LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !

LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !
Bab 94



" betapa aku sudah menyakiti mu, " gumam ken dengan air mata yang semakin deras saat ia mengingat pesan myra di mini proyektor.


" lo di mana myra ? Sebegitu tak mau nya kah untuk ku temui hingga keberadaan mu sulit untuk ku deteksi, "


" bahkan bang bryan dan juga kekuasaan daddy tidak bisa menemukan mu, "


" dimana kamu myr, "


" aku kangen .... "


💨💨💨


Sudah hampir seminggu semenjak kejadian naas yang menimpa myra. Setelah beberapa persiapan untuk kepindahan myra, akhirnya di tetapkan jika besok hari adalah hari keberangkatan myra menuju negara S bersama dengan frederick.


" dengar ger, ayah menitipkan semua nya kepada mu dan juga tim junior inti pilihan nona muda, jangan sampai ada hal yang tidak di inginkan. Sebisa mungkin, hindari hal yang bersinggungan dengan keluarga pria itu, bersikaplah sewajarnya saat di sekolah, " nasehat yang terus saja di ulang - ulang oleh frederick karena pria parah baya itu begitu khawatir jika sang anak akan lalai.


" ini berlaku juga untuk mu mel, kamu yang paling tua di antara mereka.. Kamu harus bisa tegas jika nanti gery atau pun bocah pengacau ini membuat masalah, ingat, om percaya pada mu !" tegas frederick kepada melvin. Bocah pengacau yang di maksud tentu saja adalah fahmi.


Fahmi hanya cemberut karena di panggil bocah pengacau. Tapi ia juga tidak bisa mengelak, karena memang ia begitu gatal untuk membalas kelakuan ken selama menyakiti myra.


Sementara myra hanya terkikik di atas ranjang nya. Beberapa tulang yang mengalami keretakan bahkan patah sudah mulai menunjukkan progres yang baik. Hanya perlu sedikit pemulihan.


" sudahlah om fred, jangan terlalu keras kepada mereka. Myra percaya jika mereka akan melakukan hal yang terbaik selama myra tidak ada, " bela myra sendu. Ia juga tidak ingin pergi, tetapi ini semua adalah untuk kebaikan nya.


" bukan pergi bos, lo hanya akan liburan. Anggap saja lo sedang bosan dengan negara ini dan hanya aka liburan di sana selama beberapa tahun, " tekan gery yang tidak suka jika mendengar myra mengucapkan kata pergi. Itu mengingatkan tentang kepergian mendiang sang bunda dan juga kedua mendiang nyonya dan tuan besar nya.


Myra tersenyum. Ia tentu paham arti kehilangan untuk gery. Ia juga tidak sengaja berucap demikian. Karena bagi myra kata - kata tersebut bukan bermaksud ke arti kehilangan dalam artian meninggalkan dunia. Tapi rupa nya gery memang terlalu sensitif dengan hal - hal seperti itu.


" lo harus jaga kesehatan di sana, bos. Lo juga nggak boleh menutup diri. Nikmati hari - hari sekolah lo di sana. Cari pacar, inget !" tekan rose yang malah kelihatan lebih bersemangat dalam hal asmara dari pada myra sendiri.


Bahkan tidak terbersit sedikitpun di pikiran myra untuk mencari pria di sana. Ia hanya ingin fokus dengan pendidikan nya. Entah karena ia menutup hati atau ia memang tidak punya minat untuk menggantikan sosok ken di hati nya.


" iya - iya, apa lo mau ikut gue aja ?" taar myra. Ia merasa kasihan dengan rose dan gery karena nanti nya gery yang akan menggantikan frederick untuk menemani myra jika gery sudah menyelesaikan perlombaan dengan melvin. Gery juga akan bersiap untuk mengikuti program akselerasi mengikuti jejak sang bos.


" ah apaan sih, nggak lah. Gue di sini aja. Lagian kalau gue kangen ayang mbeb kan tinggal pake jet pribadi lo, terus gue juga sayang sama beasiswa gue" sanggah rose. Myra mencebik. Masih saja soal beasiswa yang menjadi permasalahan rose. Padahal kan myra ataupun gery juga sanggup untuk membiayai pendidikan rose hingga jenjang yang lebih tinggi. Karena memang sudah menjadi tanggungan kondou inc untuk menunjang pendidikan karyawan nya.


" padahal pacar lo kaya, " cibir myra menggoda.


" yeeee, ya nggak gitu juga kali, sekolah dengan beasiswa adalah sebuah kebanggaan tersendiri buat gue bos. Gue bisa membuat kedua mendiang orang tua gue dengan prestasi gue. Lagian gue juga bisa kalo cua buat biaya sekolah. Kan gue juga udah kerja ke lo, " bela rose panjang lebar.


Seketika ucapan rose mendapatkan acungan jempol dari myra, gery dan frederick yang sedari tadi hanya mendengarkan perdebatan antara calon menantu nya dengan nona muda nya.


" benar - benar super sekali bestie ku yang satu ini, " puji myra sambil memeluk rose. Gery bahkan mengulum senyum bangga akan sosok dewasa rose yang terkadang juga akan memperlihatkan sifat konyol nya jika sedang oleng otak nya.


Sementara itu, melvin tengah membahas beberapa pekerjaan yang agak penting dan bersifat rahasia dengan ahmad. Melvin bersikeras untuk segera memahami setiap detail pekerjaan nya karena ia ingin menunjukkan kepada myra jika myra tidak salah telah merekrut nya.


" hoi kak mel, jangan serius - serius, nanti lo cepat tua loh, " kelakar myra. Melvin menoleh ke arah myra dan mendelik tajam ke arah myra karena berani mengatai nya tua.


" diam, lebih baik lo diem daripada mengacaukan konsentrasi ku, dasar bocah nakal, " dengus melvin keki. Myra, rose, dan gery terkekeh mendengar jawaban melvin.


Memang semenjak di katakan sebagai bocah pengacau tadi, fahmi berpamitan keluar karena ada beberapa hal yang harus ia siapkan dengan tim nya terkait dengan keamanan dan persiapan keberangkatan myra esok hari.


" apa jangan - jangan ia ngambek ? Gara - gara ayah mengatai nya sebagai bocah pengacau ?" tebak gery nyeleneh.


Frederick mendelik tidak terima dengan tuduhan dari gery.


" apaan ? Bukan nya kalian juga menertawai dia, kenapa hanya ayah yang di salahkan ?" protes frederick tidak terima.


" tapi kan ayah yang pertama kali mengatakan itu semua, " sanggah gery cepat.


" hayoo ayah berdosa kepada si bocil, " sahut rose yang ikut - ikutan menggoda pria paruh baya yang sangat setia dengan mendiang istri nya.


Berkali - kali gery mendesak frederick untuk menikah lagi, tapi frederick tetap kekeuh untuk tidak mengkhianati mendiang ibu gery.


' biarlah cinta ayah abadi untuk ibu mu, ger. Lagipula ayah masik sanggup untuk menjalankan peran ayah dan ibu secara bersamaan. Terbukti kan, kamu bisa tumbuh dengan baik, penuh limpahan kasih sayang dari ayah dan tidak kekurangan perhatian, ' jawabnya kala itu.


" toh, ayah tidak akan bisa menjamin jika ibu baru mu nanti akan menerima mu dengan sepenuh hati, ' lanjut nya. Sungguh hal tersebut membuat myra yang ikut mendengarnya menjadi trenyuh. Karena tidak banyak pria yang setia seperti frederick dan mendiang sang papi tentu nya,


" hah, sudahlah. Mendingan ayah telpon saja bocah nakal itu, dari pada kalian malah menyalahkan ayah, " gerutu Frederick yang membuat ketiga nya terkikik lucu karena berhasil menggoda frederick.


TUT TUT TUT


📞: " assalamualaikum, ayah ?"


📞: " waalaikumsalam, kamu di mana anak nakal ? kamu tahu ayah menjadi bulan - bulan an kakak - kakak mu, "


Di seberang sana terdengar suara kekehan khas pria kecil yang tengah tumbuh.


📞: " fahmi sedang mempersiapkan keamanan untuk kak myra, yah. Sebentar lagi fahmi ke rumah sakit lagi. "


📞: " oke, hati - hati lah. Wasalamualaikum.


" dengar kalian ! Fahmi sedang bertugas. Jadi stop mem bully pria tua ini, " sewot frederick sambil berlalu meninggalkan kamar inap myra.


Makin meledak lah tawa dari ketiga remaja yang beranjak dewasa itu ketika frederick semakin keki


💨💨💨


Sementara itu, di posisi fahmi.


📞: " waalaikum salam.


TUT TUT TUT.


" dasar, pasti para kakak itu menggoda ayah lagi, " geleng fahmi karena terkadang ia tidak habis pikir dengan kelakuan absurd ketiga kakak nya.


" oke, mari kita kembali ke bahasan awal, segera bocoran informasi tentang kak myra,..... '