LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !

LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !
Bab 56



Segera, anganku terbang setelah perlakuan mu,


Apa begini cara mu membuat ku menjauh ?,


Maka kamu berhasil..


Selamat ...


ALmyra salsabila kondou,~


...----------------...


PLAK


" CUKUP ALMYRA, cukup " teriak ken. Myra tertegun. Apakah baru saja ken menampar nya ?. Ken menampar nya dan bukan hanya itu, bahkan ken meneriaki nya lebih keras.


" cukup ucapan mu myra, aku nggak nyangka kamu jadi seliar ini, selama ini aku diam saat lusi memperlihatkan foto - foto mu yang keluar masuk ke hotel dengan pria yang berbeda karena aku masih percaya dengan mu, aku yakin jika myra yang aku kenal bukan wanita yang seperti itu, "


" tapi sekarang kamu malah memfitnah lusi dengan tuduhan kejam mu ? Ciuman dengan jhonson ? Omong kosong myr, "


" aku benar - benar sudah tidak mengenalmu saat ini, kamu semakin liar semenjak kematian papi dan mami " kata ken menggebu - gebu, myra masih terpaku dengan tangan masih memegang bekas tamparan ken. Ia masih syok saat ken menampar nya. Tapi ia segera sadar saat ken mengatakan jika ia pergi ke hotel dengan pria berbeda. Apa maksudnya ?.


" ap.. Apa maksud mu ? Hotel ? Pria berbeda ? " tanya myra dengan bergetar menahan tangis. Ken hanya tersenyum mengejek dan sinis.


" ya, bukan kah sangat menyenangkan bagi mu untuk pergi dengan pria yang berbeda di setiap waktu ?" sarkas ken. Myra hanya melotot tidak percaya dengan tuduhan yang di lontarkan kepada nya. Apa kah ini yang membuat ken tiba - tiba menjauh dari nya ?.


" sebenar nya apa maksud mu ? " desak myra penasaran. Ia masih mempertahankan air mata yang siap kapan pun untuk mengalir turun.


Ken nampak mengotak atik handphone nya. Ia membuka sebuah folder rahasia. Tempat yang di gunakan sebelum nya untuk menyimpan foto - foto myra secara rahasia. Lalu ia menyodorkan handphone nya kasar ke hadapan myra.


" lihat ! Bukan kah ini kamu ! Ini adalah kamu !! Kamu yang kata nya menyukaiku, yang di jodohkan dengan ku ! Tapi apa ? Kamu MU. Ra. Han . !! " kata ken semakin kasar.


JEDER


Hati myra nampak patah, mendengar hinaan ken. myra nampak gemetar saat meraih handphone ken dan melihat gambar yang di perlihatkan oleh ken.


Myra menatap siluet foto yang menunjukkan diri nya sedang berjalan dengan melvin saat itu. Kejadian ini nampak familiar di otak myra. Myra mulai mengingat, kapan waktu itu terjadi.


Tiba - tiba terlintas ingatan saat ia mengajak melvin, ros dan gery berkunjung ke kondou inc. Lalu sepulang dari kantor, myra memutuskan untuk mampir ke unit Frederick karena ia ingin mengunjungi fahmi.


Myra menatap kosong ke arah ken. Pria muda itu hanya tersenyum mengejek ke arah myra.


" kenapa ? Kamu nggak bisa mengelak lagi. Aku tidak pernah menyangka jika kamu seliar itu. Suka yang kamu bilang hanya omong kosong ! " sarkas ken.


" buk.. Bukan begi ... "


" tidak usah menyangkal lagi ! Atau oh aku tahu, karena kamu sudah mengetahui identitas ku, sebagai penerus alexander group kamu kekeuh tidak mau membatalkan perjodohan ini ! "


" kamu hanya akan mengincar harta ku saja ! Iya kan ?!" ken terus saja memojokkan myra dengan tuduhan - tuduhan kejam lai nya. Sedangkan myra nampak sangat shock mendengar semua tuduhan itu.


" CUKUP !! SEKALI J**ANG SELAMA NYA AKAN BEGITU ! Sebaiknya segeralah membatalkan perjodohan kita ! Aku tidak akan pernah sudi bersama mu ! " kata ken tajam dan dingin. Ken pergi meninggalkan myra yang nampak shock mendengar umpatan ken.


CTAARRRR


Bersamaan dengan ucapan ken, langit mendung dan petir menyambar. Perlahan rintik gerimis turun dan berganti degan hujan yang semakin deras.


Myra yang berdiri perlahan merosot duduk di iringi dengan air mata yang jatuh. Tak terkira betapa sakit hati nya mendengar ucapan ken.


Myra menangis. Meraung kasar, tangan nya terkepal erat menahan gejolak sakit di hati nya.


Ken yang ia puja, yang ia suka, yang ia kagumi nampak nya sudah tidak ada. Dan itu karena fitnahan kejam. Bagaimana myra bisa berpikir seperti itu ?


Ken bilang jika lusi memberikan foto - foto nya di depan kondou inc saat itu. Tapi rupa nya lusi tidka memperhatikan dengan benar jika tujuan myra adalah ke kondou apartemen. Atau memang sengaja lusi memilih angle yang memperlihatkan myra ke arah hotel ? Pertanyaan demi pertanyaan bermunculan di benak myra. Kenapa ken begitu percaya dengan ucapan lusi tanpa bertanya dengan nya ? Ucapan apa yang di lontarkan lusi untuk mencuci otak ken.


Hujan turun dengan deras nya, seolah langit pun tahu kesedihan hati seorang myra. Tidak cukupkah allah menguji nya ? Dengan kehilangan kedua orang tua nya sekaligus, hidup sendiri karena ia ank tunggal. Dan lagi, orang yang ia cintai diam - diam malah menyakiti ya sedemikian rupa.


Guyuran air hujan menyamarkan tangisan yra yang semakin keras. Myra meluapkan semua perasaan nya. Mungkin ini saat nya dia menyerah. Menyerah atas semua rasa nya. Ia akan memilih menyimpan cinta nya di dalam hati.


Di ujung jalan sana. Nampak gery sedang mengawasi myra dengan berlindung payung. Di telinga nya terpasang earphone yang hanya sebelah kiri. Sedangkan yang sebelah kanan berada di telinga seorang gadis yang tengah menangis di bawah atap kamar asrama nya.


Ya benar, gery secara tidak sengaja mendengar rencana myra yang mengundang ken untuk bertemu di taman dekat rumah nya. Dan gery menceritakan nya kepada rose. Rose langsung meminta gery untuk mengikuti mereka karena entah kenapa ia memiliki firasat buruk tentang pertemuan ini.


Gery dan rose memang memutuskan untuk pulang terlebih dahulu agar myra tidak merasa di ikuti. Gery dan rose menuju lab bagian tim produksi dan meminjam flying dragonfly dengan alasan untuk menguji nya. Dan mereka memang menguji nya untuk pertemuan myra dan ken.


Di ujung salah satu earphone sana, gery mendengar sang kekasih menangis pilu. Terang saja, rose mendengar, bukan hanya rose. tetapi gery juga mendengar dan bahkan melihat karena flying dragonfly berhasil mendapat angle yang sempurna dan di jarak yang sempurna untuk bisa menangkap suara di sana.


" hu hu hu, ger, tolong - tolong hibur myra. Tolong aku, aku tidak bisa di dekat nya saat ini, tolong bawa dia pergi . Hu hu hu " tangis rose nampak pilu. Gery bergeming. Ia masih berdiri di tempat nya. Sakit. Tentu saja ia juga merasa sakit atas myra.


Nona muda yang sangat ia junjung dengan ayah nya harus mengalami ini semua. Gery sama sekali tidak bisa memperhitungkan situasi yang mana lusi telah berhasil mencuci ken terlalu dalam hingga ken dapat membentak bahkan menghina bahkan menampar myra sedemikian rupa.


" ger, jangan diam saja, cepat .. Cepat bawa myra pergi. air hujan juga tidak bagus untuk myra " teriak rose histeris. Gery tersentak. Ia segera berjalan perlahan menuju myra.


Kini ia berada di depan myra. kedua kaki nya tepat berada di depan myra yang tengah berjongkok menangis.


Melihat sepasang sepatu dan kaki berada di depan nya dan berhenti nya hujan membasahi nya, myra mendongak.



( gambar hanya pemanis. Sumber : google )


Melihat gery yang berada di depan nya membawa payung besar, myra tersenyum getir. Ia menatap gery dengan tatapan sendu nya.


" sakit sekali ger, semua sudah selesai. Mungkin saat ini adalah saat untuk aku menyerah tentang nya ... "


BRUK


" NONA MUDAaaaaa...."