LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !

LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !
Bab 80



Keesokan hari nya..


Di kamar ken..


Ken terlonjak kaget saat mendapati diri nya ternyata tertidur tanpa sempat membuka flashdisk dari myra.


Badan nya terasa lelah dan juga sakit efek dari dorongan myra yang lumayan keras hingga ia terpelanting ke belakang. Semua ia rasakan sesaat setelah sehabis mandi.


Padahal semalam dia sedang termenung sambil memegang flashdisk dari myra. Tanpa ia sadari ia terbaring sambil mendekap barang itu hingga akhirnya terlelap.


Ken bangun dengan masih menggenggam flashdisk tersebut, ia menatap nanar benda itu saat teringat jika kejadian kemarin bukan lah mimpi nya.


' sebenarya apa yang ingin kamu berikan kepadaku myr?' monolog hati ken.


Ia bergegas untuk mandi dan turun ke lantai bawah untuk sarapan.


Tidak ada sambutan dari mommy nya meskipun sarapan tetap terhidang di atas meja makan. Ken menghela nafas kasar. Seperti nya mommy nya benar - benar marah kepada nya dan mendiamkan nya. Bahkan semalam dia tidak turun untuk makan malam pun tidak di hiraukan oleh san mommy.


Ken perlahan makan dengan tenang. Meskipun sempat kesulitan menelan makanan karena rasa sesak di dada nya. Ia mengakhiri acara makan pagi nya dengan hanya menyantap selembar roti tawar ber - selai coklat.


Ken kembali naik menuju kamarnya, ia segera menyambar flashdisk dan juga mini proyektor dari myra. Ia sedikit mengernyit heran saat memegang mini proyektor tersebut.



( gambar hanya pemanis. Tidak bermaksud menyinggung salah satu instansi Sumber : google )


' seperti pernah liat ?, di mana ya ?' pikir ken sambil membolak balikkan mini proyektor. mata nya nampak familiar dengan bentuk mini proyektor yang sedang ia pegang.


' ah aku ingat, model nya sama seperti proyektor yang ada di sekolah. Beda nya hanya di warna saja, ' lanjut ken dalam hati


Tertulis dengan jelas merk mini proyektor itu. Kondou inc.


' lagi - lagi dari perusahaan kondou inc,sebenarnya apa hubungan mu dengan perusahaan IT terbesar itu, myra ?'batin ken.


Tak ingin tenggelam dengan rasa penasaran nya, ken memilih untuk mengaktifkan mini proyektor itu terlebih dahulu.


Langsung saja, pemandangan pertama yang ken lihat adalah seorang gadis cantik, dengan wajah yang sama seperti gadis yang telah menyelamatkannya dari tabrakan kemarin. Dengan berlatar belakang sebuah kamar dengan dinding bercat biru soft yang ia yakini adalh kamar myra. Ya, gadis itu adalah myra, dengan wajah tanpa riasan nya.


..." TREK... TES TES. HE HE HE...


...Hai ken.......


...eemmmmhh, he he he penasaran ya ......


...Haaaahhh.. Mungkin jika kamu sudah buka file ini, itu berarti aku sudah pergi jauh... Benar, aku sudah pergi dari negara ini. Aku memutuskan untuk melanjutkan sekolah di luar negeri....


myra nampak tersenyum kecut..


' jadi myra udah berniat pergi meskipun sebelum ada kecelakaan itu, tapi bukan kah saat ini dia masih dalam perawatan. Jadi ada kemungkinan myra masih di sini kan ' batin ken.


..." bukan bukan, aku bukan sedang menghindari mu kok. Ehm ehm , "...


Mata myra nampak bergerak ke sana kemari menjelaskan jika ia sedang gugup. Ken terkekeh, myra sedang berbohong..


..." ketahuan banget ya jika aku bohong ? Haaaahhhh .... Emmh ken, apa kamu membenci ku? maaf jika aku mengacaukan kehidupan asmara mu. Maaf ya ken, pasti selama ini kamu ilfil banget ya sama usaha ku mendekatimu. Tapi bagaimana lagi ? Aku memang sangat mencintaimu, "...


Myra nampak tersenyum kecut lagi. Jantung ken bergemuruh merasakan sakit melihat myra yang sedang tersenyum kecut. Senyum penuh kesedihan.


..." ken, maaf ya, jika perasaanku membebani mu, pasti kamu merasa nggak nyaman dengan sikap impulsif ku,...


..." he he he, tapi tak apa ken, sudah cukup aku usahaku. Bukan, bukan karena perasaan ini menghilang, karena jika aku bisa aku ingin berdoa kepada allah agar selalu menjaga cinta ini hanya untuk mu....


..." oh iya, kamu pasti sudah melihat wajah asli ku ya, he he he, maaf selama ini aku membohongi mu dengan penampilan ku. Tapi kamu harus tahu jika aku memiliki alasan untuk melakukan ini semua, dan belum saat nya kamu untuk tahu...


..." ken, sekarang aku sadar, jika seperti nya hanya aku yang memiliki rasa terhadapmu, aku terlalu egois terhadap mu....


...Tanpa memikirkan gimana perasaan mu, aku memaksakan perjodohan antara kita,...


...Hingga kamu harus tersiksa dengan segala tingkah laku ku,...


...Tapi, sekarang aku sadar, aku hanya akan membuat mu tertekan, kamu berhak untuk mendapatkan gadis yang kamu suka. Kamu berhak untuk bahagia....


...Ya ken, aku memilih untuk berhenti berjuang karena aku tidak ingin memaksakan kehendak ku. Seperti kata mami, jika memang kamu bukan jodohku, aku harus ikhlas kan? Aku tidak ingin lagi mengganggumu. Bukan kah tingkat mencintai tertinggi adalah merelakan orang yang kita cintai itu berbahagia ? Meskipun kebahagiaanmu itu bukan dengan ku....


...Ken. Jika kamu sudah buka file ini. Itu arti nya kamu sudah tahu jika aku sudah membatalkan perjodohan kita....


Myra tersenyum. Tapi air mata nya mulai mengalir. Ia menghapus kasar air ata yang terjatuh dan berusaha tersenyum ke arah kamera.


..." kamu pasti sangat bahagia kan, dan lagi kamu tidak harus melihatku lagi....


...Dan lagi, ku lihat kamu sangat menyukai lusi. Aku tahu dengan aku mengatakan perasaanku, aku telah menghancurkan persahabatan kita selama bertahun - tahun. Tapi ken, sebaik nya kamu berhati - hatilah dengan lusi. Ini aku katakan bukan karena aku cemburu, ups.. Keceplosan he he he. . Api aku serius, berhati - hati lah dengan nya dan juga kakak nya....


..." waahhh, aku terlalu banyak bicara ya ? ha ha ha . Maafkan aku ken. Oke aku pamit...


..." terima kasih ken, selama hampir 10 tahun ini kamu sudah menjadi tetangga ku, sahabatku, bahkan menjadi pemilik hati ku. Meskipun kini harus aku lepaskan....


..." semoga ken bahagia, maafkan aku yang selalu membebani mu....


..." i always love you. Kennedy lou alexander "...


...TREK...


File berisi video yang myra simpan sehari sebelum memutuskan untuk menemui orang tua ken sudah di lihat habis oleh ken. Tetesan air mata ken nampak keluar tanpa permisi dan tidak dapat di cegah oleh nya.


Nampak sangat jelas raut penyesalan di wajahnya. Ken mulai memukul - mukul dada nya untuk menghilangkan rasa sesak yang tiba - tiba menyeruak begitu menit pertama video tersebut di putar.


' ternyata selama dan sedalam ini aku melukai mu myr, kenapa kamu masih sanggup tersenyum ? Kenapa kamu nggak bilang saja? Kenapa kamu nggak berterus terang dengan perasaan mu ?'


' ah, aku sendiri pun pengecut, aku laki -laki, tapi aku juga tidak memiliki keberanian untuk menggungkapkan perasaan ku kepada nya, hingga akhirnya kamu terluka, ' batin ken lagi.


Ken hanya berharap jika dia belum terlambat saat ini. Berharap myra masih menjalankan perawatan di negara ini hingga ia bisa bertemu dengan nya.


Tanpa ia sadari, di saat ia sedang terpuruk menyesali perbuatan nya, di saat itulah myra sedang di upayakan untuk segera berangkat meninggalkan negara ini.


Ken selesai melihat isi dari mini proyektor itu, sekarang ia melirik flashdisk di tangan nya. Ia sedang memantapkan hati nya untuk melihat isi dari flashdisk tersebut. Akan kah ada kejutan yang lebih menyakitkan ?.


TRING TRING TRING


Di saat ia sudah akan menancapkan usb tersebut ke lubang laptop nya, ia mendengar handphone nya berbunyi dengan ringtone panggilan masuk.


📞 BANG BRY is calling


Ken melihat ID CALLER menunjukan jika abangnya yang menghubunginya. Keningnya berkerut. tidak biasanya sang abang menelepon. Biasanya hanya akan mengirimkan pesan singkat / aplikasi warna hijau.


📞 : " Assalamualaikum ban .. "


📞: " waalaikum salam, gue kecewa sama lo, "


DEG