LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !

LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !
S2_Bab 46



" nanti daddy ingin penjelasan mu mengenai KONDOU Inc ! Bisa - bisa nya kalian sekeluarga menyembunyikan rahasia yang sangat besar ini dari kami !!" ucap frans sambil memasang wajah sok marah


DEG


Myra tersenyum membeku !


dengan gerakan patah - patah ia menoleh ke arah frans dan hanya bisa tersenyum canggung.


" da.. Daddy, daddy makin ganteng deh, pantesan mommy nggak bisa berpaling dari dady " goda myra dengan genit. Frans dan bryan tertawa keras melihat myra yang panik dan malah mencoba membuat frans tidak marah.


" yaaak anak mudaaa !! Berani - berani nya kamu godain suami saya !!" teriakan melengking terdengar dari arah viola degan nada bercanda.


Myra seketika terdiam dan menoleh ke rah viola yang tengah melotot kepada nya. Jangan lupakan wajah cemburu dari ken.


Haaahh..


Seperti nya ken nggak akan mudah untuk myra hadapi. Kebucinan dan keposesifan nya akan semakin membesar seiring berjalan nya waktu.


Viola segera beranjak menuju ke tempat duduk myra dan suami nya. Menggeser frans dengan sadis dan memeluk myra sayang.


" terima kasih sudah mau memaafkan putra mommy yang bo**h itu, mommy sampai bingung mau gimana, sempat mommy dan daddy ingin memaksa mu mengatakan di mana kamu tinggal saat kita tengah bertukar pesan, tapi mommy dan daddy tahu jika itu semua adalah konsekuensi untuk ken ' ucap viola. Myra merasa bahagia saat viola teryata tidak pernah membenci nya. Mereka berdua tetap menyayangi nya seperti putri nya sendiri.


" ehemmm, mom, sebaik nya mommy menyiapkan makanan kita deh, ken laper mom, " rengek ken.


Viola tertegun dan tertawa. Bagaimana ia bisa lupa ? Mereka bahkan melupakan tentang makan malam yang sudah sangat terlambat itu.


Saat ini sudah jam 9 malam ! Beruntung sehabis magrib tadi frans dan keluarga sudah sempat ngemil kudapan, karena mereka memang berencana untuk menunggu ken. Karena ken tidak biasa nya setuju untuk menginap di mansion.


Siapa yang tahu jika ken malah membawa seseorang yang selalu di tunggu oleh frans dan juga viola. Sementara bryan memang di minta untuk bungkam mengenai kedatangan myra.


" oh iya, mommy hampir saja lupa, ayo kita makan, mommy tadi masak masakan kesukaan ken, kamu juga pasti suka, sayang. " ucap viola dengan misterius. Ken dan myra saling berpandangan dan mengangkat bahu mereka masing - masing.


Kelima nya segera bergegas menuju ke meja makan. Yang nampak sudah tertata rapi. Tapi myra masih bisa melihat asap yang mengebul dari sebuah wadah besar di sana.


Hidung mancung myra dapat mengendus aroma wangi nan menggoda ini. Seketika perut nya meronta minta di isi.


" waaahhh mommy masak kare, myr ayo duduk. Mommy masak kare loh, " teriak ken begitu melihat masaka favorit nya bertengger manis di meja. Bryan juga nampak antusias saat melihat makanan favorit nya, gulai ayam. Bryan merasa viola tidak pernah membeda - bed kan nya dengan ken meski ia hanya anak angkat. Begitu pun dengan frans. Tidak pernah ada pembeda di antara kedua nya. Hanya saja bryan merasa rendah hati dan juga sadar diri. Ia sangat bersyukur karena viola dan frans bukan hanya menganggap nya sebagai anak angkat. Ken juga memperlakukan nya bak kakak kandung dan juga sangat menyayangi nya.


Myra segera duduk di samping ken, kedua nya bak a anak kecil yang melihat arumanis di pinggir jalan, antusias !. Viola tersenyum bangga karena ia bisa menyajikan masakan kesukaan kedua nya. Sebenar nya memang viola memiliki rencana untuk menyambut ken dengan menyajikan kare daging. Siapa sangka ken membawa myra. Kedua nya memang memiliki makanan favorit yang kebetulan sama.


Sementara frans hanya bisa pasrah dan mengalah melihat istri nya memanjakan ketiga anak nya. Bagaimana pun frans suka dengan semua hidangan yang viola siapkan untuk nya.






( gambar hanya pemanis, sumber : google )


Tanpa menunggu apapun lagi, mereka segera menyantap makan malam yang cukup terlambat ini. Tapi, tidak mengurangi suasana hangat akhirnya tercipta setelah suasana tegang tadi.


" myra sayang, mommy pengen nanti kita bikin dessert seperti dulu ya, " pinta viola setelah selesai makan. Kini mereka berempat tengah duduk di ruang keluarga untuk mencerna makanan. Sementara bryan sudah berpamitan untuk ke kamar nya semenjak tadi.


" ken aku pulang ya, udah malam loh ini " ucap myra kepada ken yang kini tengah bersandar di bahu myra.


" hah ? Kok pulang ? kamu nginep di sini aja sayan " kata ken sambil terbangun dari acara sandar menyandar nya.


" ihh, nggak usah ah, aku nggak pulang ke penthouse, ken. Tapi ke depan aja, " jawab myra segera menolak.


" udah nginep aja ya, lagian juga udah malem banget. Kamu juga nanti sendirian di rumah " bujuk ken.


" iya sayang, kamu sebaiknya nginep di sini saja ya, " tambah viola ikut membujuk.


Myra terdiam sebentar, menatap ke arah viola dan ken secara bergantian.


" kenapa ? Benar kata mommy mu dan ken, kamu menginap di sini saja, " tambah frans meyakinkan myra.


Setelah beberapa saat, akhirnya myra mengangguk dan setuju untuk menginap.


" hemm, baik lah, myra nginap di sini deh, " putus myra.


" yeaayyy .... Yuk ki "


" nah gitu dong, yok ke kamar mommy " ajak viona sambil bersiap menarik tangan myra.


" heh ? Myra bukan tidur sama ken ?" tanya ke dengan tampang bo**h nya.


Viola dengan gemas menjewer telinga ken sekali lagi.


" apa - apaan ! Enak aja, kalian belum menikah ! Jangan harap bisa tidur bersama ! Meskipun saat kecil kalian sering tidur bareng, tapi sekarang kalian sudah sama - sama dewasa !! " pekik viola.


Frans terkekeh geli melihat reaksi ken yang nampak bengong. Sabar ya bung, nampak nya impian mu harus kandas untuk tidur dengan myra ! Kalian belum SAH !!.


" terus ? Myra tidur di mana ?" tanya ken dengan polos,


" ya sama mommy lahm mommy kangen sama myra. Kami pasti akan mengobrol seru malam ini " ucap viola dengan antusias.


Myra dan frans hanya bisa menggelengkan kepala mereka saat melihat perdebatan antara anak dan ibu itu. Tapi frans merasa bahagia, karena suasana ini kembali hadir dalam rumah mereka.


Frans ingat sudah semenjak myra pergi ke luar negeri, sejak saat itu, suasana di mansion juga ikut menjadi dingin, seperti tidak ada penghuni nya.


" terima kasih sudah mau kembali, myra " ucap frans sambil menatap lembut ke arah myra. Myra membalas dengan senyuman lembut nya.


" udah yuk, kita tidur, jangan hiraukan ken " viola menarik tangan myra dan mengajak nya menuju kamar nya dan frans.


Sementara ken hanya bisa pasrah dan menuju kamar pribadi nya meninggalkan frans yang juga beranjak menuju kamar tidur nya.


...****************...


" tuan muda, apa ada perintah ?" tanya seorang pemuda di samping pemuda lain nya


" kosongkan jadwalku selama seminggu, bob. Padatkan saja jadwalku saat ini sampai 2 minggu ke depan, kita akan terbang ke negara I untuk mrnghadiri pernikahan gery dan rose, " jawab pemuda yang di paggil tuan muda.


" baik, tuan muda " pamit bob.


" myr, tunggu aku babe "