LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !

LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !
S2_Bab 54



" jadi, lo suka sama kakak gue ?" ditengah keheningan, tiba - tiba fahmi angkat suara dan mengarah ke arah michael. Tak urung membuat michael dan bob sedikit mendongak karena terkejut.


Suara bocah kecil ini sedikit mengintimidasi. Memang tidak bisa di remehkan untuk seukuran ketua pengawal khusus untuk myra. Bocah ini memiliki ara yang menakutkan dari pada bocah seusia nya.


Begitu yang setidak nya di pikirkan oleh bob dan michael saat fahmi mengeluarkan suara. Michael sempat tertegun sejenak, tapi tak lama ia terlihat tersenyum kepada fahmi.


" apa terlihat dengan jelas?" tanya michael dengan santai dan senyum yang terukir di bibir nya yang seksi.


" heh, bahkan orang buta sekalipun akan dengan mudha melihat nya, " gumam fahmi.


" tapi kenapa myra tidak bisa melihat nya ? Kenapa ia tidak tahu jika aku menyukai nya?" tanya michael. Ia merasa tertarik dengan bocah kecil ini. Pria kecil yang michael dapat lihat sangat overprotektif kepada kakak nya.


Fahmi melirik ke arah michael dan mendengus pelan,


" lo suka kakak gue, karena penampilan nya yang sekarang, atau apa ? Memang nya lo sudah tahu bagaimana penampilan kakak ku yang dahulu ?" tanya fahmi tegas.


Sekali lagi, michael dan bobo tertegun. Bagai Mana bisa pria kecil ini bertanya dengan begitu lugas ? Apakah michael nampak seperti orang yang sangat memperhatikan penampilan dalam memilih gadis yang di sukai ? Mau tak mau, michael saling berpandangan dengan bob.


Bob pun merasakan jika kepribadian pria kecil ini unik. Ada sedikit kilatan licik di mata nya. Tetapi kepercayaan diri nya begitu kuat.


" apa aku terli .... "


' kalian sedang membicarakan apa ? Kenapa belom pesan ?" sebelum michael menjawab pertanyaan fahmi, myra datang memotong ucapan nya.


" kami sedang mendiskusikan beberapa hal, kak" jawab fahmi dengan cepat.


Jika kakak nya tahu ia sedang berusaha menekan teman nya, ia yakin seratus persen jika myra akan menendangnya. Kakak nya ini memang selalu berpikiran lembut.


" benarkah ? Ucapan mu sangat meragukan ku, bocah " cibir myra yang memang sudah sangat hapal dengan tabiat dari fahmi. Fahmi hanya menggerutu saat ia kembali di panggil bocah.


" oh iya, mike. Apa kamu mau bertemu gery dan rose terlebih dahulu sebelum resepsi? Bagaimana pun kita sudah lama tidak berkumpul. Nanti kita ajak juga kak mikayla, " ucap myra.


Berbicara tentang mikayla, kemana pergi nya kakak perempuan dari michael ini ? Sebelum memutuskan untuk makan dan nongkrong di kafe, myra sudah mengajak mikayla untuk bergabung dengan nya. Tetapi mikayla menolak dan lebih memilih untuk beristirahat di unit apartemen.


" boleh, apa mereka tidak melakukan tradisi ... Apa itu nama nya ?" tanya Michael.


" di pingit ? Ku rasa tidak, gery menolak keras saat ibu melvin meminta untuk pingitan " jawab myra sambil tertawa. Mengingat saat itu gery mencak - mencak karena menolak untuk pingitan. Gery berpikir jika LDR an nya cukup saat ia berada di luar negeri saja, toh saat itu bukan cuma seminggu mereka di pisahkan oleh jarak dan waktu, tapi hampir 6 tahun !.


" baiklah, nanti kita kan mengunjungi gery di unit nya " putus myra.


tak lama kemudian, myra dan yang lain memesan makanan ringan, myra berkata jika ingin makan berat sekalian saja nanti malah mereka pesan saat berkumpul dengan gery dan rose. Dan michael tentu tidak keberatan.


Tak menunggu lama, makanan sudah terhidang, fahmi dan bob asyik membicarakan sebuah game. Tidak sangka, jika bob adalah penggemar dan pemain dari game KINGDOM OF KONDOU besutan perusahaan myra, sehingga fahmi dan bob merasa nyambung saat membicarakan hal itu.


Myra sedikit terdiam, ia bingung harus bagaimana menyikapi pertanyaan yang ambigu seperti ini. Di satu sisi ia tahu jika michael masih menyimpan rasa kepda nya, myra masih menangkap pandangan penuh cinta dari michael. Sementara di sisi lain, ia tentu tidak ingin memberi harapan palsu kepada pria ini.


" ehhmm ... Sudah " jawab myra pelan. Michael tahu, meskipun myra menjawab dengan pelan, ada rasa yang gembira di suara myra. Michael mendesah pelan.


" kamu bahagia ?" tanya michael dengan berusaha menekan perih di hati nya.


Myra mendongak melihat wajah michael. Myra dapat melihat guratan kesedihan di sana.


" mike, aku .. "


" aku thu aku hanya bertanya, apa kamu bahagia ?" ulang michael.


" tentu saja myra bahagia, " bukan suara myra yang menjawab. Myra dan michael serempak melihat ke belakang. Myra melongo saat mengetahui siapa yang datang.


Bob dan fahmi pun menghentikan obrolan mereka, melihat ken datang, fahmi diam - diam menyeringai. Sementara bob sedikit mengernyit saat melihat ada dua pria yang berada di samping wanita yang di taksir oleh atasan nya.


" kamu tahu dia ?" tanya bob kepada fahmi. Fahmi dengan santai mulai meraih kentang goreng yang sengaja di pesan nya untuk menemani ya menonton drama picisan.


" heem, dia kekasih kakak ku, " jawab fahmi sambil mencolek kan kentang di saos nya.


Bob terkejut dengan jawaban fahmi. Lalu apa maksud nya fahmi menanyakan pertanyaan kepada michael tadi jika ternyata ia tahu kakak nya suah memiliki kekasih.


" bos mu juga tahu kok, jika kakak ku sudah memiliki kekasih, hanya saja seperti nya bos mu tidak mau menyerah. Lalu, calon kakak ipar ku itu terlalu santai, mengira jika kakak ku hanya bisa terpaku dengan nya tanpa tahu jika banyak pria yang mengejar kakak ku, " ucap fahmi santai.


Bukan kah itu arti nya bocah ini menggunakan bos nya sebagai bahan percobaan untuk kekasih kakak nya. Bukan kah ini sungguh sangat menyedihkan bagi michael ?


Ck ck ck, betapa merana kisah cinta mu, bos !


Begitu lah kira - kira batin bob.


" kenapa kamu sudah samp ... "


" MYRAAAAAAAA... " teriakan pria yang berada di samping ken sungguh sangat memekakkan telinga. Hampir semua pengunjung kafe menoleh dan menatap aneh kepada meja myra. Ken hanya mendengus pelan merasa malu dengan kelakuan gerald.


Myra yang melihat gerald pun tertawa senang dan bangkit dari kursi nya. Tangan gerald yang sudah terbuka siap untuk memberi pelukan kepada myra. Tapi, ken langsung menarik tangan myra dan memeluk myra dengan erat.


" enyah lah, bung. Dia MILIKKU, " entah beranda atau serius, saat ia mengucapkan kalimat itu, mata nya dengan tajam menatap ke arah michael yang tengah tersenyum remeh kepada ken.


Gerald mengerucutkan bibirnya. Ia tentu langsung mendumal panjang pendek kepada ken, tentu saja myra hanya bisa terkikik lucu dan merasa kasihan kepada gerald. Tapi ia bisa apa ?


" kenapa kamu sudah sampai sini ?"