LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !

LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !
Bab 64



' bos, meskipun hidupmu lebih bergelimang harta, tapi cintaku dan rose lebih simple dan lebih glamour, lo harus bahagia seperti kami, bos ' batin gery sambil menatap sendu myra.


Gery tentu tidak bisa melakukan apa - apa selain selalu support myra dan selalu berada di samping myra.


Tapi gery bingung, untuk apa myra menghampiri lusi dan terlihat sedang membicarakan sesuatu hal.


" lo ngapain nyamperin lusi ?" tanya gery penasaran.


" nggak ada apa - ap, cuma mau menyapa." jawab myra singkat.


" jangan aneh - aneh bos, " peringat gery.


" iya - iya, tenang aja. " kata myra. Sebenarnya dalam hati nya ia gugup karena gery mulai mencurigai nya. Jangan sampai gery apalagi rose tahu jika iia akan menemui lusi.


" oh iya ger, nanti kalian ke kantor duluan aja, gue mau menghadap pak samuel, ada sesuatu yang harus gue urus terlebih dahulu, " kata mra yang tentu saja beralasan. Tapi gery percaya. Mungkin memang myra ingin membicarakan perihal kepindahan nya


" oke, kalau nanti butuh di jemput, telpon gue, " kata gery.


" heem, terima kasih ger " kata myra dengan senyum tulus. Gery mendengus kesal.


💨💨💨


Pulang sekolah.


Lusi nampak berpisah dengan jhonson dan ken. Ken bilang jika ia sedang di tunggu sang ibu karena di minta untuk menemani nya berbelanja. Sedangkan jhonson memang memilih untuk pulang duluan saat lusi bilang jika myra mengajak nya berbicara.


Myra juga berpisah dari rose dan gery. Ia meminta agar rose dan gery pulang terlebih dahulu. Ia memang ingin memberi waktu luang yang banyak kepada kedua nya. Karena jika nanti myra jadi untuk pindah sekolah, otomatis gery juga akan mendampingi nya. Selain itu ia memang sengaja tidak inin mereka berdua tahu jika ia menemui lusi.


Di kafe seberang sekolah.


Myra tengah duduk menunggu kedatangan lusi. Ia sudah memesan sebuah minuman untuk diri nya sendiri. Tangan nya masih sibuk dengan tab yang selalu ia bawa. Rupa nya ia sedang memantau data perusahaan.


DREK BLUG


Terdengar bunyi decitan kursi dan orang yang duduk. Myra menghentikan kegiatan nya. Ia mendongak dan nampak lusi tengah duduk dengan wajah angkuh nya.


" to the point aja, " kata lusi angkuh. Myra hanya tersenyum miring. Ia menyodorkan sebuah ponsel nya.


Lusi mengernyit heran dengan myra tapi tak urung mengambil ponsel myra.


Mata nya seketika melotot kaget setelah melihat apa yang berada di ponsel itu. Bagai mana tidak kaget, di dalam ponsel itu sedang di tayangkan video saat ia tengah bertransaksi di sebuah klub, lalu ada pula video syur nya dengan jhonson dan beberapa pria yang berbeda. Serta beberapa bukti kejahatan lain yang ia lakukan dengan jhonson.


Ia buru - buru me reset ponsel itu agar semua bukti terhapus. Lalu ia menatap tajam myra.


" tidak pernah ku sangka, sepasang buronan interpol bisa masuk dengan mudah ke negara ini, " kata myra tenang. Tidak ada raut panik saat semua bukti yang berada di ponsel sudah di hilangkan oleh lusi.


" lalu ? Apa masalahnya dengan lo, jangan macam - macam ya myr, " ancam lusi. Dia panik. Tentu saja, susah payah lusi dan jhonson kabur dengan memalsukan data - data mereka. Dan ia tidak menyangka akan ketahuan secepat ini. Apalagi ketahuan oleh gadis yang ia kira tidak bisa apa - apa.


" mau apa ? Tentu saja aku akan menunjukkan bukti - buki ini kepada polisi dan juga ken, " kata myra tajam.


" jangan pernah berani, ken nggak akan pernah percaya dengan kamu lagi myr, ha ha ha . Dan untuk polisi , sebelum kamu melapor, aku pastikan kamu akan terbunuh, " balas lusi dengan berbisik di kalimat terakhirnya.


" atau, kamu lebih memilih kami membunuh ken, " seringai lusi tercetak di bibir nya. Mata myra membulat. Ia tidak berpikir lusi akan mengancam nya menggunakan ken.


" jangan macam - macam kamu lus, aku pastikan kalian akan menyesal jika kamu berani menyentuh ken, ' panik myra. Lusi semakin melebarkan seringai nya. Sekarang ia tahu jika ken adalah kelemahan myra yang terbesar.


" dengar myra, aku akan merenggut nyawa ken jika lo berani memberi tahu ken, oh atau aku bisa bilang. Jika kami memang akan menyingkirkan ken, karena tujuan kami di kota ini sudah tercapai, dan akan mencari mangsa yang baru lagi, "


Myra terduduk lemas di kursi nya. Ia tidak mengira jika lusi akan neat mengancam nya dengan nyawa ken. Ia mengusak rambutnya frustasi.


' apa yang harus aku lakukan? Aku ceroboh, hingga ken harus berada di bawah ancaman mereka, ' batin myra.


Myra segera pergi meninggalkan kafe dan bergegas untuk pulang ke rumah nya. Ia akan memikirkan rencana untuk ke depan nya. Dan lagi ia harus memikirkan cara agar bisa menyelamatkan ken sekaligus menghempas pergi pasangan gila itu.


💨💨💨


Setelah pergi meninggalkan myra, sebenarnya lusi begitu panik saat myra mengetahui mengenai rahasia yang ia dan jhonson simpan rapat - rapat.


Lusi segera pulang ke apartemen dan menemui jhonson.


" beb ... Beebb ... " teriak lusi saat ia sudah memasuki unit apartemen nya.


" ada apa yank, kenapa teriak - teriak hmm ? Sudah tidak sabar kah ?" tanya jhonson sambil meremas dada lusi gemas.


Lusi menggeliat sebentar ingin terhanyut. Tapi ia segera sadar jika ada yang lebih penting dari sekedar ML.


" Sebentar sayang, ada yang harus aku katakan kepada mu, " tahan lusi saat jhonson sudah akan menjalar kemana - mana. Dengan terpaksa jhonson menghentikan kegiatan nya saat melihat tatapan serius dari lusi.


" ada apa yank, kenapa kamu begitu serius ?" tanya jhonson sambil membawa lusi duduk di pangkuan nya.


" beb, myra mengetahui semua nya , " kata lusi. Jhonson mengernyit.


" maksudnya ?" tanya jhonson.


" myra mengetahui tentang kita, tentang semua nya. Bahkan dia juga mengetahui jika kita adalah buronan interpol, " jelas lusi.


Bagai di sambar petir di siang bolong, jhonson melotot kan mata nya. Bahakan tanpa sadar ia berdiri saking kaget nya, hingga lusi yang sedang duduk di pangkuan nya terjatuh dengan tidak elitnya.


" awwssshhh, sakit sayang, " aduh lusi menggosok - gosok pantatnya yang tepos.


" ups, maaf yank, aku kaget banget, " kata jhonson sambil membantu lusi untuk duduk kembali di sofa.


" tapi bagaimana dia bisa tahu ?" tanya jhonson yang masih dalam mode terkejut nya. Ia panik tentu saja.


" aku juga nggak tahu bagaimana cara nya ia bisa membobol data - data kita, bukan nya paman mu sudah menyewa hacker untuk menyembunyikan data tentang kita ?" kita lusi yang ikut panik.


" iya, paman sudah sewa hacker paling terkenal di negara A, tapi bagaimana bisa ?" tanya jhonson lagi.


" itu semua bukan hal penting lagi beb, sekarang yang penting bagaimana kita ke depan nya. Tidak mungkin kita akan bertahan di sini kan, " kata lusi.


" iya, kamu benar, secepat nya kita harus menyelesaikan transaksi dan segera pergi dari sini, " setuju jhonson.


" aku ingin sekali memberikan pelajaran untuk myra itu , " kata lusi tiba - tiba.


" kenapa ? " tanya jhonson heran. Meskipun ia tidak terlalu kenal dengan myra, tapi ia cukup tahu jika myra adalah gadis baik dan ramah kepada semua orang.


' karena dia berani - berani untuk menyukai ken ku. Aahh sayang sekali jika ken harus ku bunuh, tapi myra pati akan tersiksa jika ken tidak ada, ' seringai lusi muncul tanpa jhonson ketahui.


" aku hanya tidak suka saja, apa lagi sepertinya ia suka dengan ken, " jawab lusi. Tidak mungkin ia bicara kepada jhonson jika ia menyukai ken.


" jangan bilang jika kamu ingin .... "