ini, "


Myra nampak mengambil nafas panjang sebelum ia meneruskan ucapan nya.


" saat itu memang aku nggak tahu bagaimana keadaan kak melvin, aku dengar dari kak melvin jika kakak .. Memutuskan kontak begitu saja ?" ucap myra sedikit memelankan suara di akhir kalimat nya.


Myra menoleh ke arah mikayla saat ia mendengar isakan kecil dari arah wanita itu. Myra sedikit terkejut saat tahu jika mikayla ternyata menangis. Beruntung bob dan michael nampak sibuk membahas pekerjaan, sehingga mereka tidak menyadari jika mikayla sedang menangis.


" hmmm. Saat itu aku juga sedang merasakan kesulitan. Ada sesuatu yang terjadi, dan akhir nya kakak harus memilih, " ucap mikayla tanpa mengucapkan alasan spesifik nya yang jelas. Myra cukup paham dan tidak berniat mengorek nya terlalu dalam. Cukup dengan mikayla mau jujur, jika alasan ia memutus kontak dengan melvin bukan lah karena ada nya pria lain. Biarkan saja kedua nya membicarakan masalah ini. Myra hanya tidak ingin di cap sebagai orang yang suka ikut campur.


" hmmm, kakak seperti nya perlu menjelaskan nya sendiri kepada kak melvin, " ucap myra tersenyum.


Mikayla yang sudah tenang erta air mata nya sudah menetes menoleh ke arah myr.


" ap .. apa dia masih sendiri saat ini ?" tanya mikayla. Jantung nya berdebar kencang saat menunggu jawaban dari myra. Myra tersenyum dan mengangguk.


" hmmm, dia masih sendiri, " jawab myra. Mikayla langsung tersenyum lebar meski mata nya masih berkaca - kaca.


" sempat aku ledekin, kenapa belum juga cari pacar, " goda myra sambil melirik mikayla. Mikayla kembali menegang. Myra tertawa kecil.


" kata kak mel, dia masih menunggu seseorang, " myra semakin meledek mikayla yang memang langsung merona saat mendengar ucapan myra. Kedua nya tertawa, tanpa sadar mereka akrab dengan sendiri.


' myra begitu baik, sayang sekali dia sudah memiliki seseorang di hati nya. Mike begitu kasihan, ' batin mikayla sambil menatap lembut kepada myra yang sedang tertawa.


...****************...


Tepat jam 3 sore, di bandara tempat michael mendarat tadi ...


Seorang pria tampan lain nya turun menyeret koper kecil nya. Dia adalah KENNEDY LOU ALEXANDER, si paling bucin.


" ahhh, kenapa sih harus minta gue yang jemput ? Gue kan juga baru aja mendarat ! "