LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !

LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !
S2_Bab 47



Pagi hari, mansion ALEXANDER mendadak ramai. Meja makan lengkap terisi dengan kehadiran ken dan di tambah dengan myra. Hari ini, ken dan bryan harus mengadakan pertemuan dengan pihak kontruksi, sementara frans juga akan meninjau kantor cabang di kota J untuk beberapa hari.


" kamu nggak usah nganter aku ken, aku bisa minta gery untuk jemput ke sini, " ucap myra saat selesai sarapan.


Ken langsung menatap tajam myra yang kemudian tersenyum kikuk saat menyadari tatapan maut ken.


" nggak, aku nggak mau. Aku bisa anter kamu, nggak usah ngrepotin gery, " tolak ken blak - blak an.


" tapi kan ka ... "


" nggak ada tapi - tapian, almyra !" nada tegas ken sudah keluar, pertanda jika ia tidak ingin di debat.


" haaahh , baiklah. Aku kan cuma nggak mau ngrepotin kamu, kamu akan ada rapat pagi dengan tim kontruksi kan, " ucap myra mencoba memberi pengertian kepada ken.


Ken menatap lembut ke arah myra, ia mengecup buku jari myra yang berada di genggaman nya.


" nggak apa, sayang. nanti biar bang bryan yang membuka rapat nya. Lagian nganterin kamu nggak akan memakan waktu lama, " ucap ken santai. Myra mendengus geli saat mendengar nada santai dari ken.


Mulai sekarang ia harus terbiasa dengan sikap posesif ken yang myra baru tahu sekarang.


ken mulai melajukan mobil dan menuju KONDOU Inc dengan perlahan. Ken ingin menikmati waktu berdua dengan myra.


" yank, kapan kita nikah nya ?" di tengah perjalanan, ken mengajukan pertanyaan yang membingungkan myra. Myra langsung saja tersipu malu.


" kenapa kamu selalu buru - buru nanya kapan nikah ?" tanya myra dengan heran. Apakah ken memang sudah tidak sabar untuk memiliki nya atau apa ? Myra cukup penasaran dengan jawaban ken.


" emmmm, bukan nya lebih cepat lebih baik ? Kamu jadi nya nggak akan meninggalkan ku lai, " wajah dan ekspresi ken berubah sendu di akhir kalimat nya.


myra memandang ken dengan sedih dan merasa bersalah, ken masih saja berpikiran jika ia akan pergi sewaktu - waktu.


" aku nggak akan pergi lagi, ken " janji myra sambil tersenyum. Ken melirik myra dan juga tersenyum.


" gimana kalau seminggu lagi, " ucap ken. Mata myra membola. Fix, ken memang sudah tidak sabar !


" dua minggu lagi kan gery yang akan menikah, sedangkan hari senin minggu depan gery dan rose sudah mulai cuti " ucap myra gemas dengan ken.


" ha ha ha, kenapa nggak kita duluan aja sih, " desak ken lagi.


" huuuu mau nya kamu itu mah, " sungut myra merona.


Ken hanya tertawa menanggapi myra yang nampak nya merajuk.


" aku hanya ingin secepat nya bisa memelukmu, berada di samping mu tanpa takut kamu akan pergi jauh dari ku, " ucap ken. Menggenggam sebelah tangan myra dan membawa nya ke ciuman nya.


myra merasa hangat dengan perlakuan manis yang ken lakukan.


" kenapa kamu nggak percaya aku, sih ?" tanya myra .


" aku akan percaya ika kamu sudah SAH enjadi milikku, " tegas ken. Myra hanya tersenyum dengan pasrah.


Setelah beberapa menit berlalu, akhirnya mobil mereka sampai di pelataran kantor KONDOU Inc.


" ken, nanti makan siang aku akan ke kantor mu, hmm ? Jadi sana kamu berangkat. Kasian bang bryan loh, " bujuk myra dengan lembut.


Mata ken berbinar mendengar janji myra, ia dengan cepat mengangguk.


" benar ya, nanti kamu harus ke kantor ?" ken mempertegas janji myra. Myra mengangguk dan tersenyum.


CUP


Myra kaget saat ken dengan cepat mencium kening nya. Lihatlah wajah nya yang mulai memerah sampai ke telinga.


" aku akan melakukan nya setiap hari bahkan lebih dari hanya sekedar cium kening nanti setelah menikah, babe " bisik ken di telinga myra.


Myra segera sadar dan memicingkan mata nya ke arah ken yang malah terbahak.


" dasar, sudah sana berangkat " myra mengusir ken dengan malu - malu. Myra segera keluar dari mobil dan melambai ke arah mobil ken yang perlahan menjauh.


...****************...


sepuluh hari berlalu begitu saja, pernikahan gery dan rose akan di adakan 4 hari lagi. Sudah sedari 2 hari yang lalu kedua nya mengambil cuti.


Saat ini, myra di temani oleh fahmi yang libur kuliah selama 3 bulan seelah ujian semester ke 5 nya.


" bagaimana latihan mu ? " tanya myra saat kedua nya tengah duduk di sofa ruangan.


" hmmm, bulan depan ami udah mau ujian sabuk merah, " fahmi menjawab dengan mantap.


Myra juga mengangguk bangga dnegan pencapaian fahmi. Myra juga sengaja mengajarkan ilmu hacker dan juga sistem robotic secara pribadi kepada fahmi. Ia ingin setelah fahmi menyelesaikan kuliah nya, ia bisa membantu myra nanti nya.


" kak, kakak udah ngajak bang ken ke ruang bawah tanah di rumah komplek ?" tanya fahmi tiba - tiba.


Hubungan fahmi dan ken membaik seiring perjalanan waktu. Ken memang memperlihatkan jika ia sudah berubah total. Ken bahkan tidak malu menunjukkan cinta nya kepada myra meski ada orang di sekitar myra.


" ehhmm belom. Kamu tahu sendiri kita berdua sibuk. ALEXANDER juga sudah mulai membangun perumahan untuk proyek kita, sedangkan kakak kan memang super sibuk setelah gery dan rose cuti, " ucap myra. Wajah nya menyiratkan kelelahan.


" kakak jangan terlalu di forsir, kakak belum ke makam tuan besar dan nyonya besar loh, " ingat fahmi. Myra dengan refleks menepuk kening nya karena ia benar - benar lupa. Terakhir ia berkunjung adalah saat sehri setelah ia pulang ke negara ini.


" iya, nanti sore insya allah ke sana, mungkin bang ken juga akan ikut, jadi kamu bisa langsung ke barak latihan atau langsung pulang saja, " jawab myra.


" hmmm, enak kan sekarang kakak jadi ngerasain gimana capek nya ayah sama kak rose saat di tinggal kakak selama 6 tahun, " cibir fahmi meledek myra.


Myra melempar pulpen yang langsung bisa di tangkap oleh fahmi. Tapi fahmi memang benar, ternyata kerjaan di kantor pusat sangat banyak. Pantas saja rose sering merengek kepada nya untuk segera pulang.


" haaaaahh, benar. Benar - benar melelahkan. Makanya kamu kuliah nya yang cepat, biar bisa paroan sama kakak " ucap myra. fahmi hanya memutar mata nya malas. Hei, dia hanya ingin menjadi pengawal kakak nya terus tanpa mau repot - repot mengurus perusahaan.


Tapi mana berani ia mengatakan hal ini kepada myra. Yang ada nanti myra mengamuk. Kakak nya ini diam - diam pemegang sabuk hitam taekwondo ban 5 !


" kak, seperti nya kakak harus bersiap, anak buah ku bilang michael alkawa akan datang "


" HAH "