LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !

LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !
S2_Bab 25



Nampak nya allah langsung meng -ijabah doa sang ibu melvin, dari kejauhan sana, ibu melvin melihat siluet yang tengah mengendarai motor sport nya menuju ke arah pekarangan rumah nya.


Tak ayal, air mata nya turun berbarengan degan ia yang melangkah kan kaki nya menuju sosok tersebut.


Myra yang selesai melepaskan helm yang melindungi kepala nya, nampak tersenyum lembut kepada satu sosok yang sedang berjalan menuju ke arah nya dengan lelehan air mata di mata nya.


" ibu, myra pulang, " kata myra sambil membentangkan tangan nya. Berjalan menuju sosok yang juga tengah membentangkan tangan, bersiap untuk memeluk nya.


Kedua sosok ibu dan anak tanpa ikatan darah itu kini tengah berpelukan sambil menangis.


Pemandangan yang mengharukan ini, di saksikan oleh gery - rose, melvin, ayah melvin yang sedari tadi tengah berbincang ria dengan fahmi dan juga darren.


Mereka nampak menghentikan kegiatan mereka, menatap lurus pada satu pemandangan yang penuh rasa haru. Seorang ibu yang tengah menunggu kedatangan putri nya selama hampir 7 tahun, kini telah di pertemukan.


" nak, kamu bisa berjalan dengan normal, apakah tangan mu merasa sakit ?" tanya ibu melvin kepada myra. Ia bahkan mengusap - usap bekas luka di lengan myra yang tertutup oleh jaket myra. Seolah - olah takut jika pelukan nya tadi dapat melukai tangan sang putri.


" enggak bu, myra sudah bisa jalan dengan normal. Tangan myra juga alhamdulillah sudah normal. Hanya memang beks nya nggak myra ilangin dengan operasi, " jelas myra lembut.


Ibu melvin nampak kembali menarik myra ke dalam pelukan. Tangis ny semakin pecah. Myra hanya bisa mengelus punggung wanita paruh baya yang bergetar hebat itu. Menandakan betapa isak dan tangis nya begitu kencang.


Rose juga mulai ikut terisak bahkan gery dan melvin pun ikut berkaca - kaca meskipun sekuat tenaga mereka menahan air mata nya agar tidak jatuh. Fahmi dan darren malah sudah ikut termehek - mehek tanpa peduli image nya sebagai pasukan khusus keamanan myra.


" sudah - sudah, mari kita masuk, "


" bu, kasihan myra nya. Ayo ajak dia masuk, " ucap ayah melvin membuyarkan situasi canggung itu.


Seolah sadar jika mereka masih berada di luar ruangan, ibu melvin dengan cepat menghentikan isakan nya dan menyerut hidung nya cepat. Lalu segera menarik myra ke dalam rumah di ikuti oleh semua nya.


Di dalam rumah, mereka langsung berada di ruang tamu yang begitu luas. Ruangan tersebut terhampar tikar permadani. Nampak sofa yang tertata di sudut ruangan.


Ibu melvin memang sengaja meminta suami serta anak nya untuk menyingkirkan sofa - sofa dan meja nya ke sudut ruangan. Hal ini karena ibu melvin tahu jika myra lebih menyukai duduk lesehan sambil menikmati kudapan di sertai berbincang santai.


Myra nampak semakin berkaca - kaca. Teringat jelas ingatan masa lalu nya saat ia tengah pamit secara tak tersirat kepada ibu melvin saat itu.


Di Ruangan ini pul ia memberi saran kepada melvin untuk mengubah penampilan nya dan juga menitipkan perusahaan kepada melvin.


" nak, ayo kita segera duduk. Ibu sudah menyiapkan kudapan ringan kesukaan kamu, " ucap ibu melvin dengan mengelus rambut myra lembut.


" tentu bu, myra sudah sangat kangen sama kue tradisional buatan ibu, " jawab myra memeluk ibu melvin.


Semua sudah nampak duduk, ibu melvin di bantu oleh rose dan juga fahmi mulai mengeluarkan kudapan yang di buat secara spesial oleh ibu melvin . Ehm, tepat nya fahmi curi start dalam menyemil kudapan tersebut sih. Terbukti dari tangan nya yang tidak berhenti mencomot kudapan dari piring nya.



(



( Lupis merupakan makanan khas Indonesia terutama daerah Jawa. Ada dua bentuk lupis yang umum ditemui: segitiga atau bulat memanjang seperti lontong. Lupis dibuat dari beras ketan yang dimasak lalu dibungkus dengan daun pisang. Wikipedia )


( sumber gambar : shopee )



Segera, di tengah - tengah hamparan tikar permadani ruang tamu keluarga kusuma sudah ada beberapa piring yang berisi kue cenil dan juga kue lupis ketan yang menjadi kesukaan myra. Di hidangkan dengan di temani oleh secangkir teh hangat manis rasa nya akan menambahkan kenikmatan suasana di sore itu.


" nah, yang pria - pria, segera ke surau setelah ini. Sudah mau magrib pun, " peringat tuan kusuma, ayah dari melvin dan darren. Juga ayah angkat kedua bagi gery dan myra serta rose.


" baikkk, " jawab para pria.


Ibu melvin begitu tidak melepaskan kesempatan untuk menempel kepada myra yang sudah seperti anak kandung nya sendiri. Bahkan melvin dan darren pun tidak di pedulikan nya lagi.


" nak, bagaimana kehidupan mu di sana ? Apakah kamu cocok dengan makanan di sana ? " tanya nyonya kusuma dengan antusias. Myra tersenyum lembut dan memeluk ibu melvin itu sekali lagi. Sedangkan rose hanya menjadi pendengar seta sambil terus menyuapkan makanan ke dalam mulut nya.


" bu, setelah myra menjalani perawatan intensif selama hampir sebulan lebih, myra langsung pergi ke luar mencari makanan indonesia, " jawab myra antusias seperti anak kecil.


" tapi myra nggak bisa nemuin makanan daerah. Paling hanya kayak rendang yang memang sudah terkenal di berbagai luar negara," lanjut myra.


" ha ha ha , lagi lo mah aneh - aneh aja, " masa lo


" beneran loh rose, sampai - sampai tuh si gery ngambek sama gue, " tambah myra sembari tertawa. Nyonya kusuma pun tak kuasa menahan tawa nya mendengar perbuatan konyol myra.


" bu, myra kangen banget sama ini kue, " tunjuk myra kepada penganan yang terbuat dari tepung kanji itu.


" di sana tuh sama sekali nggak ada, sampai - sampai aku tuh kepikiran gitu buat bikin dan jual makanan ini di sana, "


" kira - kira seru kali ya, kalo ngenalin jajanan pasar khas kita ke negara orang ?" ujar myra. Mata nya bahkan sudah menerawang mulai memikirkan ide - ide yang tiba - tiba uncul begitu saja.


" lalu ? Kamu bakal tinggalin ibu lagi di sini, begitu?" tanya nyonya kusuma dengan nada sendu. Mata nya malah kembali berkaca - kaca.


Sontak myra tersadar akan ucapan nya itu, ia langsung menatap ibu melvin dengan intens.


" bu, meski myra jauh di negara sana, myra akan tetap hubungi ibu dan ayah, myra tentu saja nggak akan lupain ibu, apalagi sampai nggak hubungin ibu, "


" jadi ? Myra memang ada keinginan untuk kembali meninggalkan negara ini lagi ?"