
" jadi, ada keperluan apa tuan muda ALEXANDER meminta untuk berbicara secara 'INTIM' .... " tanya Michael setengah mencibir ke arah ken.
Ken masih terdiam, ia menatap michael dengan tatapan elang nya.
Ken berjalan maju ke depan michael, ia asih tetap menatap lekat ke michael tetapi tetap masih terdiam. Seakan ia tengah mengumpulkan kata - kata yan akan ia ucapkan.
" lo ... Suka sama myra ? Akhir nya, setelah hampir 15 menit terdiam atau lebih ke mendiamkan michael, ken mengeluarkan suara nya.
Michael mengernyitkan kening nya mendengar pertanyaan ken. Ia nampak menghela nafas pelan. Memasukkan kedua tangan nya ke dalam saku celana nya dan bergantian menatap ken.
" kenapa ? Lo mau ngasih myra ke gue ?" jawab michael sambil terkekeh. Tangan ken mengepal erat menahan amarah nya. Bagaimana ia akan menyerahkan myra sementara ia baru sja mendapatkan nya setelah ia menyia - nyia kan nya dulu.
" kenapa ? Lo marah ?" cibir michael yang melihat ekspresi datar ken dan kepalan tangan ken.
" bukan nya lo dulu udah nyakitin myra ? Lo dorong myra sampai akhirnya dia ngungsi ke negara gue kan ?" ucap michael sambil menaikkan sebelah alis nya.
DEGH
Mata ken membola saat mendengar ucapan michael, ia menatap ke aah michael dengan tidak percaya.
Bagaimana michael bisa tahu ?
Apa myra cerita hal itu kepada michael ?
" lo salah kalau lo mikir myra yang cerita sama gue, saat itu .... "
FLASHBACK ON
MICHAEL POV
" kenapa kak kayla harus menuruti omongan kakek tua kolot itu sih ! Pake di jodoh - jodoh in segala ! Emang nya ini jaman apa !"
Dengan menghentakkan kaki ku, aku berjalan menuju ke sekolah ku. Hari ini, adalah hari pertama semester pertama di kelas 2 SMA- ku. Haaaah sungguh menyebalkan harus berkumpul dengan semua penjilat di sekolah nanti,
Namaku MICHAEL ALKAWA, ya seperti yang kalian tahu. Aku adalah anak bungsu pemilik grup ALKAWA di negara S. Keluarga ku memiliki perusahaan di bidang farmasi. Kami menyediakan peralatan - peralatan medis.
Saat ini, aku sudah duduk di kelas 2 SMA, hmmm lebih tepat nya aku ingin mengikuti kelas akselerasi sih. Maklum saja, otak yang di turunkan oleh keluargaku lumayan encer. Bukan sombong, tapi emang iya sombong😋😄. Eh enggak deh, emang kenyataan nya begitu.
Ku mulai berjalan menelusuri lorong kelas, hari ini sekolah baru akan di mulai. Masih belum ada pelajaran karena kami masih menyambut tahun pelajaran baru, terutama bagi para staff OSIS yang menyiapkan beberapa hal untuk siswa baru.
AUTHOR POV
" haaaah, tau gini gue ikut kak kayla aja, nonton lomba nya " batin michael sambil berjalan dengan wajah masam nya. Ia masih saja berjalan sabil sesekali membalas sapaan beberapa siswi yang menyapa nya.
" dasar pada carmuk banget ... " gondok nya dnegan bahasa setempat.
" .... Jangan lari - lari dulu, aelaahh ..."
" ... Ha ha , gue udah sembuh ger, selow ngapa ... "
Terdengar suara dari belakang michael, membuat gerakan kaki michael seketika terhenti. Bahasa negara ini ? Kenapa seperti bahasa yang di ajarkan oleh sang bunda ?
" ... Gue getok juga lo ya myr ampun deh gue punya bos 1 aja udah kayak onyet .. "
" .. Yaelah.. Iya iya gue pelan ! Sebulan full woy gue di rumah sakit, wajar dong kalo sekarang gue melampiaskan .. "
Nggak salah lagi ! Ini emang bahasa dari negara bunda berasal ' batin michael. Reflek kemudian ia menoleh ke belakang dan menyaksikan pemandangan di mana ada seorang pemuda yang seusia dengan nya tengah berusaha mengejar seorang gadis yang berjalan cepat di depan nya.
DEGH
Mata michael nampak berbinar cerah saat melihat sosok gadis yang sedang tertawa melihat kesusahan di wajah pemuda yang tengah mengejar nya itu.
Selama 16 tahun michael hidup, ia tidak pernah melihat kecantikan gadis seperti yang tengah ia lihat sekarang. Kecantikan gadis itu alami tanpa ada polesan apapun, di tambah dengan senyuman nya yang begitu renyah tanpa ada kesan di buat - buat.
" .. Woy awas myr .... "
BRUGH
Karena tidak berhati - hati, myra malah menabrak michael. Ya, gadis yang di maksud michael tadi adalah myra dan gery. Myra yang aru pertama kali keluar dari rumah sakit memutuskan untuk menghadiri kelas nya meski belum di lakukan prosesi belajar mengajar.
Myra memang sudah memutuskan untuk tidak menutupi wajah nya dengan penyamaran lagi. Ia berpikir jika cepat atau lambat ia memang harus tampil di depan umum sebagai pewaris KONDOU Inc.
" ups, i'm sorry " ucap myra sambil menunduk mengambil buku yang sempat ia bawa nya tadi.
" excuse me ?" ulang myra sekali lagi sambil menggoyang - goyang kan tangan nya di depan wajah michael yang masih saja terbengong.
" kenapa nih bocah ? Kesambet ?" tanya gery yang bar saja datang menyusul myra.
" huus, ngaco, masa kita udah jauh - jauh ke negara S, si kunti masih aja ngikutin kita ? " kekeh myra tertawa pelan.
" lah terus ini kenapa ?" tanya gery lagi.
" ya mana gue tahu, " ucap myra sambil mengangkat kedua bahu nya.
" hi boys, excuse me ?" ucap gery.
" ah .. Eh iya. Nggak apa - apa kok, " jawab michael akhir nya tersadar memakai bahasa negara I
Myra dan gery saling berpandangan. Ia sama sekali tidak mengira jika ada orang yang tahu bahasa mereka di hari pertama mereka masuk sekolah.
" waaahh .. Kamu jga dari negara I?" tanya myra dengan senyuman ceria nya.
' gilaa, cantik banget ' batin michael yang langsung terpana lagi.
Sementara gery hanya memutar mata nya jengah melihat respon pemuda di depan nya ini.
" ah .. Ha ha ha, bukan, bunda ku yang dari negara I, jadi aku sedikit - sedikit tahu, " ucap michael.
" hooo, jadi begitu .. " ucap myra sambil manggut manggut.
" oh iya .. Aku michael alkawa.. Kelas 2 "
" aku almyra salsabila kondou,"
" gue gery lawson "
....
Singkat nya,, mereka bertiga akhir nya menjadi akrab satu sama lain. Tak lama bagi michael untuk bersahabat dengan myra karena dasar nya myra gadis yang supel dan ceria. Berbeda dengan gery yang jelas susah untuk di dekati. Bukan apa - apa, jelas bagi seorang yang sudah di persiapkan untuk membantu myra di masa depan, gery memang harus pintar dan juga jeli terhadap siapa pun yang mendekati myra.
Tapi, itu bukan berarti jika gery tidak menyukai michael. Nyata nya michael juga pemuda yang baik, ia cerdas dan mampu mengimbangi arah pembicaraan gery dan juga myra meskipun basic obrolan myra dan gery seputar teknologi dan internet ( bahasa kodingan dan segala te**k bengek mengenai pemrograman). Nyata nya michael isa saja masuk dalam obrolan mereka.
Hingga akhirnya. Setelah myra meneruskan akselerasi hingga memasuki bangku kuliah, michael memberanikan diri untuk menembak myra ...