LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !

LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !
S2_Bab 27



" jadi, ini semua salah gue, gitu ?" tanya myra polos.


Rose memutar mata nya jengah. Sebenar nya apa sih yang ada di otak bos nya ini.


" ya nggak gitu juga, oneng. Ihhhh aduhh bu, rose kesel banget dehh, " gera rose sambil mengeluh ke nyonya kusuma. Nyonya kusuma malah semakin terbahak melihat ke du putri nya ini.


" myr, maksud gue. Lo tuh jangan rendah diri lagi. Lo cantik, cantik banget malah weh. eh gue baru ngeh ternyata lo bisa secakep ini " ujar rose heboh menggoyang kan badan myra ke kanan dan ke kiri. Gantian myra yang memutar bola mata nya malas.


" lo kemana bae sue, sedari tadi gue turun pesawat lo baru nyadar kalo gue cakep " sungut myra keki dengan sifat rose.


" ye kan tadi pgi gue antusias karena lo akhirnya pulang. Akhirnya bujukan gery tuh berhasil buat lo pulang, "


" ya meskipun alesan nya buat hadir di pesta gue sekalian karena ada proyek sih, " tambah rose.


" ah ngapa jadi ngomongin hal lain sih, "


" yah inti nya lo nggak boleh pesimis lagi. Lo denger sendiri dari fahmi kan, kalo ken udah berubah. Dia bahkan kek orang gila buat nyariin lo, " ungkap rose lagi. Myra menunduk, pipi nya merona karena malu. Membayangkan jika ken tengah mencari nya, membuat perasaan nya hangat.


' ken, benarkah kamu nunggu aku pulang ?' batin myra.


" seperti nya aku harus pasang cctv di area makam mami dan papi, bener nggak sih ?" kata myra mengalihkan topik pembicaraan.


" hei, buat apa ? Udah lah nggak usah, bukan nya malah bagus, itu tanda nya banyak yang ingat dengan amami dan papi lo, banyak yang doain mereka, " kata rose.


Myra mengangguk, ia setuju dengan apa yang di katakan oleh rose.


Tak terasa udah hampir isya, para pria yang sedari magrib pergi ke surau pun belum juga kembali. Mungkin mereka menunggu sejenak d surau sekalian mengobrol dengan apak - bapak jamaah surau lain nya.


Setelah isya, para pria pulang. Nyonya kusuma di bantu dengan myra dan rose segera menghidangkan makan malam untuk semua.






( gambar hanya pemanis, sumber : google )


Malam ini, nyonya kusuma menghidangkan makanan dari jawa timur, rawon sapi. Ada pula nasi bakar, nasi putih dan minuman nya teh jahe anget yang menambah kehangatan di acara makan bersama ini.


Myra sangat antusias dengan menu yang tersaji, dengan semangat ia segera menyendokkan nasi ke piring dan mengambil rawon nya. Mata nya nampak berbinar saat ia menyuap makanan nya ke dalam mulut.


Tingkah myra yang antusias menjadi hiburan tersendiri untuk yang lain. Bagi yang tidak mengenal myra saat ini, pasti tidak akan menyangka jika ia adalah seorang pemimpin KONDOU Inc, pencipta RANIA si sistem rumah pintar.


Usai makan, mereka semua nampak berbincang ria di ruang keluarga sembari menunggu perut mencerna makanan. Myra nampak begitu manja kepada nyonya kusuma. Melvin dan Darren bahkan hanya menggelengkan kepala mereka saat ibu mereka di rebut, tapi ke dua nya tentu mengerti dengan keadaan. Bukan setiap har myra bersiap manja kepada myra, ya meskipun jika myra mau setiap hari myra bersama ibu nya, mereka berdua tidak merasa keberatan. Terutama darren yang memang sejak pendidikan SD sudah harus tinggal jauh dengan ayah dan ibu nya karena ia memilih mengambil pendidikan di pondok kala itu.


" myr, waktu nya pulang, " ingat gery saat jam sudah menunjukkan pukul 20.00 malam.


Myra nampak mencebik dan cemberut, ia masih menggelendot di lengan nyonya kusuma. Nyonya kusuma juga tidak berhenti mengelus rambut myra dengan sayang.


" baru jam segini, ger. Bentar lagi ya ?" tawar myra.


DEG


Saat myra ingat jika besok adalah pertemuan pertama setelah 6 tahun tidak bertemu dengan ken, jantung nya tiba - tiba berdebar kencang.


" udah nggak usah gugup, yok pulang, gue ntar nginep di penthouse nemenin lo, " ajak rose sambil menarik tangan myra dari lengan nyonya kusuma.


" hmmm baiklah, bu, myra pulang dulu ya. bapak sama ibu tiri udah ngomel - ngomel tuh, " canda myra sambil melirik ke arah gery dan rose yang menatap nya jengah.


" ha ha ha, ya ya. Tapi ingat, kamu harus sering - sering kesini, besok ibu buatkan makanan, biar di bawa melvin, " ucp ibu melvin sambil mengelus lembut pipi myra.


" beneran bu ? BOleh request nggak ? " pekik myra kegirangan. Ibu melvin terkekeh dan mengangguk.


" asyiikkkk, myra mau nasi tiwul lah, sama ikan asin sambal bawang,bu. Bolehkan ? Awal nya myra mau minta ke fahmi, cuma dia sekarang sibuk sama darren kan. " ucap myra cemberut.


" sibuk juga karena perusahaan lo, dodol. " melvin gemas dan mencapit hidung myra.


" awwshhh, sakit kak mel, " sungut myra sambil menggosok - gosok hidung nya yang mulai memerah.


' dasar, masih sensi aja tuh hidung, " cibir melvin.


Fahmi dan darren memang langsung pergi begitu makan malam bersama selesai. Mereka berdua kembali ke markas pasukan khusus karena ada sedikit hal yang harus mereka selesaikan. Dan sebagai ketua, tentu fahmi harus bertanggung jawab.


" ya , ya , ya ibu akan membuatkan nasi tiwul sesuai permintaan mu, apa sekalian mau pakai petai?" goda nyonya kusuma.


" NOOOOO," Bukan myra yang menjawab tapi gery, rose, dan melvin.


sementara myra hanya cengo melihat mereka bertiga nampak berteriak bersamaan. Tapi tak lama kemudian ia mengerucutkan bibirnya.


" ish, padahal kan enak banget kalau pakai pete, " gerutu myra pelan tetapi masih bisa di dengar oleh ke empat orang di sana.


" enak aja ! lo mau ngeracunin satu kantor sama bau nya ! " sengak gery.


" tapi kan cuma kalian bertiga, tambah anggota tim produksi, fahmi, darren," manyun myra. Tangan nya nampak mengabsen siapa - siapa saja yang akan menjadi tumbal bau eksotik dari buah petai.


" ya terus lo mau tim produks mabok terus ora konsen " sambung melvin yang sudah keki.


" haaah, baiklah , baiklah, " pasrah myra.


" ha ha ha, sudah nggak apa myra sayang. nanti lain kali ibu bakalan bikinin sambal balado petai, " bisik nyonya kusuma yang langsung membuat myra mengangguk antusias.


" udah ayo, kita pulang, keburu makin malem aja ini, " ajak gery yang langsung menyeret myra. memasukkan myra ke dalam mobil.


Sedangkan motor myra di biarkan berada di rumah melvin. Biarlah besok melvin yang membawa nya.


" daaaaahh bu, assalamualaikum," teriak rose dan myra pelan.


" waalaikum salam, " jawab nyonya kusuma dan melvin. Kedua nya segera masuk rumah begitu melihat mobil gery menghilang di ujung belokan gang depan.


💨💨💨