
" kakak dengar kan, myra bahkan mengajak kakak senior itu ke dalam rumah nya, " bisik lusi kepada ken. Ken yang sudah muak dengan apa yang ia dengar secara sepihak menarik tangan lusi untuk meninggalkan tempat itu.
Sudah hilang rasa bersalah nya terhadap myra. Berganti dengan rasa muak dengan sikap myra yang ia kira adalah sikap yang menyimpang.
' kenapa myr, ? Bukannya lo yang bilang kalau lo dulu suka sama gue, bahkan kita sudah di jodohkan ! Apa lo sudah dapat orang buat gantiin gue ' teriak hati ken.
' dasar bodoh, gampang banget di hasut. Ha ha ha, gadis kampung itu malah mempermudah usaha gue buat morotin nih anak, ' batin lusi tertawa jahat.
...****************...
Sementara itu apa yang sebenarnya terjadi di taman,pembicaraan myra dengan melvin.
" aku sangat tertarik dengan robot, tapi sayang cuma bisa belajar teori nya. Aku juga sedang nyari - nyari kerja sambilan buat ngumpulin uang biar bisa mengumpulkan bahan untuk praktek bikin robot sederhana, " terang melvin yang terbuka dengan keadaan nya.
" ....... , wah bagus kalau kayak gitu kak, gimana kalau kita lanjutkan di rumah myra, di rumah myra ada lab sederhana penuh dengan alat - alat untuk membuat robot sederhana. nanti sekalian bareng sama gery dan rose. Mereka sedang di perpustakaan seperti nya, " ajak myra. Melvin nampak berbinar.
Kedua nya memang bertemu dan mendiskusikan perihal rencana lomba dan malah merembet jadi pembicaraan mengenai hobi masing - masing.
Bukan hanya ada myra dan rose sebenarnya, tadi nya ada gery dan rose yang memang myra ajak untuk berdiskusi dengan melvin. Tapi kedua nya sedang berada di perpustakaan. Rose meminta bantuan gery untuk mencarikan beberapa buku untuk tugas masalah komputer.
Jadi ken dan lusi tadi hanya mendengar separuh pembicaraan dan tidak melihat keberadaan gery dan rose.
" bos, kak melvin, " sapa gery dan rose. Kedua nya datang dengan menenteng beberapa buku pinjaman.
" sudah dapat buku nya ?" tanya balik myra. Rose mengangguk dan mengangkat buku yang ada di tangan nya.
" kalia juga sudah selesai diskusi nya ?" tanya gery.
" sudah, oh iya ger, ros, kak melvin akan ikut kita ke ' lab ', " kata myra memberitahu gery dan rose mengenai bergabungnya melvin.
" oh, oke. Pasti akan semakin ramai dan menyenangkan," jawab gery.
Mereka berempat berjalan beriringan menuju mobil yang di parkirkan gery dan pulang ke rumah myra.
begitu sampai di kediaman myra, myra mengajak masuk ke tiga teman nya itu. beristirahat sejenak sambil menikmati makan siang dan menjalankan kewajiban sebagai muslim.
myra mengajak melvin untuk masuk ke dalam lab yang ia maksud. ekspresi dan respon melvin persis sama seperti pertama kali rose melihat tampilan dan isi dari lab.
" amazing banget, " decak melvin tak berhenti. ia berkeliling melihat berbagai alat dan bahan pembuat robot yang selama ini ia hanya bisa baca dari buku dan internet.
" kak melvin nanti boleh belajar membuat robot sederhana kapan pun kakak mau, " kata myra yang senang dengan respon kagum melvin
" yang bener myr? " tanya melvin sumringah.
" hah ? Ko.. Kondou inc ?" beo melvin kaget. Ia tentu tahu tentang perusahaan berbasis game dan IT yang sekarang sedang naik daun karena proyek flying dragonfly yang bahkan di pesan oleh pihak luar negeri.
" iya, kondou inc. Kakak mau kan ?" tanya myra sekali lagi.
" sebentar deh myr, maksud nya aku diundang untuk bekerja d kondou inc ? Di perusahaan IT itu ? " tanya melvin berusaha meyakinkan diri. Ra hanya mengangguk dan tersenyum.
" tapi, gimana kamu bisa mengundangku ? Kamu kenal dengan pemiliknya ?" pertanyaan terbodoh dari murid yang bisa di katakan ter pintar di angkatannya terlontar dari mulut melvin.
" ha ha ha , aduh kak melvin, aduh aku nggak tahan , " tawa rose yang tiba - tiba muncul dari balik pintu lab. Di susul dengan gery yang berada di belakang rose yang juga ikut tertawa.
" kak, kakak sedang bicara dengan pemilik sah kondou inc loh, " kata gery santai. Santai bagi gery tapi bagaikan sambaran petir bagi melvin. Ia masih terkejut dengan apa yang di katakan gery. Ia menoleh patah - patah ke arah myra yang sedang tersenyum.
" ja.. Jadi ... "
" kenalkan kak, nama ku almyra salsabila kondou, " kata myra sambil mengayunkan tangan nya ingin menjabat tangan melvin. Melvin dengan lugu nya menjabat tangan myra. Rose semakin meledak tawa nya melihat melvin dengan polosnya menjabat tangan myra.
" bua ha ha ha ha, kak melvin kocak banget yang, " tawa menepuk - nepuk bahu gery gemas. Gery meringis kesakitan tetapi juga tidak mampu menahan tawa nya.
Melvin yang sadar dengan jabatan tangannya, menepis keki tangan myra. Myra ikutan tertawa. melvin mendengus melihat ia menjadi bahan tertawaan adik - adik kelas nya.
" ehem, jadi kenapa lo mau gue masuk ke kondou ? Gue juga belum lulus sma, " tanya melvin serius. Seketika myra dan juga rose dan gery juga ikut terbawa suasana serius.
" ehm, mungkin karena aku melihat potensi kakak, apalagi kakak suka di bidang robot. Dari pada nanti nya kakak di ambil sama perusahaan lain. Ya meskipun perusahaan di bidang robotic juga belu terlalu menjamur sih, " jawab santai myra. Melvin menganga mendengar jawaban myra yang terkesan sangat santai dan apa ada nya.
" dan lagi masalah sekolah, asal kakak tahu saja, gery dan rose malah sudah bekerja sebagai asisten dan sekertaris ku, " sambung myra lagi. Kembali melvin menoleh kaget ke arah rose dan gery yang serempak mengangguk ke arah melvin.
" jaa. Jadi kalian bahkan sudah bekerja ?" tanya elvin gugup.
" hooh, ya memang belum sepenuh bisa handle karena kami juga sibuk dengan tugas sekolah sih, tapi kami cukup enjoy, " jawab gery.
" pssst kak, gaji nya mantep tau, " bisik rose yang mendekat ke arah telinga melvin tetapi masih di dengar oleh gery dan myra. Gery dan myra hanya menggelengkan kepala mereka.
Melvin menelan ludah kelat. Seumur - umur ia tidak pernah menyangka jika ia akan mendapat tawaran kerja di perusahaan robotic yang sedang naik daun di negara I ini.
" tapi aku belum terlalu percaya diri, aku juga pasti tidak bisa kerja secara penuh waktu, apalagi sebentar lagi aku akan kelas tiga dan akan semakin banyak tugas serta menyiapkan untuk ujian, " sesal melvin. Niat hati sangat ingin bergabung dengan kerajaan kondou inc, tapi ia sadar waktu nya nanti akan tersita untuk tugas - tugas nya.
Myra tersenyum, ia sangat tahu akan kegelisahan hati kakak kelas nya ini. Tapi jangan panggil nama myra jika ia tidak menyediakan solusi untuk melvin.
" kakak tenang aja, kakak bisa menyesuaikan dengan jadwal sekolah kakak. lagi pula nanti kita kerja nya hanya dari tab "