LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !

LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !
S2_Bab 20



" tapi ken tidak melihat nya bersama dengan mereka, biasa nya dia selalu bersama dengan sahabat nya itu yang juga teman sekelas ku dulu, "


" ken sangat hapal dengan aroma wangi nya mom, tapi dia tidak ada saat itu , hu hu hu hiks, " tangis ken semakin terisak. Viona juga nampak ikut terisak hebat. Ia msih senantiasa mengelus pundak ken.


" mom, dia tidak kembali mom " ucap pilu ken.


" sayang, hei, dengarkan mommy. "


" sayang, sabar. Tenangkan dirimu nak, mommy sangat yakin suatu har nant myra akan kembali. Ia hanya sedang menenangkan hati nya saat ini, ia hanya sedan menghukum ken, myra akan kembali untuk ken, " ucap vina menghibur ken. Entah untuk menghibur ken semata atau berlaku juga untuk nya.


" hei, boy. Kamu di rumah ?"


Terdengar suara dari arah tangga. Ken mendongakkan kepalanya. Nampak frans turun dari lantai atas. Ken mengusap air mata nya yang sayang nya sudah terlihat oleh frans.


Frans termangu. Ia kembali melihat anak semata wayang nya itu menangis dan ia tentu juga tahu karena apa.


" kamu sudah lama nak, " sapa frans. Ken mencoba untuk tersenyum. Ia segera mengulurkan tangan nya menyalim tangan sang daddy dan mencium nya takzim.


Sudah 6 tahun berlalu, tetapi frans masih saja gagah usia yang hampi menginjak 46 tahun pun tidak nampak.


" daddy tidak ke kantor cabang ?" tanya ken tanpa menjawab pertanyaan retoris daddy.


" hei, inikan sabtu, " gurau frans yang langsung membuat ken menepuk dahi nya pelan.


" maaf dad, ken lupa. itu karena tadi nya ken dan bang bryan pergi ke kator untuk mempersiapkan bahan untuk meeting dengan KONDOU Inc besok senin, " jelas ken.


" alhamdulillah kita bisa mendapat proyek ini, mereka menerima kerjasama yang kita ajukan, " ucap frans.


" iya dad, alhamdulillah, " jawab ken tersenyum.


" kalian ini jika sudah bersama pasti akan membicarakan pekerjaan terus. Apalagi jika bryan bergabung, " sungut viona yang nampak protes.


Ken dan frans menoleh ke arah viona dan tersenyum. Frans langsung mendekat ke arah viona dan segera memeluk tubuh istri nya yang sedang merajuk manja it.


" duh, mommy. Jangan ngambek ah. Daddy kan jarang ngobrol sama ken, " ucap frans mencari pembelaan.


" halah, jika dengan bryan pun juga terus ngomongin pekerjaan, " sungut viona.


" ha ha ha, maaf mom, iya udah nggak ngomongin kerjaan lagi deh, " rayu frans.


" makanya ken, kamu pulang ke sini ya nak, mommy kesepian," mohon viona yang langsung membuat ken menelan senyuman nya. membuat frans ikut terdiam.


Suasana menjadi canggung. Viona merasa bersalah karena meminta hal yang di rasa masih berat untuk ken. Frans menghela nafas nya kasar.


" son, mari duduk. Ada baik nya kita membicarakan hal ini, " ajak frans. Ken menurut dan ikut duduk. Viona segera meraih bahu ken dan menenggelamkan kepala nya di bahu ken.


" maafin mommy nak, tapi mommy memang merasa kesepian meski ada abang mu, pulang ya, " ucap viona. Tubuhnya bergetar tanda ia sedang menangis.


" tapi mom, ken belum bi ... "


" semua sudah berlalu, kesalahan mu memang fatal nak, tapi bukan dengan menyendiri seperti ini kamu menghukum diri mu sendiri, " tambah frans.


" dad, bahkan ken belum tahu di mana myra berada sampai saat ini, "


" ken hanya merasa selalu terbayang - bayang wajah myra saat ken berada di mansion ini."


" berikan sedikit waktu untuk ken lagi dad, jika hati ken sudah berdamai dengan semua nya, ken akan kembali lagi ke sini. Tinggal dengan daddy dan mommy serta abang, " pungkas ken. Air mata tentu masih menghiasi pipi nya.


' meski ken nggak tahu sampai kapan ken akan bisa menerima keadaan ini, ' lanjut nya dalam hati.


" apa kamu mau daddy kenalkan dengan putri rekan kerja daddy ?" tanya frans dengan nada getir.


Seketika ken dan viona tercengang. viona menatap nanar suami nya. Meskipun ia memang berharap jika putra nya bisa move on, ia tetu tidak berpikir untuk menjodoh-jodohkan anak nya lagi. Entah itu bryan atau pun ken.


Viona tentu masih sangat trauma. Belum lagi ia tentu tidak mengenal bagaimana karakter orang yang akan di kenalkan oleh sang suami, tentu ia jelas masih berharap jika myra akan menjadi menantu nya. Terlepas kapan ia akan bisa bertemu dengan putri mendiang sahabat nya itu.


Sedangkan ken, mata nya nampak memerah. bukan lagi karena air mata, tetapi menahan emosi nya.


Bagaimana daddy nya dengan mudah menawarkan perkenalan dengan gadis lain lagi ? Sedangkan saat ini hati nya tengah terkunci hanya untuk satu nama ? Bahkan jika myra nanti nya tidak kembali, ken malah sudah membuat keputusan untuk hidup secara mandiri.


" nggak, ken nggak mau. Daddy jangan aneh - aneh. Ken nggak suka, "


" sampai kapan pun, ken hanya akan menunggu kepulangan myra !" pekik ken tegas. Ia langsung berlalu menuju lantai atas menuju kamar nya.


Frans menatap nanar punggung putra nya. Tentu ia hanya asal bicara mengenai rencana gila nya. Ia tidak akan berani lagi menjodohkan ken dnegan gadis gadis lain. Ia cukup tahu ken hanya ingin myra.


Frans bangga kepada ken. Ken bukan hanya menyesali tindakan nya, ia juga setia menunggu myra. Frans tidak akan dengan bodoh menjodohkan anak nya. Meskipun tidak bisa di pungkiri banyak rekan kerja nya seringkali mengajak nya untuk makan siang/ malam keluarga padahal memiliki niat terselubung. Yakni perjodohan bisnis. Ia tidak ingin ikut campur dengan hati ken, setidak nya saat ini ia tahu jika hati ken hanya untuk myra. Mantan calon menantu nya.


' nak, daddy harap kamu segera pulang. Kami kangen kamu, ' batin frans.


Sama seperti dengan bryan, myra memang masih sering menghubungi frans dan viona. Meskipun frans juga tidak bisa melacak myra di mana. Myra tentu masih sayang dengan orang tua ken yang memang sudah menganggap nya sebagai anak sendiri.


" daddy sangat iseng dan usil, sudah tahu ken sedang dalam kondisi badmood, " gerutu viona.


Sedikit terkekeh, frans merangkul viona masuk ke dalam dekapan nya.


" hanya untuk memastikan jika anak itu sudah tersadar dan bukan sekedar merasa bersalah saja, " kekeh frans. Viona hanya cemberut.


" apa myra sudah menghubungi mu hari ini ?" bisik frans.


" belum, seperti nya sudah dua hari ini ia tidak mengirim pesan. " jawab viona lesu. nampak nya ia sedang menunggu pesan dari myra.


" haaah, sebenar nya di mana anak itu. Jika kita yang mengirim pesan terlebih dahulu asti tidak bisa, " keluh frans pasrah.


💨💨💨