LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !

LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !
Bab 89



" hei bos, lo nggak ada niatan buat bangun sekarang gitu" canda melvin untuk memancing reaksi myra.


Sebenarnya itu hanyalah bentuk dari pelipur an kecemasan nya saja. Melvin jelas merasa sedih melihat sosok myra yang hanya bisa terbaring di dalam tidur damai nya. Terlihat enggan untuk terbangun dari mimpi indah nya.


" lo nggak kangen apa sama kakak kelas lo yang super ini ?" melvin terkekeh namun berwajah sendu saat ia mendengar candaan nya sendiri.


" sekarang gue udah nggak cupu dan culun lagi loh myr, " lanjut Melvin sambil merapikan selimut myra. Sesekali terdengar isakan dari nya. Rupa nya ia juga tidak bisa menahan air mata nya yang tiba - tiba keluar dengan sendiri nya.


" gue ngikutin saran lo buat ngerubah style rambut gue yang lo katain kayak perosotan nyamuk, klimis " melvin terkekeh di sela isakan nya.


" dan sesuai perkataan lo, begitu gue ganti style, mendadak gue jadi seleb di kelas. Bahkan banyak yang ngajak kenalan gue, di kira gue siswa pindahan kali, " sungut melvin saat teringat kejadian di kelas nya.


Memang sempat sebelum kejadian naas itu, sekitar dua mingguan yang lalu, myra mendatangi melvin.


FLASHBACK ON


TOK TOK TOK


Melvin yang tengah belajar di ruang tamu rumah nya kaget mendengar ada yang mengetuk pintu. Ia beranjak untuk membuka pintu dan melihat siapa yang datang mengunjungi nya.


" loh myr ?" kata Melvin yang heran karena tiba - tiba myra datang berkunjung. Myra hanya meringis memperlihatkan deretan gigi nya yang putih.


" assalamualaikum kak mel, " sapa myra. Melvin tergelak.


" waalaikum salam, ayo masuk dulu, lo sendirian ?" tanya melvin. Pasalnya ia heran saja, karena myra datang tanpa bodyguard nya. Siapa lagi kalau bukan gery atau fahmi.


" heem, fahmi sedang ada janji dengan master aikido nya. Kalo gery, biasa lah lagi pacaran, " jawab myra riang. Melvin kembali tergelak.


" heran sama si bocil. Dia yang kayak kehausan sama yang nama nya ilmu bela diri. Segala cabang di pelajari dan aneh nya otak nya bisa cepat menampung ilmu nya dengan cepat bahkan sangat tepat, " kata melvin.


" dan lagi si gery, udah kayak bocah abege aja, segala pacaran terus, " lanjut melvin mencibir. Kali ini myra menertawakan nya.


" yeeee iri bilang bos, " sindir melvin. Melvin mengibaskan tangan nya tanda tak terima.


" enak saja, gue mah belum kepikiran ke arah situ, " elak melvin. Ia lantas menuju dapur untuk membuatkan minuman untuk myra.


Myra terkekeh mendengar alasan melvin. Padahal ia tah jika melvin hanya merasa insecure terutama karena penampilan nya yang terkesan cupu. Ya meskipun myra sendiri juga berdandan cupu, tapi ia masih lebih baik dari pada melvin .


myra mengamati ruang tamu kediaman melvin, ia melihat di atas meja tergeletak laptop melvin yang menyala dan beberapa kertas berserakan. Myra tertarik untuk melihat apa yang sedang melvin kerjakan.


rupa - rupa nya melvin sedang mengerjakan beberapa berkas divisi produksi, myra yakin ini adalah tugas dari ahmad agar melvin belajar sedikit demi sedikit mengenai divisi produksi.


Beberapa kertas lagi berisi informasi beberapa universitas yang cukup terkenal di seantero negara I. Rupa nya melvin sudah mulai mencari informasi mengenai kampus yang mungkin saja ia minati. Myra tersenyum melihat antusiasme melvin .


' kenapa nggak sekalian ikut akselerasi aja, tinggal setahun ini bisa kali, ' pikir yra sambil terus menatap kertas - kertas itu.


Tak lama kemudian melvin datang sambil membawa nampan berisi dua gelas es cendol dan sepiring onde - onde




( gambar hanya pemanis. Sumber gambar : google )


" woaaaahhh es cendol sama onde dong, " seru myra kegirangan. Melvin tersenyum melihat binaran myra setelah melihat es cendol dan onde - onde yang ia bawa.


" iya, ibu tadi bikin sebelum pergi, kata nya siapa tau kalo anak bungsu perempuan nya bakalan main, eh ternyata benar. Ya meskipun kalo lo nggak kesini bakalan gue anter ke rumah sih, " beber gery. Myra tertawa dan langsung menyeruput es cendol dan mencomot onde - onde nya tanpa sungkan.


" eh iya ya, ngomong - ngomong kemana ibu sama bapak " tanya myra mulai celingukan saat menyadari jika melvin hanya sendirian di rumah.


" ke kota S, kan besok darren mau wisuda di madrasahnya, " jelas melvin. Ia kembali mengotak atik laptopnya. Sedangkan myra mengangguk paham.


" eh darren kan udah lulus MTs kan, suruh sekolah di sini aja kak SMA nya, masukin di sekolah kita. Nanti biar barengan sama fahmi, ya meskipun bocah itu nanti jadi adik kelas nya darren, " usul myra. Melvin sejenak menghentikan aktifitas nya dan memandang myra.


" boleh juga, nant deh gue usulin ke bapak sama ibu, sekalian kan nanti darren juga ikut pulang karena liburan sekaligus nyari sekolah lanjutan, " kata melvin setuju.


Sejenak myra memperhatikan melvin dengan seksama. Ia mulai menatap tajam wajah melvin yang di bingkai kacamata radiasi yang terlalu dipaksakan besar nya. Entah untuk menunjang tampilan kecupuan nya atau entah lah apa maksudnya.


Merasa diperhatikan dengan sangat intens, membuat mendongak. Ia melihat myra yang menatap menelisik wajahnya dengan sangat intens, melvin menjadi salah tingkah sendiri. Ia lantas meraba - raba wajahnya sendiri.


" lo ngapain liatin gue kayak begitu sih, " tanya melvin pada akhirnya.


tanpa menjawab, myra langsung beranjak berdiri dan berjalan menuju melvin. Melvin hanya membiarkan dan ingin melihat apa yang akan myra lakukan.


ternyata myra langsung membuka kaca mata melvin dan menaruh nya di meja.


" hei, ap ... "


Belum sempat Melvin protes, myra malah kembali meraih wajah melvin yang ditutupi dengan poni ny yang di biarkan menjuntai menutupi wajah nya yang sebenar nya tampan.


" diam kak, gemes banget eh gue liat nih poni " kata myra geregetan. Melvin terkekeh dan akhirnya membiarkan bos rasa adik nya itu membenahi penampilan nya.


Myra tidak terlalu banyak melakukan perubahan pada melvin. Ia lantas menyibakkan rambut poni yang di sisir klimis ke depan.


" gilaaa, wajah kinclong kek gini kok ya diumpetin sih, fiks ini mah lo nggak mau punya bini " ujar myra kesal. Melvin makin terbahak mendengar ucapan myra.


" ha ha ha , lo ada - ada aja sih myr, " jawab melvin.


" denger ya kak, lo harus ubah style rambut lo ! Sue itu wajah ganteng kenapa di umpetin. Gue yakin sih cewek - cewek di sekolah pasti akan melongo lebar pas liat wajah tampan lo ini, ck ck ck. Untung aja gue udh kecantol sama ayang ken , " gelak nya. melvin hanya mendengus kesal sekaligus lucu mendengar ucapan myra.


" inget, kakak harus ubah style. Bukan hanya demi calon kakak ipar ku kelak, tapi penampilan juga akan menunjang kakak di perusahaan, bukan menghina karena myra tahu betul kemampuan kerja kakak, tapi kakak akan jadi kepala divisi produksi di masa depan, " peringat myra setengah bercanda. Karena pada dasar nya myra tidak peduli bagaimana penampilan staf - staf nya. Yang penting mereka rapi plus attitude yang baik serat kemampuan yang handal terutama.


Melvin mengangguk paham dengan maksud myra. Tidak tersinggung ataupun marah. Karena myra benar ada nya. Meskipun ia juga tahu jika myra hanya bercanda dengan ucapan nya. Tapi dia akan kerja di sebuah perusahaan IT yang tersohor di negara ini bahkan sudah masuk kancah internasional. Tentu nya ia juga harus menjaga penampilan nya agar tidak membuat malu perusahaan terutama myra nanti nya.


FLASHBACK OFF


💨💨💨


Melvin tersenyum miris saat mengingat kejadian itu.


" myr, darren juga setuju untuk masuk ke SMA kita "


.


.


.


.


.


.


.


.


.


MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN.


MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN ..


TERIMA KASIH SUDAH DUKUNG KARYA BUNTIB YA..


SENGAJA NIH AKU POST PAGI - PAGI KARENA PASTI NANTI SANGAT SIBUK BUAT KELILING KE SAUDARA2.


TETAP JAGA KESEHATAN ❤️❤️