
" jadi, apa ken sudah menghubungi mu, kak ?" tanya gery dingin ke arah melvin. Melvin yang paham akan maksud gery hanya menggeleng. Karena memang ken belum ada menghubungi dia sesuai pesan yang myra berikan.
" mungkin dia masih shock " kata rose berpendapat. Gery mengangguk - angguk dengan pendapat kekasihnya.
" lalu ? Apa kakak - kakak semua akan menerima nya jika suatu hari baj**ngan itu menemui salah satu dari kalian ?" sarkas fahmi yang masih saja emosi dengan ken.
Yang lain hanya tersenyum kecut mendengar pertanyaan dari fahmi. Mereka cukup mengerti dengan sikap yang fahmi tunjukkan.
" tenang bocah, kami pun juga memendam kekesalan, tapi bukan kah myra sendiri yang bilang jika si brengs*k itu butuh bantuan dengan bukti - bukti itu harus bertemu dengan ku atau kak melvin. Apa kamu mau melanggar apa yang di pinta oleh myra ?" jawab gery sekalian mengejek fahmi. Pria kecil itu seketika bungkam sementara yang lain mengulum bibir. Mereka yakin jika fahmi tidak akan pernah melanggar perintah myra meskipun ia benci sekalipun.
" mi, kakak harap kamu tetap menjalankan tugas yang myra minta sebelum sema ini terjadi, " nasehat rose.
fahmi hanya mengangguk lemah. Meskipun enggan hati nya menjaga ken, tetapi ia harus menjalankan nya. Karena itu semua adalah amanat dari sang kakak.
" ada dua kemungkinan mengenai ken yang belum mencari kita, " kata melvin santai. Fokus semua mengarah kepada
" satu ken bisa membukanya sendiri pola sandi nya, sedangkan yang kedua dia belum menyentuh bukti - bukti itu, " lanjut melvin mantap. Gery dan rose setuju. Sedangkan fahmi nampak acuh. Bagi nya ia akan sangat bersyukur jika ia tidak bertatap muka dengan pria brengs*k itu. Karena pasti ia akan tersulut emosi dan takut nya ia akan melukai ken.
" atau mungkin saat ini ken masih terpuruk. Hah rasakan ! Tidak akan aku biarkan dia bertemu dengan myra nanti nya apapun alasan nya. Meskipun ia bersujud di kaki ku ! " kata rose menggebu - gebu. Fahmi langsung bersorak setuju dengan kata - kata rose.
" sudah - sudah, bukan kah memang sudah menjadi tugas kita untuk membantu membuka sandi - sandi itu" ucap melvin menengahi.
" fahmi, bagaimana dengan dua serangga itu ?" tanya gery mengalihkan pembicaraan.
" aman, aku akan menyiksa nya secara perlahan sebelum mereka di serahkan kepada yang berwajib. " jawab fahmi dengan seringai lebar di bibir nya.
" lalu, bukan kah mereka adalah pecandu ? Akan sangat mudah bagi ku untuk menyiksa nya secara perlahan " lanjut fahmi. senyuman di bibirnya malah terkesan mengerikan bagi yang belum terbiasa melihat kekejaman fahmi. Pria kecil dengan usia 13 tahun itu pernah mengajar beberapa pengkhianat yang berusaha untuk mencuri formula dari flying dragonfly bersama dengan satuan pasukan keamanan khusus. Dia dengan sadisnya memotong setiap jari dari 5 komplotan pengkhianat tanpa kedip. Siapa yang akan menyangka jika pria kecil kejam itu hanya lah bocah biasa yang baru saja berusia 13 tahun
" jangan pasang wajah horor, bocah " tukas melvin sambil meraup wajah fahmi dengan tangan besar nya.
" huweekk,, ciihh tangan kak melvin bau " protes fahmi.
" iya kah ? Kakak habis cebok " goda melvin.
" hiiii dasar kakak jorok " sumpah serapah keluar dari mulut pria kecil itu.
Melvin, gery dan rose tergelak. Setidaknya hanya dengan candaan ringan mampu mengusir keresahan hati mereka karena myra yang belum juga sadar,
' hei, bangun putri tidur. Apa lo terlalu capek dengan semua nya hingga memutuskan untuk tidur nyenyak seperti ini ?'
' lo benar - benar akan bawa gery pergi dari gue beb ? Lo tega banget !'
' myra, gue harap lo segera sadar dan pulih. Dosa Kah jika gue meminta agar lo amnesia sekalian agar lo nggak ingat dengan kenangan buruk lo ?' batin rose sambil menitikkan air mata nya. Tangan nya dengan lembut mengelus pipi sang sahabat sekaligus bos ny itu
💨💨💨
Di mansion keluarga alexander.
tepatnya di kamar ken.
nampak gerald masih berada di kamar ken untuk menemani ken yang masih terlihat terpuruk dengan penyesalan. Gerald hanya berdecih melihat ken yang menyesal. kenapa tidak sedari dulu ken sadar jika dia hanya di permainkan? Kenapa ken harus menyakiti myra sedalam itu?
Gerald bahkan sangat heran dengan keputusan myra yang mau - mau nya berkorban untuk ken. Apa cinta memang sebegitu gila nya ? Gerald bergidik ngeri membayangkan jika suatu saat nanti ia merasa jatuh cinta dan melakukan hal yang gila seperti yang di lakukan oleh myra.
" rald, lo tahu jika myra suka gue sedari kecil ? " tanya ken tiba - tiba. Gerald mengernyitkan alis nya heran.
" Kenapa lo nanya begitu?" tanya gerald sarat akan ejekan. dia masih saja kesal dengan perbuatan ken. tapi sekarang ia malah iba dengan keadaan ken.
' hah, hati lo lemah banget sih rald sama sahabat brengs*k lo ini ' batin gerald menggerutu.
" Tau, bukan kah lo juga suka myra sedari kecil " sindir gerald. membuat ken tambah tersenyum miris.
" gue nyesel rald, kenapa nggak dari dulu ungkapin perasaan gue ke myra, tai gue mikirnya kita masih kecil, kemungkinan hanya cinta - cinta an monyet. Gue juga gak mau kalo nanti nya persahabatan kita rusak karena perasaan gue, " jelas ken. gerald mendengar kan ucapan ken dengan seksama.
" Tapi nyata nya malah gue nyakitin myra dengan tertarik sama lusi, gue merasa bosan karena tiap hari ngeliat nya cuma wajah myra melulu. Gue kadang ngerasa muak sama sikap myra yang kayak deketin gue, tanpa gue sadar jika ternyata selama ini myra juga sedang berjuang buat bilang ke gue kalo dia suka sama gue " lanjutnya sendu.
Gerald mengerti perasaan ken, karena dia pun juga tahu bagaimana selama ini myra mencoba dekat dengan ken meski tidak masuk dalam tahap merayu ken. Yang tidak ia habis pikir adalah ken yang merasa muak dengan sikap myra, karena yang ia tahu selama ini ken juga wellcome terhadap myra. malah terkesan lebih mesra meskipun status kedua nya hanya sahabat.
Yang gerald tidak sadari adalah, semenjak kehadiran lusi, ken tertarik dengan wajah cantiknya, keramahan dan kepolosan palsu nya. hingga tana sadar ken masuk dalam jebakan. Sedangkan lusi ternyata sudah bida menebak jika myra suka dengan ken.
Lusi yang tidak terima jika mangsa nya juga memiliki ketertarikan kepada myra yang ia kira hanya gadis biasa, sedikit demi sedikit mulai mendoktrin ken untuk menjauhi dan membenci myra dengan menyebarkan cerita - cerita hoak hasil karangan nya
Bagi gerald, ken adalah sahabat sejati nya. Kedua orang tua yang sama - sama bersahabat sejak masih sekolah membuat kedua nya meniru jejak mereka. Dan myra bagai seorang adik yang di sayangi oleh gerald menggantikan sosok adik yang sudah meninggalkannya dan kedua orang tua nya karena sakit.
Gerald dan juga ken serta myra sudah berteman sejak myra berusia 5tahun. Pertama keluarga myra pindah ke komplek ken, gerald yang saat itu sedang berada di rumah ken langsung bisa akrab karena keimutan myra. Karena saat itu tentu saja myra belum di dandani cupu oleh mami nya.
" haaah, percuma lo nyesel, sudah terlambat,"