
" lo baru pulang dari luar negeri ?" tembak ken to the point.
" hmm, setengah jam yang lalu baru saja kanding dan langsung di ajak ke sini untuk menikmati sarapan di sini, " kekeh gery yang tidak merasa tertekan dengan pertanyaan menjebak dari ken.
Ken mengangguk puas. Sedikit lagi, sedikit lagi ia akan bisa bertanya mengenai myra.
" lo sendirian ?" pancing ken lagi.
Gery nampak mengernyitkan kening nya. Berpura - pura tidak mengerti dengan apa yang di maksud oleh ken.
Gery menatap mata ken yang nampak mencerminkan harapan yang besar. Lama gery menatap mata ken. Mencoba menyelami mata hitam pekat di depan nya. Seringai muncul di bibir gery. Lal ia mendekat ke arah ken.
" gue sendirian, lo pikir gue bakalan sama siapa ? Siapa yang lo harepin datang, TUAN MUDA ALEXANDER?" ejek gery dengan berbisik di telinga ken. Sungguh ia hanya ingin menguji mental ken di pertemuan pertama mereka setelah hampir 6 tahun tidak bertemu.
Ken menegang sesaat, ia merasakan rasa gugup dan juga kecewa secara bersamaan. Ia terlalu gegabah untuk bertanya kepada gery. Tapi ia sangat yakin, entah kenapa hati nya berkata jika kepulangan gery ini pasti bersama dengan myra.
" gue nggak bercanda ger, " kata ken menahan amarah nya. Gery hanya tersenyum manis. Ia masih menatap ken lekat.
Fahmi yang berada di samping gery hanya mendengus kasar saat kakak satu nya ini malah mempermainkan mental seseorang lagi.
padahal fahmi sangat tahu dengan apa yang di rencana kan oleh gery untuk ken.
FLASHBACK ON
Lawsonjun 📞 : " segera persiapkan semua, bsok kami akan melakukan penerbangan pagi, "
👪 📞 : " horeeeeeeeeee "
Lawsonjun 📞 : " gue tutup dulu, assalamualaikum, "
TUT TUT TUT
Setelah melakukan telepon berantai lebih tepat nya video call grup, gery langsung menekan nomor pribadi untuk menghubungi seseorang.
Gery 📞 : " assalamualaikum, mi ?"
Fahmi 📞 : " ada apa bang ? Bukan nya lo nyuruh buat kita siap - siap ? Gue mau aktivasi flying dragonfly yang akan di pakai besok, "
GEry 📞 : " serahin ke melvin sama darren dulu mi, lo lakuin apa yang gue blang, "
Fahmi 📞 : " ada apa ? Apa yang harus gue lakukan ?
Gery 📞 : " lo ke rumah myra yang ada di komplek, aktivasi rania dan biarkan saja ia aktif, lalu gandakan kunci kaar myra dan juga kunci rumah,"
Fahmi 📞 : " tapi untuk apa ? Sampai menggandakan kunci kamar kak myra ? Selama ini saha gue nggak berani untuk masuk ke sana, "
Gery 📞 : " lakukan saja. Oh iya, kalau tidak salah, 6 tahun yang lalu myra sempat mendaftarkan gelombang suara ken ? Coba lihat ke sistem nya, apa suara itu masih terdaftar hingga sekarang,"
Fahmi 📞 : " bang, lo nggak akan ngelakuin apa yang gue sedang pikirkan kan ? Gue nggak setuju bang, gue nggak mau pria bren*sek itu msuk lagi di hati kakak gue !"
Gery 📞 : " lo nggak akan ngerti bocah "
Fahmi 📞 : " gue bukan bocah lagi ! "
Fahmi 📞 : " tapi bang gu ... "
Gery 📞 : " kita akan tetap memantau mereka mi, gue juga nggak akan biarkan myra sakit lagi. Kita kasih kesempatan ke ken sekali lagi. Kita akan lihat perjuangan nya ! Jika dia berani lagi macam - macam, setetes air mata myra jatuh karena sedih akibat ken, maka gue sendiri yang akan menghancurkan ken !"
Fahmi 📞 : " ....... "
Gery 📞 : " mi, percaya sama gue, bukan nya lo yang selalu pantau ken. Dia bahkan hampir gila kan kata lo. Kita beri dia kesempatan sekali lagi, "
Fahmi 📞 : " baiklah, "
Gery 📞 : " oke sekarang lakuin apa yang gue blang, jangan ada kesalahan, gue tutup dulu. Assalamualaikum"
FLASHBACK OFF
" apa menurut lo gue bercanda ?" jawab gery datar. Ken nampak mengepalkan tangan nya.
Melvin dan bryan yang juga di sana hanya terdiam. Melvin jelas tahu apa yang gery pikirkan saat ini. Sebagai garda terdepan pelindung myra dan selama ini yang selalu berada di sisi gadis itu, tentu nya gery memiliki peraturan nya sendiri.
Sedangkan bryan, kali ini ia kana melihat sendiri bagaimana ken menaklukan para teman - teman myra. Mungkin jika ken bisa menaklukan mereka, ken akan bisa menemukan keberadaan myra. Tanpa ia sadari jika myra sudah berada di dekat mereka.
Ken tiba - tiba duduk bersimpuh di depan gery. Sudah tidak ada yang dia pikirkan lagi selain melakukan permohonan kepada gery, ia yakin jika gery tahu di mana myra berada.
Gery, melvin, bryan bahkan fahmi terkejut dengan aksi nekat ken. Tidak ada lagi sosok tuan muda yang datar dan nampak angkuh di luaran sana. Yang ada di aini hanyalah ken yang nampak menyedihkan sedang bersimpuh di depan gery.
" Apa yang lo lakuin si*lan, berdiri lo " panik gery. Mata nya nampak mengedar ke sekeliling. Beruntung jika suasana relatif sepi. Hanya ada nona petugas resepsionis berjumlah dua yang hanya terdiam di tempat mereka meski mereka juga menahan rasa penasaran.
" ger, gue mohon sama lo, kasih tahu di mana myra. Gue yakin lo tahu di mana myra kan, " kata ken sedikit serak. Nampak nya ken sudah tidak perduli dengan pandangan orang lain saat ini. Yang terpenting bagi nya adalah mendapatkan tempat keberadaan myra.
Gery menahan diri begitu lama. Ia hanya menghela kan nafas nya kasar. Rupa nya pria di depan nya ini bersungguh - sungguh. Dapat gery lihat, ken sudah banyak berubah. Di balik tatapan tajam nya ini, terdapat kilatan kesedihan dan kesepian di sana. Ada seberkas penyesalan yang sulit untuk di hilangkan.
Nampak nya gery tidak tega. Ia lantas menepuk bahu ken, membantu pria malang itu berdiri. terlihat mata ken yang sudah berkaca - kaca. Nampak nya gery sudah cukupkan untuk menguji ken.
" Mi, sini barang yang gue minta !" pinta gery tegas ke pada fahmi.
Fahmi mendengus malas ke arah gery dan ken, tetapi tak urung ia juga melangkahkan kaki nya ke arah ken dan gery setelah ia sempat berjengit mundur saat ken melakukan aksi ken hang tiba - tiba bersimpuh di depan kaki gery.
sejenak fahmi menatap tajam ken sart akan ancaman. Ia segera merogoh saku nya dengan kasar dan menyerahkan dua buah kunci serta secarik kertas ke tangan gery. Sekali lagi fahmi menatap ken.
" kalo lo macem - macem sama kakak gue, gue yang akan hajar lo dengan tangan gue sendiri ! " kata fahmi penuh dengan ancaman. Setelah itu ia memilih berbalik pergi untuk masuk ke dalam cafe.
" haah, lupakan kelakuan bocah labil itu, sedari dulu ia memang tidak berubah, " kata gery.
" tapi lo boleh coba ancaman nya, kalo lo berani macam - macam, kami tidak akan tinggal diam lagi " lanjutnya.
gery lantas menyerahkan 2 kunci dan secarik kertas dari fahmi tadi.
" pakai kunci ini, untuk membuka pintu rumah myra yang ad di depan mansion keluarga mu, lalu silahkan ikuti petunjuk di kertas untuk mengaktifkan sistem,"
" lalu naik tangga ke lantai 2, buka pintu biru dengan kunci yang ini, "