
Penerbangan yang membutuhkan waktu 2 jam 45 menit akhirnya myra lewati. Dan kini ia sudah bersiap untuk mendarat di bandara international negara I.
Myra merasa semakin gugup karena dalam hitungan tidak lebih dari semenit ia akan menghirup udara khas tanah kelahiran nya. Gery nampak memperhatikan wajah myra yang nampak gelisah itu.
" lo gugup ?" tanya gery impulsif. Myra hanya mengangguk. Gery tersenyum simpul.
Ia sangat paham bagaimana perasaan sang bos.
Hampir 7 tahun hidup dalam kesendirian dan hanya ia yang di kenal oleh gery tentu lah bukan hal yang mudah. Belum lagi ia harus tekun belajar dan juga menjalankan perusahaan yang cukup besar di usia 16 tahun.
Belum lagi dengan luka di fisik dan juga di hati. Gery bahkan sangat salut dengan mental bos nya ini, disaat hampir semua perempuan dengan usia yang sama sedang menikmati hidup, berjalan - jalan dengan teman seusia. Pergi makan, nonton dan juga shopping, myra malah berkutat dengan file dan berkas serta sejumlah proyek perusahaan.
gery bahkan tidak akan sanggup ika berada di posisi myra. Gery tahu bagaimana kehidupan n myra selama hampir 7 tahun ini.
Myra bekerja dan belajar tanpa kenal waktu. Terkadang gery harus selalu mengingatkan myra untuk sekedar makan. Dan juga gery selalu menyetel alarm khusus di jam tangan khusu myra untuk mengingatkan nya meminum suplemen untuk menunjang kesehatan nya.
Jadwal proyek yang padat karena permintaan flying dragonfly kala itu meningkat setelah peluncuran nya yang pertama membuat myra semakin sibuk saja.
Belum lagi jadwal kuliah yang juga banyak tugas karena memang myra memadatkan SKS nya agar segera meraih gelar sarjana. Tak cukup S1 yang di padatkan, untuk meraih gelar S2 nya pun myra juga menggunakan cara yang sama.
Setelah mendekam di rumah sakit selama hampir satu bulan untuk memulihkan cedera nya, sampai ke tahap yang benar - benar pulih. Myra langsung saja mengambil pekerjaan di perusahaan. Tentu nya berada di rumah sakit tidak membuatnya berdiam diri kala itu.
Selain mempelajari seluk beluk kantor cabang negara S, saat itu myra juga menggagas game kingdom of kondou untuk season 3. Jadi begitu ia keluar dari rumah sakit, myra langsung bergerak cepat. ia masuk kelas akselerasi setingkat SMA, ia juga langsung meminta frederick untuk mengatur rapat dadakan agar ia segera merealisasikan rencana - rencana yang ia gagas selama di ruah sakit.
Jadi gery tahu dengan pasti bagaimana kesibukan myra. Tanpa gery sadari jika myra melakukan hal tersebut untuk mengalihkan perasaan nya kepada ken. Dan gery baru - baru mengetahui ketika setahun setelah nya. Saat tanpa sengaja ia memergoki myra sedang menangis sambil mengamati selembar foto yang di sembunyikan di case tablet yang selalu menjadi barang utama yang berada di tas myra atau di bawa saat myra bepergian.
Saat mengetahui tentang itu, gery hanya bisa menghela nafas kasar. Walaupun kenyataan nya ia juga tahu jika di dalam ngeri sana ken juga seperti orang gila karena sedang mencari myra.
gery juga tahu bagaimana gilanya ken mengejar pendidikan nya. Ia selalu mendapat laporan rutin dari fahmi, sang bajin*an kecil begitu kata frederick. Fahmi memang terlihat acuh jika di sapa oleh ken. Tetapi ia selalu menjalankan tugas untuk melindungi ken sesuai dengan tugas yang di berikan oleh myra.
" lo tenang aja, lo juga kangen kan sama mereka semua ? Mereka pasti senang jika melihatmu pulang, apalagi pria kecil mu, " hibur gery.
' termasuk lo pasti juga kangen kan sama ken, ' batin gery melanjutkan.
myra hanya tersenyum dan mengangguk. Tentu ia tahu siapa yang di maksud gery dengan pria kecilnya, fahmi.
Hati myra sedikit tenang jika mengingat ia akan segera bertemu dengan sahabat - sahabatnya. Pikiran mengenai ken sedikit terhapus di benak nya.
Tak jauh dari pintu kedatangan khusus untuk pesawat pribadi, sudah berdiri sekelompok orang yang nampak berbaris rapi. Mereka menggunakan pin bulat berwarna dasar putih bersih bertuliskan huruf K berwarna hitam dengan aksen emas di sudutnya dan terpasang di kerah baju bagian kiri. Ada juga 2-3 orang yang menggunakan in yang sama. Hanya saja pin itu menggunakan warna dasar hitam dengan huruf K berwarna emas dan di pasang di kerah bagian kanan.
Terlihat di atas mereka terdapat spanduk yang di angkat tinggi - tinggi dan di kendalikan oleh sekelompok robot berbentuk capung. Jika tidak di lihat dengan awas, mungkin orang akan berpikir jika spanduk itu tengah melayang sendiri.
Beruntung wilayah kedatangan untuk pesawat pribadi telah di sewa, hingga hanya pesawat jet milik kondou inc yang bisa masuk. Jadi tidak banyak orang yang berlalu lalang di sana.
Dan sekelompok orang tersebut adalah beberapa dewan direksi yang sudah bekerja sejak era mendiang kenshin. Jadi mereka tahu tentang keberadaan myra mereka juga yang selalu setia membantu myra untuk mengurus perusahaan di bawah pengawasan frederick.
Sedangkan beberapa orang yang menggunakan pin berbeda adalah staff ' junior ' yang dulu di bentuk oleh myra. Yang tak lain adalah melvin, rose dan tentu saja si pria kecil fahmi yang sekarang sudah nampak lebih dewasa.
di tangan melvin malah nampak sebuket bunga mawar kuning. Ia tentu sangat kangen dengan adik kelas nya ini yang malah lebih dulu menyelesaikan S2 nya. Melvin dan juga rose memang tidak mengikuti kelas akselerasi. Mereka di sibukkan oleh pekerjaan di perusahaan.
Myra tentu saja tidak mengetahui mengenai kejutan ini. Gery memang sengaja tidak memberitahu myra jika ternyata staff inti sudah tahu perihal kepulangannya.
Yang paling antusias di sini tentu saja adalah fahmi. Di samping nya juga ada darwin , adik dari melvin. Meskipun ia belum di angkat sebagai anggota inti, tetapi ia sudah menjadi kandidat yang paling menonjol. Beberapa kai bahkan ia sudah terlibat dengan proyek yang di kepalai oleh myra.
" myr, lo nggak nyesel kan udah pulang ke sini ?" tanya gery hati - hati. Bagaimana cara nya gery akan mengalihkan pikiran myra dulu agar tidak terbersit mengenai ken di hati nya. Gery ingin melihat myra sedikit tenang dan juga rileks.
" nggak lah, kan emang aku harus menghadiri pernikahan mu dan juga rose, " jawab myra dengan tersenyum.
' an juga mungkin ini lah waktu nya untuk aku menghadapi semua. Tidak bisa aku terus bersembunyi dari ken ' lanjut myra dalam hati.
" hemm bagus lah, ngomong - ngomong lo udah nyiapin hadiah yang mewah buat gue dan mya kan ?" canda gery. Myra menatapnya tajam. Gery hanya cengengesan.
" emang lo keku ... "
..." WELCOME HOME, OUR PRINCES...
...ALMYRA SALSABILA K "...
💨💨💨